Menu ✖

Dark Mode
Perkuat Sinergi Forkopimda, Gubernur Khofifah Tekankan Pentingnya Silaturahmi Harakiyah Bersama Kodam V/Brawijaya Libatkan 102 Perusahaan, Gubernur Khofifah Dorong Pencari Kerja Hadiri Job Fair Inklusif 2026 HIKAM Siapkan Apresiasi Kinerja Pengurus Daerah pada Haul ke-5 Abah Yai Djamal Biro Adpim Jatim dan DSC Siap Gelar Halaqah Santri Digital 2026 di Jombang Peringati Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Gubernur Khofifah Ajak Generasi Muda Kuatkan Empati dan Kegigihan Gubernur Khofifah Apresiasi Program SIKAP Jatim yang Sukses Sabet Penghargaan Inovasi Membangun Negeri

Sosial & Budaya

Pemerintah Dorong Investasi AI yang Menghasilkan Alih Pengetahuan dan Inovasi bagi Indonesia

badge-check


Pemerintah Dorong Investasi AI yang Menghasilkan Alih Pengetahuan dan Inovasi bagi Indonesia Perbesar

Jakarta, Petik – Pemerintah Indonesia terus mendorong pengembangan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) yang tidak hanya berorientasi pada investasi, tetapi juga memberikan manfaat nyata melalui transfer teknologi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia nasional. Langkah ini dinilai penting untuk mempercepat transformasi digital sekaligus memperkuat daya saing Indonesia di tingkat global.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menegaskan bahwa kolaborasi antara talenta lokal dan perusahaan teknologi global harus mampu menghadirkan alih teknologi yang berkelanjutan. Menurutnya, pengembangan AI tidak cukup hanya dengan menghadirkan investasi dan infrastruktur, tetapi juga harus menghasilkan peningkatan kompetensi sumber daya manusia yang dapat mendukung inovasi nasional.

Indonesia memiliki modal besar untuk menjadi salah satu pusat pengembangan AI di kawasan, didukung bonus demografi, pertumbuhan ekonomi digital yang pesat, serta komitmen pemerintah dalam mendorong transformasi digital menuju Indonesia Emas 2045. Potensi tersebut perlu dioptimalkan melalui kerja sama strategis yang memungkinkan transfer pengetahuan, peningkatan keterampilan, dan pengembangan ekosistem inovasi berbasis teknologi.

Pemerintah menilai kemitraan dengan perusahaan teknologi global dapat menjadi sarana mempercepat penguasaan teknologi mutakhir sekaligus membuka peluang lahirnya inovasi baru yang dikembangkan talenta dalam negeri. Dengan demikian, Indonesia tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu berperan sebagai pencipta solusi digital yang memiliki nilai tambah ekonomi.

Pengembangan AI nasional juga diarahkan agar memberikan manfaat luas bagi masyarakat. Teknologi ini diharapkan menjadi pendorong produktivitas, efisiensi, dan inovasi di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, industri, hingga pelayanan publik. Untuk mendukung tujuan tersebut, pemerintah terus memperkuat ekosistem AI melalui berbagai program pengembangan talenta dan kolaborasi lintas sektor.

Selain itu, pemerintah mendorong pemanfaatan AI yang berorientasi pada kepentingan manusia serta mendukung kedaulatan digital nasional. Melalui penguatan kapasitas talenta dan transfer teknologi yang efektif, Indonesia diharapkan mampu membangun ekosistem kecerdasan artifisial yang inovatif, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Sumber : InfoPublik.id

Baca Lainnya

Perkuat Sinergi Forkopimda, Gubernur Khofifah Tekankan Pentingnya Silaturahmi Harakiyah Bersama Kodam V/Brawijaya

29 October 2026 - 07:27 WIB

Libatkan 102 Perusahaan, Gubernur Khofifah Dorong Pencari Kerja Hadiri Job Fair Inklusif 2026

29 October 2026 - 01:25 WIB

HIKAM Siapkan Apresiasi Kinerja Pengurus Daerah pada Haul ke-5 Abah Yai Djamal

28 October 2026 - 15:14 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya