Menu ✖

Dark Mode
Hasil Misi Dagang Makassar Rp5,693 Triliun, Gubernur Khofifah Tegaskan Pentingnya Tumbuh Bersama Gubernur Khofifah Tegaskan Pentingnya Sinergi Pemprov dan BAZNAS dalam Program Rutilahu Gubernur Khofifah Dorong Investasi Ekologis Lewat Penanaman 8.100 Mangrove Berbuah Rekor MURI Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp1 Juta per Murid dan Tanam 100 Pohon di Kota Probolinggo Gubernur Khofifah Sapa Warga Paciran Lamongan dan Serahkan Bantuan Pangan Gratis di Pasar Murah ke-220 Gubernur Khofifah Hadir Langsung di Pronojiwo Lumajang, Serahkan Santunan dan Bantuan Renovasi Rumah Terdampak Longsor

Ekonomi & Bisnis

Pemerintah Andalkan Pertapreneur Aggregator untuk UMKM Pangan

badge-check


Pemerintah Andalkan Pertapreneur Aggregator untuk UMKM Pangan Perbesar

Jakarta — Pemerintah terus mendorong penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sektor pangan melalui pengembangan program Pertapreneur Aggregator. Program ini dirancang untuk meningkatkan daya saing produk pangan lokal dengan memperkuat peran agregator sebagai penghubung strategis antara petani, pelaku UMKM, dan pasar.

Melalui skema Pertapreneur Aggregator, pelaku UMKM pangan memperoleh pendampingan komprehensif, mulai dari peningkatan kualitas produk, pengemasan, standarisasi, hingga perluasan akses pemasaran. Agregator berperan penting dalam mengonsolidasikan produksi, menjaga konsistensi pasokan, serta membuka jalur distribusi yang lebih luas agar produk UMKM mampu bersaing di pasar regional maupun nasional.

Pemerintah menilai penguatan rantai pasok pangan berbasis UMKM merupakan langkah strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Dengan sistem agregasi yang terintegrasi, produk pangan lokal diharapkan memiliki nilai tambah lebih tinggi, efisiensi distribusi yang lebih baik, serta keberlanjutan usaha yang lebih kuat.

Selain meningkatkan daya saing produk, program Pertapreneur Aggregator juga diarahkan untuk memperkuat kolaborasi antara petani, UMKM, dan pelaku usaha skala menengah maupun besar. Sinergi lintas pelaku ini diharapkan mampu membangun ekosistem usaha pangan yang inklusif, berorientasi pasar, dan mampu menyerap lebih banyak tenaga kerja.

Melalui pengembangan Pertapreneur Aggregator, pemerintah optimistis UMKM sektor pangan dapat tumbuh lebih profesional, adaptif terhadap kebutuhan pasar, serta berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan pelaku usaha dan penguatan ekonomi nasional berbasis pangan.

Sumber: InfoPublik.id

 

Baca Lainnya

Hasil Misi Dagang Makassar Rp5,693 Triliun, Gubernur Khofifah Tegaskan Pentingnya Tumbuh Bersama

5 November 2026 - 01:50 WIB

Gubernur Khofifah Sapa Warga Paciran Lamongan dan Serahkan Bantuan Pangan Gratis di Pasar Murah ke-220

3 November 2026 - 06:24 WIB

Gelar Pasar Murah ke-218 di Mojoagung, Gubernur Khofifah Ringankan Beban Pengeluaran Warga Jombang

1 November 2026 - 06:49 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis