Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Ingatkan Siswa Tidak Takut Melapor Jika Mengalami Kekerasan, Perundungan, maupun Kekerasan di Ruang Digital Gubernur Khofifah Sebut Majelis Sholawat Menjadi Ruang Memperkuat Ukhuwah, Kepedulian Sosial, dan Ikhtiar Batin Membangun Jawa Timur Khofifah Sebut Muslimat NU Berpotensi Menjadi Kekuatan Dakwah Digital Terbesar dengan Jejaring hingga Tingkat Desa Terima Peserta ADEM Papua 2026, Gubernur Khofifah Perkuat Komitmen Jawa Timur Membangun SDM Indonesia dari Sabang hingga Papua Sebanyak 2.436 Atlet Ramaikan Kejurnas Sepatu Roda Jatim Open I, Gubernur Khofifah Tekankan Sportivitas dan Pembinaan Berkelanjutan Gubernur Khofifah Apresiasi Penghargaan IDEAS 2026, Tegaskan Komunikasi Publik Harus Membangun Kepercayaan dan Partisipasi Masyarakat

Ekonomi & Bisnis

Pemerintah Andalkan Pertapreneur Aggregator untuk UMKM Pangan

badge-check


Pemerintah Andalkan Pertapreneur Aggregator untuk UMKM Pangan Perbesar

Jakarta — Pemerintah terus mendorong penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sektor pangan melalui pengembangan program Pertapreneur Aggregator. Program ini dirancang untuk meningkatkan daya saing produk pangan lokal dengan memperkuat peran agregator sebagai penghubung strategis antara petani, pelaku UMKM, dan pasar.

Melalui skema Pertapreneur Aggregator, pelaku UMKM pangan memperoleh pendampingan komprehensif, mulai dari peningkatan kualitas produk, pengemasan, standarisasi, hingga perluasan akses pemasaran. Agregator berperan penting dalam mengonsolidasikan produksi, menjaga konsistensi pasokan, serta membuka jalur distribusi yang lebih luas agar produk UMKM mampu bersaing di pasar regional maupun nasional.

Pemerintah menilai penguatan rantai pasok pangan berbasis UMKM merupakan langkah strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Dengan sistem agregasi yang terintegrasi, produk pangan lokal diharapkan memiliki nilai tambah lebih tinggi, efisiensi distribusi yang lebih baik, serta keberlanjutan usaha yang lebih kuat.

Selain meningkatkan daya saing produk, program Pertapreneur Aggregator juga diarahkan untuk memperkuat kolaborasi antara petani, UMKM, dan pelaku usaha skala menengah maupun besar. Sinergi lintas pelaku ini diharapkan mampu membangun ekosistem usaha pangan yang inklusif, berorientasi pasar, dan mampu menyerap lebih banyak tenaga kerja.

Melalui pengembangan Pertapreneur Aggregator, pemerintah optimistis UMKM sektor pangan dapat tumbuh lebih profesional, adaptif terhadap kebutuhan pasar, serta berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan pelaku usaha dan penguatan ekonomi nasional berbasis pangan.

Sumber: InfoPublik.id

 

Baca Lainnya

Dampingi Wapres Gibran, Gubernur Khofifah Nilai Revitalisasi Pasar Induk Banyuwangi Mampu Tingkatkan Kenyamanan Pedagang dan Pembeli

10 July 2026 - 07:11 WIB

Hadiri Peluncuran B50 Bersama Presiden Prabowo, Gubernur Khofifah Pastikan Jawa Timur Siap Menjadi Penggerak Transisi Energi Nasional

9 July 2026 - 12:26 WIB

Dipimpin Gubernur Khofifah, Misi Dagang Jatim–Riau Catat Rekor Transaksi Rp1,06 Triliun dan Perkuat Rantai Pasok Nasional

8 July 2026 - 12:17 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis