Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Bersama Deputi Bank Indonesia Lepas Ratusan Peserta Gowes Nusantara 2026 di Surabaya Kuasai Hampir Separuh Mangrove Jawa, Gubernur Khofifah Minta Momen Hari Mangrove Sedunia Jadi Aksi Nyata Kolaboratif Diperkuat Simulasi Standar Internasional, Gubernur Khofifah Targetkan Kontingen LKS Jatim Raih Minimal 20 Emas Jawa Timur Kembali Pimpin Nasional Nilai Transaksi Ekonomi KTH, Gubernur Khofifah Perkuat Hilirisasi dan Akses Pasar Produk Indonesia Kuasai Rak Indo Market Hong Kong, Gubernur Khofifah Ajak UMKM Jatim Tingkatkan Daya Saing Global Gubernur Khofifah Perluas Jejaring Global Lewat Misi Dagang Jatim–Hong Kong, Transaksi Lampaui Rp12 Triliun

Ekonomi & Bisnis

OJK dan Pemerintah Perkuat Kolaborasi untuk Tingkatkan Inklusi Keuangan dan Pertumbuhan Daerah

badge-check


OJK dan Pemerintah Perkuat Kolaborasi untuk Tingkatkan Inklusi Keuangan dan Pertumbuhan Daerah Perbesar

Jakarta, Petik – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat peran sektor jasa keuangan sebagai akselerator pertumbuhan ekonomi daerah melalui pembiayaan yang lebih inklusif, produktif, dan tepat sasaran. Upaya tersebut dilakukan dengan memperkuat sinergi lintas sektor antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, Bank Indonesia, industri jasa keuangan, serta berbagai kementerian dan lembaga terkait.

Komitmen tersebut disampaikan dalam Konferensi Nasional Pengembangan Ekonomi Daerah (KNPED) 2026 yang mengusung tema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Daerah melalui Sinergi Kebijakan Lintas Sektor” di Jakarta. Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menegaskan bahwa penguatan ekonomi daerah menjadi salah satu kunci penting untuk menjaga ketahanan ekonomi nasional di tengah dinamika global yang penuh ketidakpastian.

Menurut Friderica, Indonesia tidak boleh kehilangan optimisme dalam menghadapi tantangan ekonomi dunia. Ia menilai kekuatan ekonomi nasional sangat ditopang oleh kemampuan daerah dalam mengembangkan sektor unggulan berbasis potensi lokal, mulai dari sektor pertanian hingga ekonomi kreatif.

Sejak 2024, OJK juga mengembangkan Program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) yang difokuskan pada optimalisasi potensi ekonomi lokal melalui kolaborasi lintas lembaga. Hingga kini, program tersebut telah diterapkan di berbagai kabupaten dan kota di Indonesia dengan fokus pada sektor pangan, kopi, susu, serta industri kreatif.

Selain itu, pemerintah bersama OJK menilai sinergi antara pusat dan daerah menjadi faktor penting dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional. Penguatan akses pembiayaan bagi UMKM, peningkatan inklusi keuangan, serta digitalisasi sektor ekonomi daerah menjadi bagian dari strategi untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih merata dan berkelanjutan.

Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, OJK berharap pengembangan ekonomi daerah dapat semakin memperkuat daya tahan ekonomi nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.

Sumber: InfoPublik

Baca Lainnya

Jawa Timur Kembali Pimpin Nasional Nilai Transaksi Ekonomi KTH, Gubernur Khofifah Perkuat Hilirisasi dan Akses Pasar

25 July 2026 - 03:50 WIB

Produk Indonesia Kuasai Rak Indo Market Hong Kong, Gubernur Khofifah Ajak UMKM Jatim Tingkatkan Daya Saing Global

24 July 2026 - 09:05 WIB

Gubernur Khofifah Perluas Jejaring Global Lewat Misi Dagang Jatim–Hong Kong, Transaksi Lampaui Rp12 Triliun

24 July 2026 - 01:24 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis