Menu

Dark Mode
Jejaring Alumni UNAIR Jadi Jembatan Kolaborasi Jatim–Kaltara, Gubernur Khofifah Buka Peluang Pendidikan hingga Peternakan Gubernur Khofifah Ajak Masyarakat Hidup Aktif, Perkuat Pembinaan Atlet dan Olahraga Inklusif di Jatim Maulidurrasul dan Harlah Ke-80 Muslimat NU, Gubernur Khofifah Serukan Penguatan Peran Perempuan untuk Perdamaian Dunia Tujuh Kali Misi Dagang Sepanjang 2026, Gubernur Khofifah Kembali Catat Transaksi Fantastis Rp2,5 Triliun Gubernur Khofifah Pastikan Tambahan Modal Rp100 Miliar Perkuat Peran Jamkrida Buka Akses Pembiayaan bagi UMKM Gubernur Khofifah Dorong Ketahanan Pangan di Tengah Kemarau, Harga Bahan Pokok di Lumbang Dipangkas

Sosial & Budaya

Menteri PPPA: Modul TPKS Polri Kunci Tingkatkan Penanganan Kekerasan Seksual

badge-check


Menteri PPPA: Modul TPKS Polri Kunci Tingkatkan Penanganan Kekerasan Seksual Perbesar

Jakarta, Petik — Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, memberikan apresiasi atas peluncuran modul pelatihan Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) yang disiapkan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Peluncuran modul ini merupakan langkah penting dalam implementasi Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS), dengan tujuan untuk memperkuat perlindungan dan pemulihan hak-hak korban kekerasan seksual serta meningkatkan kapasitas aparat dalam menangani kasus TPKS secara profesional dan berperspektif hak korban.

Menteri PPPA menekankan bahwa pendekatan yang berpusat pada korban menjadi landasan utama dalam penanganan kekerasan seksual, termasuk dalam proses penyelidikan, penanganan, dan pemulihan. Aparat penegak hukum dan tenaga layanan harus memiliki kompetensi khusus, memahami prinsip hak asasi manusia, serta menerapkan perspektif kesetaraan gender dalam setiap tahapan proses hukum. Modul pelatihan ini diyakini akan membantu menyamakan persepsi aparat dan pendamping dalam membangun sistem penanganan yang efektif dan responsif terhadap kebutuhan serta martabat korban.

Penyusunan modul pelatihan TPKS ini juga menjadi bagian dari komitmen negara untuk menurunkan angka kekerasan seksual yang masih menjadi masalah serius di Indonesia. Pemerintah terus mendorong kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan Polri, lembaga pendidikan dan pelatihan, serta organisasi masyarakat sipil, agar penanganan kasus kekerasan seksual dapat berjalan secara adil, holistik, dan memenuhi hak korban secara layak.

📌 Sumber Berita: Infopublik.id

Baca Lainnya

Jejaring Alumni UNAIR Jadi Jembatan Kolaborasi Jatim–Kaltara, Gubernur Khofifah Buka Peluang Pendidikan hingga Peternakan

9 September 2026 - 12:29 WIB

Gubernur Khofifah Ajak Masyarakat Hidup Aktif, Perkuat Pembinaan Atlet dan Olahraga Inklusif di Jatim

9 September 2026 - 07:17 WIB

Maulidurrasul dan Harlah Ke-80 Muslimat NU, Gubernur Khofifah Serukan Penguatan Peran Perempuan untuk Perdamaian Dunia

9 September 2026 - 01:20 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya