Menu

Dark Mode
Gelar Pasar Murah di Ngawi, Gubernur Khofifah Perkuat Upaya Pengendalian Inflasi dan Stabilitas Harga Pangan Film Animasi Garuda di Dadaku Bawa Pesan Positif tentang Kebersamaan dan Nasionalisme Indonesia Tingkatkan Kolaborasi Internasional Bersama Eurasia untuk Mendukung Infrastruktur Rendah Emisi dan Berkelanjutan Menaker Dorong Peningkatan Kompetensi SDM dan Tata Kelola untuk Mendukung Ekosistem Ketenagakerjaan yang Adaptif Bappenas dan GGGI Perkuat Kemitraan Pembangunan Hijau melalui Peluncuran Green Indonesia Future Initiative Tinjau SMAN 4 dan SMKN 1 Madiun, Gubernur Khofifah Cek Langsung Pelaksanaan Verifikasi SPMB

Ekonomi & Bisnis

OJK dan Pemerintah Perkuat Kolaborasi untuk Tingkatkan Inklusi Keuangan dan Pertumbuhan Daerah

badge-check


OJK dan Pemerintah Perkuat Kolaborasi untuk Tingkatkan Inklusi Keuangan dan Pertumbuhan Daerah Perbesar

Jakarta, Petik – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat peran sektor jasa keuangan sebagai akselerator pertumbuhan ekonomi daerah melalui pembiayaan yang lebih inklusif, produktif, dan tepat sasaran. Upaya tersebut dilakukan dengan memperkuat sinergi lintas sektor antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, Bank Indonesia, industri jasa keuangan, serta berbagai kementerian dan lembaga terkait.

Komitmen tersebut disampaikan dalam Konferensi Nasional Pengembangan Ekonomi Daerah (KNPED) 2026 yang mengusung tema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Daerah melalui Sinergi Kebijakan Lintas Sektor” di Jakarta. Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menegaskan bahwa penguatan ekonomi daerah menjadi salah satu kunci penting untuk menjaga ketahanan ekonomi nasional di tengah dinamika global yang penuh ketidakpastian.

Menurut Friderica, Indonesia tidak boleh kehilangan optimisme dalam menghadapi tantangan ekonomi dunia. Ia menilai kekuatan ekonomi nasional sangat ditopang oleh kemampuan daerah dalam mengembangkan sektor unggulan berbasis potensi lokal, mulai dari sektor pertanian hingga ekonomi kreatif.

Sejak 2024, OJK juga mengembangkan Program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) yang difokuskan pada optimalisasi potensi ekonomi lokal melalui kolaborasi lintas lembaga. Hingga kini, program tersebut telah diterapkan di berbagai kabupaten dan kota di Indonesia dengan fokus pada sektor pangan, kopi, susu, serta industri kreatif.

Selain itu, pemerintah bersama OJK menilai sinergi antara pusat dan daerah menjadi faktor penting dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional. Penguatan akses pembiayaan bagi UMKM, peningkatan inklusi keuangan, serta digitalisasi sektor ekonomi daerah menjadi bagian dari strategi untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih merata dan berkelanjutan.

Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, OJK berharap pengembangan ekonomi daerah dapat semakin memperkuat daya tahan ekonomi nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.

Sumber: InfoPublik

Baca Lainnya

Gelar Pasar Murah di Ngawi, Gubernur Khofifah Perkuat Upaya Pengendalian Inflasi dan Stabilitas Harga Pangan

6 June 2026 - 02:22 WIB

Indonesia Tingkatkan Kolaborasi Internasional Bersama Eurasia untuk Mendukung Infrastruktur Rendah Emisi dan Berkelanjutan

6 June 2026 - 00:32 WIB

Menaker Dorong Peningkatan Kompetensi SDM dan Tata Kelola untuk Mendukung Ekosistem Ketenagakerjaan yang Adaptif

6 June 2026 - 00:29 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis