Menu

Dark Mode
Gelar Pasar Murah di Ngawi, Gubernur Khofifah Perkuat Upaya Pengendalian Inflasi dan Stabilitas Harga Pangan Film Animasi Garuda di Dadaku Bawa Pesan Positif tentang Kebersamaan dan Nasionalisme Indonesia Tingkatkan Kolaborasi Internasional Bersama Eurasia untuk Mendukung Infrastruktur Rendah Emisi dan Berkelanjutan Menaker Dorong Peningkatan Kompetensi SDM dan Tata Kelola untuk Mendukung Ekosistem Ketenagakerjaan yang Adaptif Bappenas dan GGGI Perkuat Kemitraan Pembangunan Hijau melalui Peluncuran Green Indonesia Future Initiative Tinjau SMAN 4 dan SMKN 1 Madiun, Gubernur Khofifah Cek Langsung Pelaksanaan Verifikasi SPMB

Sosial & Budaya

Pemerintah Perkuat Layanan Pendidikan Jarak Jauh untuk Menjangkau Wilayah 3T

badge-check


Pemerintah Perkuat Layanan Pendidikan Jarak Jauh untuk Menjangkau Wilayah 3T Perbesar

Sorong, Petik – Pemerintah terus memperkuat komitmen dalam menghadirkan akses pendidikan yang merata bagi seluruh anak Indonesia, termasuk mereka yang berada di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Komitmen tersebut ditegaskan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti saat mengunjungi Pulau Arar, Kabupaten Sorong.

Dalam kunjungannya, Abdul Mu’ti menegaskan bahwa tidak boleh ada anak Indonesia yang kehilangan hak memperoleh pendidikan hanya karena keterbatasan ekonomi, kondisi geografis, kemampuan intelektual, maupun keterbatasan fisik. Pemerintah, kata dia, terus berupaya memastikan layanan pendidikan dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia tanpa terkecuali.

Sebagai bentuk keseriusan tersebut, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menjadikan sekolah di wilayah 3T, sekolah terdampak bencana, serta sekolah dengan kerusakan fisik berat sebagai prioritas dalam program Revitalisasi Satuan Pendidikan tahun 2026. Langkah itu dilakukan untuk memperkuat kualitas sarana dan prasarana pendidikan di daerah terpencil.

Selain pembangunan fisik sekolah, pemerintah juga memperkuat berbagai model layanan pendidikan yang dinilai sesuai dengan kondisi geografis masyarakat setempat. Beberapa di antaranya meliputi pendidikan jarak jauh, sekolah satu atap, sekolah terbuka berbasis komunitas belajar, pendidikan kesetaraan, hingga kursus dan pelatihan.

Pemerintah menilai pendekatan tersebut penting agar layanan pendidikan dapat lebih fleksibel dan mampu menjawab tantangan di daerah yang sulit dijangkau. Dengan strategi itu, anak-anak di wilayah terpencil diharapkan tetap memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan berkualitas.

Abdul Mu’ti juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama membangun semangat memajukan pendidikan nasional demi mencetak Generasi Emas Indonesia 2045. Menurutnya, pemerataan pendidikan menjadi fondasi penting dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia di masa depan.

Sumber : InfoPublik

Baca Lainnya

Film Animasi Garuda di Dadaku Bawa Pesan Positif tentang Kebersamaan dan Nasionalisme

6 June 2026 - 00:40 WIB

Tinjau SMAN 4 dan SMKN 1 Madiun, Gubernur Khofifah Cek Langsung Pelaksanaan Verifikasi SPMB

5 June 2026 - 12:26 WIB

Penguatan Jejak Peradaban Majapahit dan Kepahlawanan Jadi Fokus Pertemuan Gubernur Khofifah dengan Putra Bung Tomo

5 June 2026 - 06:29 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya