Menu

Dark Mode
Dari Takziah hingga Pendampingan Pendidikan, Gubernur Khofifah Pastikan Keluarga Korban KM Virgo Mendapat Dukungan Gubernur Khofifah: Transportasi Publik Hubungkan Masyarakat dengan Peluang, Trans Jatim Digratiskan Saat Harhubnas Gubernur Khofifah Apresiasi Perjalanan SBY dari Pengabdian hingga Berkarya melalui Seni Lukis untuk Indonesia Gubernur Khofifah dan Unhan RI Perkuat Kerja Sama, Sinergikan Sains, Ketahanan Pangan, dan Mitigasi Bencana Gubernur Khofifah Usulkan Penguatan Kebijakan LP2B, Pastikan Ketahanan Pangan dan Industrialisasi Berjalan Beriringan Penanganan RTLH Jadi Prioritas, Gubernur Khofifah Maksimalkan Sinergi dan Verifikasi Penerima BSPS di Jatim

Ekonomi & Bisnis

Pemerintah Tahan Tarif Listrik PLN hingga Juni 2026

badge-check


Pemerintah Tahan Tarif Listrik PLN hingga Juni 2026 Perbesar

Jakarta — Pemerintah memutuskan untuk tidak menaikkan tarif listrik PT PLN (Persero) hingga Juni 2026 sebagai langkah menjaga stabilitas ekonomi nasional serta melindungi daya beli masyarakat.

Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi global yang masih diwarnai ketidakpastian, termasuk fluktuasi harga energi dan dinamika geopolitik. Pemerintah menilai bahwa menjaga tarif listrik tetap stabil menjadi salah satu strategi penting untuk memastikan masyarakat dan pelaku usaha tidak terbebani tambahan biaya.

Kebijakan tersebut juga menjadi bagian dari peran negara dalam menjaga keseimbangan antara keberlanjutan sektor energi dan perlindungan sosial. Dengan tarif listrik yang tidak mengalami penyesuaian, diharapkan aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan lancar, terutama di sektor rumah tangga dan usaha kecil.

Selain itu, pemerintah memastikan bahwa PT PLN tetap mampu menjaga kualitas layanan kelistrikan kepada masyarakat. Dukungan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) menjadi salah satu instrumen untuk menjaga stabilitas tarif sekaligus memastikan operasional sektor ketenagalistrikan tetap berjalan optimal.

Pemerintah juga terus melakukan evaluasi berkala terhadap kondisi energi nasional, termasuk mempertimbangkan perkembangan harga energi global serta kondisi fiskal negara. Langkah ini dilakukan agar kebijakan yang diambil tetap tepat sasaran dan berkelanjutan dalam jangka panjang.

Dengan kebijakan ini, pemerintah berharap stabilitas tarif listrik dapat memberikan kepastian bagi masyarakat dan dunia usaha, sekaligus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional di tengah tantangan global yang masih berlangsung.

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Terima Investor Dubai dan Tiongkok, Bahas Percepatan Pembangunan Kawasan Industri Bangkalan

14 September 2026 - 01:42 WIB

Gubernur Khofifah Paparkan Proyeksi Pendapatan Jatim Rp26,4 Triliun, Dorong Penguatan Fiskal dan Digitalisasi Pajak

13 September 2026 - 10:00 WIB

Tujuh Kali Misi Dagang Sepanjang 2026, Gubernur Khofifah Kembali Catat Transaksi Fantastis Rp2,5 Triliun

8 September 2026 - 12:26 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis