Menu

Dark Mode
Pemprov Jatim Raih Penghargaan Best Policymaker dan Ecosystem Builders pada GARUDA AI Impact Summit 2026 Dua Penghargaan Nasional Diraih Gubernur Khofifah atas Keberhasilan Mendorong Ekonomi Daerah dan Kedaulatan Pangan Berkelanjutan Pengakuan Dunia untuk Indonesia, Tiga Inovasi Digital Nasional Masuk Daftar Terbaik WSIS 2026 Pemerintah Dorong Investasi AI yang Menghasilkan Alih Pengetahuan dan Inovasi bagi Indonesia Investasi dan Hilirisasi Industri Kesehatan Diproyeksikan Perkuat Perekonomian Indonesia Pemerintah Tingkatkan Kolaborasi ATR/BPN dan Kejagung dalam Pemulihan Aset Pertanahan Bermasalah

Ekonomi & Bisnis

Pemerintah Fokus Lindungi Pekerja Informal lewat Jaminan Sosial

badge-check


Pemerintah Fokus Lindungi Pekerja Informal lewat Jaminan Sosial Perbesar

Jakarta, Petik – Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mendorong perluasan cakupan jaminan sosial ketenagakerjaan agar menjangkau pekerja sektor informal dan pelaku ekonomi digital yang selama ini belum sepenuhnya terlindungi dalam sistem jaminan sosial nasional.

Menurut Yassierli, perlindungan sosial merupakan hak setiap pekerja tanpa terkecuali. Karena itu, pemerintah terus berupaya memastikan seluruh pekerja, baik di sektor formal maupun informal, mendapatkan akses perlindungan yang setara.

Ia menjelaskan, kelompok pekerja sektor informal yang menjadi perhatian antara lain pekerja rumah tangga, pengemudi ojek daring, kurir, serta pekerja di sektor perikanan dan perkebunan. Kelompok-kelompok tersebut dinilai memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian, namun masih menghadapi keterbatasan perlindungan sosial.

Untuk itu, Kementerian Ketenagakerjaan mendorong penguatan regulasi bagi pekerja di sektor ekonomi digital dan kelompok rentan lainnya, sehingga pemberi kerja turut bertanggung jawab dalam penyediaan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Selain itu, pemerintah juga menilai penting adanya pengakuan dan perlindungan yang lebih kuat bagi pekerja rumah tangga agar mereka memperoleh hak yang sama sebagai pekerja.

Menaker turut mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat integrasi data guna mendukung penyusunan kebijakan yang lebih tepat sasaran, termasuk dalam mengantisipasi risiko kecelakaan kerja, penyakit akibat kerja, serta menjaga keberlanjutan dana jaminan sosial.

 

Baca Lainnya

Pemprov Jatim Raih Penghargaan Best Policymaker dan Ecosystem Builders pada GARUDA AI Impact Summit 2026

12 June 2026 - 10:07 WIB

Dua Penghargaan Nasional Diraih Gubernur Khofifah atas Keberhasilan Mendorong Ekonomi Daerah dan Kedaulatan Pangan Berkelanjutan

12 June 2026 - 02:06 WIB

Investasi dan Hilirisasi Industri Kesehatan Diproyeksikan Perkuat Perekonomian Indonesia

12 June 2026 - 00:48 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis