Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Dorong Ketahanan Pangan di Tengah Kemarau, Harga Bahan Pokok di Lumbang Dipangkas Pemprov Jatim, Kemenhut, dan BMKG Perkuat Penanganan Kekeringan Lewat OMC, Gubernur Khofifah: Kolaborasi Jadi Kunci Dari Beasiswa hingga Modal Usaha, Gubernur Khofifah Bersama BAZNAS Jatim Hadirkan Dukungan bagi Mustahik Gubernur Khofifah Turun Langsung Tangani Kekeringan Pasuruan, 45 Tandon dan 500 Jeriken Disalurkan Jangkau 118 Titik di Jatim, Gubernur Khofifah Konsisten Jaga Daya Beli dan Ketahanan Pangan Masyarakat Bantu Warga Hadapi Kemarau Ekstrem, Gubernur Khofifah Pastikan Kebutuhan Air Bersih Tetap Terpenuhi

Ekonomi & Bisnis

OJK dan Pemerintah Perkuat Kolaborasi untuk Tingkatkan Inklusi Keuangan dan Pertumbuhan Daerah

badge-check


OJK dan Pemerintah Perkuat Kolaborasi untuk Tingkatkan Inklusi Keuangan dan Pertumbuhan Daerah Perbesar

Jakarta, Petik – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat peran sektor jasa keuangan sebagai akselerator pertumbuhan ekonomi daerah melalui pembiayaan yang lebih inklusif, produktif, dan tepat sasaran. Upaya tersebut dilakukan dengan memperkuat sinergi lintas sektor antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, Bank Indonesia, industri jasa keuangan, serta berbagai kementerian dan lembaga terkait.

Komitmen tersebut disampaikan dalam Konferensi Nasional Pengembangan Ekonomi Daerah (KNPED) 2026 yang mengusung tema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Daerah melalui Sinergi Kebijakan Lintas Sektor” di Jakarta. Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menegaskan bahwa penguatan ekonomi daerah menjadi salah satu kunci penting untuk menjaga ketahanan ekonomi nasional di tengah dinamika global yang penuh ketidakpastian.

Menurut Friderica, Indonesia tidak boleh kehilangan optimisme dalam menghadapi tantangan ekonomi dunia. Ia menilai kekuatan ekonomi nasional sangat ditopang oleh kemampuan daerah dalam mengembangkan sektor unggulan berbasis potensi lokal, mulai dari sektor pertanian hingga ekonomi kreatif.

Sejak 2024, OJK juga mengembangkan Program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) yang difokuskan pada optimalisasi potensi ekonomi lokal melalui kolaborasi lintas lembaga. Hingga kini, program tersebut telah diterapkan di berbagai kabupaten dan kota di Indonesia dengan fokus pada sektor pangan, kopi, susu, serta industri kreatif.

Selain itu, pemerintah bersama OJK menilai sinergi antara pusat dan daerah menjadi faktor penting dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional. Penguatan akses pembiayaan bagi UMKM, peningkatan inklusi keuangan, serta digitalisasi sektor ekonomi daerah menjadi bagian dari strategi untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih merata dan berkelanjutan.

Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, OJK berharap pengembangan ekonomi daerah dapat semakin memperkuat daya tahan ekonomi nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.

Sumber: InfoPublik

Baca Lainnya

Jangkau 118 Titik di Jatim, Gubernur Khofifah Konsisten Jaga Daya Beli dan Ketahanan Pangan Masyarakat

6 September 2026 - 08:27 WIB

Gubernur Khofifah: Pelanggan Bukan Sekadar Penerima Layanan, tapi Mitra untuk Membangun Usaha Berkelanjutan

4 September 2026 - 08:36 WIB

Ringankan Beban Warga, Gubernur Khofifah Dorong Kemudahan Pajak hingga Pembebasan Senilai Rp965 Juta

4 September 2026 - 04:38 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis