Menu

Dark Mode
Perkuat Pangan, Respons Cepat, dan Pembangunan SDM, Gubernur Khofifah Selaraskan Kebijakan Jatim dengan Arahan Presiden Prabowo Gubernur Khofifah Gaungkan Kembali Seruan Perdamaian di Harlah ke-80 Muslimat NU Kalbar Peringatan Hari Pramuka ke-65, Gubernur Khofifah Tekankan Pentingnya Regenerasi Pelaku Pertanian Jembatan Perintis Garuda Genjeng Hubungkan 40 Desa, Gubernur Khofifah Optimistis Mobilitas Warga Makin Lancar Gubernur Khofifah Buka Kesempatan bagi 4.000 Warga Ikuti Upacara Kemerdekaan di Gedung Negara Grahadi IKA UNAIR Didorong Jadi Penggerak Kolaborasi Lintas Daerah hingga Internasional, Gubernur Khofifah: Jejaring adalah Kekuatan Besar

Ekonomi & Bisnis

Menaker Ajak Perusahaan Dukung Pekerja Rayakan HUT ke-80 RI

badge-check


Menaker Ajak Perusahaan Dukung Pekerja Rayakan HUT ke-80 RI Perbesar

Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengimbau perusahaan di seluruh Indonesia memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi pekerja dan buruh untuk turut memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Ajakan itu sejalan dengan penetapan 18 Agustus 2025 sebagai cuti bersama berdasarkan perubahan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2025.

“Cuti bersama ini dimaksudkan untuk memperkuat persatuan, kesatuan, dan nasionalisme. Kami berharap seluruh masyarakat, termasuk para pekerja dan buruh, dapat berpartisipasi aktif memeriahkan HUT ke-80 RI,” ujar Yassierli dalam keterangan resmi Biro Humas Kemnaker, Jumat (8/8/2025).

Menaker menegaskan, meskipun cuti bersama bersifat fakultatif, perusahaan diharapkan tetap memberi ruang bagi pekerja untuk terlibat dalam berbagai kegiatan perayaan. Ia mendorong agar pengaturan teknis pelaksanaannya dibahas secara dialogis antara manajemen dan pekerja, sehingga kemeriahan peringatan tetap terjaga tanpa mengganggu kelancaran operasional usaha.

“Kami ingin kemeriahan HUT ke-80 RI tetap terjaga, sambil memastikan dunia usaha dan industri tetap berjalan,” jelasnya.

Menurut Yassierli, peringatan Hari Proklamasi merupakan tradisi bangsa yang diwarnai dengan lomba rakyat, karnaval seni, dan beragam aktivitas masyarakat. Tradisi ini menjadi sarana strategis dalam memupuk persatuan, kesatuan, dan semangat nasionalisme, yang pada gilirannya berdampak positif terhadap produktivitas kerja.

“Peringatan HUT RI adalah momen bersama untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Semangat ini harus kita rawat agar Indonesia terus bergerak maju,” pungkasnya.

Baca Lainnya

Perkuat Perdagangan Antarwilayah, Gubernur Khofifah Catatkan Transaksi Rp2,529 Triliun Bersama Kalimantan Barat

11 August 2026 - 12:38 WIB

Gubernur Khofifah Pastikan Intervensi Harga Pangan Berkelanjutan, Pasar Murah Disambut Antusias Warga Pasuruan

8 August 2026 - 11:13 WIB

Kunjungan Armada Angkatan Laut RRT ke Surabaya, Gubernur Khofifah Bahas Potensi Kerja Sama Teknologi Maritim

6 August 2026 - 07:02 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis