Menu

Dark Mode
Pemprov Jatim Raih Penghargaan Best Policymaker dan Ecosystem Builders pada GARUDA AI Impact Summit 2026 Dua Penghargaan Nasional Diraih Gubernur Khofifah atas Keberhasilan Mendorong Ekonomi Daerah dan Kedaulatan Pangan Berkelanjutan Pengakuan Dunia untuk Indonesia, Tiga Inovasi Digital Nasional Masuk Daftar Terbaik WSIS 2026 Pemerintah Dorong Investasi AI yang Menghasilkan Alih Pengetahuan dan Inovasi bagi Indonesia Investasi dan Hilirisasi Industri Kesehatan Diproyeksikan Perkuat Perekonomian Indonesia Pemerintah Tingkatkan Kolaborasi ATR/BPN dan Kejagung dalam Pemulihan Aset Pertanahan Bermasalah

Sosial & Budaya

Menaker Ajak Kaum Muda Menolak Intoleransi dan Radikalisme melalui Pengamalan Pancasila

badge-check


Menaker Ajak Kaum Muda Menolak Intoleransi dan Radikalisme melalui Pengamalan Pancasila Perbesar

Jakarta, Petik – Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengajak generasi muda untuk menjadikan Pancasila sebagai pedoman yang hidup dan diwujudkan dalam tindakan nyata sehari-hari. Ajakan tersebut disampaikan dalam peringatan Hari Lahir Pancasila yang mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia” di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan.

Menurut Yassierli, nilai-nilai Pancasila tidak cukup hanya dipahami sebagai simbol negara maupun materi pendidikan semata. Lebih dari itu, nilai luhur tersebut harus tercermin dalam sikap, perilaku, dan tindakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Generasi muda dinilai memiliki peran penting sebagai penerus bangsa untuk menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila di tengah berbagai tantangan zaman.

Ia menegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila tidak seharusnya hanya menjadi kegiatan seremonial tahunan. Momentum tersebut perlu dimanfaatkan sebagai sarana refleksi untuk memastikan nilai-nilai Pancasila tetap menjadi landasan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Di tengah perkembangan teknologi, derasnya arus informasi, serta perubahan global yang berlangsung cepat, Pancasila tetap relevan sebagai pedoman moral sekaligus perekat persatuan bangsa. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dapat menjadi dasar dalam menjaga toleransi, memperkuat persatuan, dan menciptakan harmoni sosial di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

Yassierli juga mengingatkan pentingnya menolak berbagai bentuk intoleransi, radikalisme, serta tindakan yang berpotensi mengganggu kerukunan nasional. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat semangat kebangsaan dan menjaga persatuan sebagai modal utama menghadapi tantangan masa depan.

Selain itu, aparatur pemerintah diharapkan mampu mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam pelaksanaan tugas dan penyusunan kebijakan publik. Dengan demikian, setiap kebijakan yang dihasilkan dapat mencerminkan prinsip keadilan sosial, memberikan perlindungan kepada kelompok rentan, serta menghadirkan manfaat yang merata bagi seluruh masyarakat.

Sumber: InfoPublik

Baca Lainnya

Pengakuan Dunia untuk Indonesia, Tiga Inovasi Digital Nasional Masuk Daftar Terbaik WSIS 2026

12 June 2026 - 00:58 WIB

Pemerintah Dorong Investasi AI yang Menghasilkan Alih Pengetahuan dan Inovasi bagi Indonesia

12 June 2026 - 00:55 WIB

Pemerintah Perkuat Pemberdayaan dan Ekonomi Desa demi Menekan Jumlah Desa Tertinggal di Indonesia

11 June 2026 - 05:22 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya