Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Terima Investor Dubai dan Tiongkok, Bahas Percepatan Pembangunan Kawasan Industri Bangkalan Gubernur Khofifah Paparkan Proyeksi Pendapatan Jatim Rp26,4 Triliun, Dorong Penguatan Fiskal dan Digitalisasi Pajak Bawa 116 Anggota Kontingen ke MTQ Nasional XXXI, Gubernur Khofifah Perkuat Dukungan untuk Kafilah Jatim Dari Sabang hingga Merauke Bersatu di AMN Surabaya, Gubernur Khofifah Teguhkan Peran Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045 Gubernur Khofifah Kembali Raih Penghargaan PRIWOLA 2026, Dorong Komunikasi Pemerintah yang Terbuka dan Responsif Gubernur Khofifah Berangkatkan 116 Kafilah Jatim ke Semarang, Dorong Prestasi Nasional sekaligus Syiar Al-Qur’an

Ekonomi & Bisnis

OJK dan Pemerintah Perkuat Kolaborasi untuk Tingkatkan Inklusi Keuangan dan Pertumbuhan Daerah

badge-check


OJK dan Pemerintah Perkuat Kolaborasi untuk Tingkatkan Inklusi Keuangan dan Pertumbuhan Daerah Perbesar

Jakarta, Petik – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat peran sektor jasa keuangan sebagai akselerator pertumbuhan ekonomi daerah melalui pembiayaan yang lebih inklusif, produktif, dan tepat sasaran. Upaya tersebut dilakukan dengan memperkuat sinergi lintas sektor antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, Bank Indonesia, industri jasa keuangan, serta berbagai kementerian dan lembaga terkait.

Komitmen tersebut disampaikan dalam Konferensi Nasional Pengembangan Ekonomi Daerah (KNPED) 2026 yang mengusung tema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Daerah melalui Sinergi Kebijakan Lintas Sektor” di Jakarta. Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menegaskan bahwa penguatan ekonomi daerah menjadi salah satu kunci penting untuk menjaga ketahanan ekonomi nasional di tengah dinamika global yang penuh ketidakpastian.

Menurut Friderica, Indonesia tidak boleh kehilangan optimisme dalam menghadapi tantangan ekonomi dunia. Ia menilai kekuatan ekonomi nasional sangat ditopang oleh kemampuan daerah dalam mengembangkan sektor unggulan berbasis potensi lokal, mulai dari sektor pertanian hingga ekonomi kreatif.

Sejak 2024, OJK juga mengembangkan Program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) yang difokuskan pada optimalisasi potensi ekonomi lokal melalui kolaborasi lintas lembaga. Hingga kini, program tersebut telah diterapkan di berbagai kabupaten dan kota di Indonesia dengan fokus pada sektor pangan, kopi, susu, serta industri kreatif.

Selain itu, pemerintah bersama OJK menilai sinergi antara pusat dan daerah menjadi faktor penting dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional. Penguatan akses pembiayaan bagi UMKM, peningkatan inklusi keuangan, serta digitalisasi sektor ekonomi daerah menjadi bagian dari strategi untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih merata dan berkelanjutan.

Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, OJK berharap pengembangan ekonomi daerah dapat semakin memperkuat daya tahan ekonomi nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.

Sumber: InfoPublik

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Terima Investor Dubai dan Tiongkok, Bahas Percepatan Pembangunan Kawasan Industri Bangkalan

14 September 2026 - 01:42 WIB

Gubernur Khofifah Paparkan Proyeksi Pendapatan Jatim Rp26,4 Triliun, Dorong Penguatan Fiskal dan Digitalisasi Pajak

13 September 2026 - 10:00 WIB

Tujuh Kali Misi Dagang Sepanjang 2026, Gubernur Khofifah Kembali Catat Transaksi Fantastis Rp2,5 Triliun

8 September 2026 - 12:26 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis