Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Bersama Deputi Bank Indonesia Lepas Ratusan Peserta Gowes Nusantara 2026 di Surabaya Kuasai Hampir Separuh Mangrove Jawa, Gubernur Khofifah Minta Momen Hari Mangrove Sedunia Jadi Aksi Nyata Kolaboratif Diperkuat Simulasi Standar Internasional, Gubernur Khofifah Targetkan Kontingen LKS Jatim Raih Minimal 20 Emas Jawa Timur Kembali Pimpin Nasional Nilai Transaksi Ekonomi KTH, Gubernur Khofifah Perkuat Hilirisasi dan Akses Pasar Produk Indonesia Kuasai Rak Indo Market Hong Kong, Gubernur Khofifah Ajak UMKM Jatim Tingkatkan Daya Saing Global Gubernur Khofifah Perluas Jejaring Global Lewat Misi Dagang Jatim–Hong Kong, Transaksi Lampaui Rp12 Triliun

Ekonomi & Bisnis

OJK Gandeng LPS dan BPS Perkuat Validitas SNLIK 2026

badge-check


OJK Gandeng LPS dan BPS Perkuat Validitas SNLIK 2026 Perbesar

Jakarta, Petik – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan Badan Pusat Statistik (BPS) memastikan mutu data Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026 tetap terjaga. Kolaborasi antar lembaga ini bertujuan menghasilkan data yang akurat dan kredibel sebagai landasan penyusunan kebijakan di sektor keuangan nasional.

SNLIK menjadi instrumen strategis untuk mengukur tingkat literasi serta inklusi keuangan masyarakat Indonesia. Karena itu, OJK, LPS, dan BPS berkomitmen menjaga validitas metodologi, ketepatan proses pengumpulan data, serta pengolahan yang transparan sesuai standar statistik nasional.

Sinergi ini mencerminkan pentingnya integrasi dan pemanfaatan data dalam mendukung kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy). Data SNLIK 2026 diharapkan mampu memberikan gambaran menyeluruh mengenai tingkat pemahaman masyarakat terhadap produk dan layanan keuangan, sekaligus akses mereka terhadap sistem keuangan formal.

Hasil survei tersebut nantinya akan menjadi referensi utama dalam merancang program peningkatan literasi dan inklusi keuangan yang lebih tepat sasaran. Selain itu, kualitas data yang baik juga berperan penting dalam menjaga stabilitas sistem keuangan dan memperluas akses layanan keuangan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Dengan komitmen bersama OJK, LPS, dan BPS dalam menjaga kualitas SNLIK 2026, diharapkan kebijakan sektor keuangan nasional dapat dirumuskan secara lebih efektif, inklusif, dan berkelanjutan guna mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Baca Lainnya

Jawa Timur Kembali Pimpin Nasional Nilai Transaksi Ekonomi KTH, Gubernur Khofifah Perkuat Hilirisasi dan Akses Pasar

25 July 2026 - 03:50 WIB

Produk Indonesia Kuasai Rak Indo Market Hong Kong, Gubernur Khofifah Ajak UMKM Jatim Tingkatkan Daya Saing Global

24 July 2026 - 09:05 WIB

Gubernur Khofifah Perluas Jejaring Global Lewat Misi Dagang Jatim–Hong Kong, Transaksi Lampaui Rp12 Triliun

24 July 2026 - 01:24 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis