Menu

Dark Mode
Perkuat Pangan, Respons Cepat, dan Pembangunan SDM, Gubernur Khofifah Selaraskan Kebijakan Jatim dengan Arahan Presiden Prabowo Gubernur Khofifah Gaungkan Kembali Seruan Perdamaian di Harlah ke-80 Muslimat NU Kalbar Peringatan Hari Pramuka ke-65, Gubernur Khofifah Tekankan Pentingnya Regenerasi Pelaku Pertanian Jembatan Perintis Garuda Genjeng Hubungkan 40 Desa, Gubernur Khofifah Optimistis Mobilitas Warga Makin Lancar Gubernur Khofifah Buka Kesempatan bagi 4.000 Warga Ikuti Upacara Kemerdekaan di Gedung Negara Grahadi IKA UNAIR Didorong Jadi Penggerak Kolaborasi Lintas Daerah hingga Internasional, Gubernur Khofifah: Jejaring adalah Kekuatan Besar

Politik & Pemerintahan

Misi Indonesia ke Y20 Afrika Selatan Sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo

badge-check


Misi Indonesia ke Y20 Afrika Selatan Sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Perbesar

Jakarta — Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Dito Ariotedjo, memberikan dukungan penuh kepada Delegasi Indonesia yang akan mengikuti forum kepemudaan internasional Youth 20 (Y20) di Johannesburg, Afrika Selatan, 18–22 Agustus 2025. Keikutsertaan ini selaras dengan misi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat peran generasi muda dalam diplomasi global, inovasi, dan pertumbuhan ekonomi inklusif.

Menpora Dito Ariotedjo saat menerima audiensi Indonesia Youth Diplomacy (IYD) di Graha Kemenpora, Jakarta, guna membahas keberangkatan Delegasi Indonesia menuju Y20 Summit yang menjadi bagian resmi dari KTT G20.

Co-Chair IYD 2025–2026 sekaligus Ketua Delegasi Indonesia, Farah Savira, menjelaskan bahwa Y20 merupakan wadah resmi bagi pemuda dari negara-negara G20 untuk menyampaikan aspirasi dan merumuskan rekomendasi kebijakan global di bidang kepemudaan.

“IYD berisi para pemuda lintas latar belakang yang terpilih melalui proses seleksi ketat berbasis meritokrasi,” ujar Farah Savira salam siaran persnya yang diterima Senin (12/8/2025).

Delegasi Indonesia akan mengangkat lima isu strategis dalam Y20 Summit: keberlanjutan lingkungan; pekerjaan dan pertumbuhan ekonomi inklusif; kecerdasan buatan, inovasi digital, dan masa depan pekerjaan; keterlibatan pemuda serta reformasi multilateral; dan pengembangan sosial inklusif. Rekomendasi dari pembahasan ini diharapkan dapat berkontribusi pada kebijakan nasional pasca-summit.

Menpora Dito menegaskan bahwa isu-isu tersebut sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo, khususnya misi mempercepat inovasi, meningkatkan daya saing SDM muda, mendorong ekonomi hijau, dan memperluas peran Indonesia di kancah internasional. “Harapannya, isu-isu ini bisa diasah lebih lanjut di Y20 dan diaplikasikan di Indonesia bersama Kemenpora,” kata Dito.

Ia juga menilai IYD sebagai contoh konkret organisasi kepemudaan yang memberikan kontribusi nyata. “Kami mendukung penuh. Kita butuh talenta muda yang bisa memberi sumbangsih baik langsung maupun tidak langsung untuk kemajuan bangsa,” tegasnya.

Delegasi Indonesia akan berangkat pada 15 Agustus 2025 setelah melakukan koordinasi dengan KBRI Pretoria. Sepulang dari Afrika Selatan, mereka akan menggelar post-summit untuk memaparkan hasil pembahasan kepada publik dan pemangku kepentingan terkait.

Turut hadir mendampingi Menpora, Deputi Bidang Pelayanan Kepemudaan Yohan, Staf Khusus Percepatan Inovasi Pemuda dan Olahraga Hasintya Saraswati, Tenaga Ahli Bidang Komunikasi Publik Mikha Tambayong, serta Asisten Deputi Pengembangan Kepemudaan Global Esa Sukmawijaya.

Baca Lainnya

Pendapatan Jatim Ditargetkan Rp26,49 Triliun dalam P-APBD 2026, Gubernur Khofifah Perkuat Belanja Pelayanan Publik

12 August 2026 - 01:55 WIB

Gubernur Khofifah Terima Dubes Maroko di Grahadi, Buka Peluang Beasiswa hingga Investasi bagi Jawa Timur

4 August 2026 - 03:10 WIB

Lantik Enam Pejabat Baru, Gubernur Khofifah Dorong Percepatan Digitalisasi dan Penguatan Integritas Birokrasi

15 July 2026 - 01:49 WIB

Berita Populer di Politik & Pemerintahan