Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Tegaskan Pelayanan Publik Tetap Optimal Meski WFH ASN Pemprov Jatim Dilaksanakan Setiap Jumat Gubernur Khofifah Serukan Penguatan Kerukunan dan Toleransi pada Peringatan Hari Raya Waisak 2570 BE Tahun 2026 ​Roushon Fikr Jombang Salurkan 960 Paket Qurban Ramah Lingkungan Berlapas Daun Jati Monitoring Langsung di Pasar Klojen, Gubernur Khofifah Tekankan Sinergi Bulog dan Pemda untuk Menjamin Pasokan Beras SPHP dan Minyakita Gubernur Khofifah Apresiasi Pecel Madiun hingga Pecel Semanggi yang Turut Angkat Nama Kuliner Jawa Timur di Dunia Penguatan Pusat Antar Universitas Jadi Strategi Baru Tingkatkan Kapasitas Riset dan Pendidikan Tinggi

Ekonomi & Bisnis

OJK Gandeng LPS dan BPS Perkuat Validitas SNLIK 2026

badge-check


OJK Gandeng LPS dan BPS Perkuat Validitas SNLIK 2026 Perbesar

Jakarta, Petik – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan Badan Pusat Statistik (BPS) memastikan mutu data Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026 tetap terjaga. Kolaborasi antar lembaga ini bertujuan menghasilkan data yang akurat dan kredibel sebagai landasan penyusunan kebijakan di sektor keuangan nasional.

SNLIK menjadi instrumen strategis untuk mengukur tingkat literasi serta inklusi keuangan masyarakat Indonesia. Karena itu, OJK, LPS, dan BPS berkomitmen menjaga validitas metodologi, ketepatan proses pengumpulan data, serta pengolahan yang transparan sesuai standar statistik nasional.

Sinergi ini mencerminkan pentingnya integrasi dan pemanfaatan data dalam mendukung kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy). Data SNLIK 2026 diharapkan mampu memberikan gambaran menyeluruh mengenai tingkat pemahaman masyarakat terhadap produk dan layanan keuangan, sekaligus akses mereka terhadap sistem keuangan formal.

Hasil survei tersebut nantinya akan menjadi referensi utama dalam merancang program peningkatan literasi dan inklusi keuangan yang lebih tepat sasaran. Selain itu, kualitas data yang baik juga berperan penting dalam menjaga stabilitas sistem keuangan dan memperluas akses layanan keuangan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Dengan komitmen bersama OJK, LPS, dan BPS dalam menjaga kualitas SNLIK 2026, diharapkan kebijakan sektor keuangan nasional dapat dirumuskan secara lebih efektif, inklusif, dan berkelanjutan guna mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Baca Lainnya

Monitoring Langsung di Pasar Klojen, Gubernur Khofifah Tekankan Sinergi Bulog dan Pemda untuk Menjamin Pasokan Beras SPHP dan Minyakita

30 May 2026 - 08:21 WIB

Verifikasi Wajah Jadi Syarat Registrasi Nomor Baru Mulai 1 Juli 2026 untuk Tekan Kejahatan Digital

30 May 2026 - 00:32 WIB

Pemerintah Ingin Internet Berkualitas dan Terjangkau Bisa Dinikmati Seluruh Lapisan Masyarakat

29 May 2026 - 00:49 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis