Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Bersama Deputi Bank Indonesia Lepas Ratusan Peserta Gowes Nusantara 2026 di Surabaya Kuasai Hampir Separuh Mangrove Jawa, Gubernur Khofifah Minta Momen Hari Mangrove Sedunia Jadi Aksi Nyata Kolaboratif Diperkuat Simulasi Standar Internasional, Gubernur Khofifah Targetkan Kontingen LKS Jatim Raih Minimal 20 Emas Jawa Timur Kembali Pimpin Nasional Nilai Transaksi Ekonomi KTH, Gubernur Khofifah Perkuat Hilirisasi dan Akses Pasar Produk Indonesia Kuasai Rak Indo Market Hong Kong, Gubernur Khofifah Ajak UMKM Jatim Tingkatkan Daya Saing Global Gubernur Khofifah Perluas Jejaring Global Lewat Misi Dagang Jatim–Hong Kong, Transaksi Lampaui Rp12 Triliun

Ekonomi & Bisnis

Pemerintah Tahan Tarif Listrik PLN hingga Juni 2026

badge-check


Pemerintah Tahan Tarif Listrik PLN hingga Juni 2026 Perbesar

Jakarta — Pemerintah memutuskan untuk tidak menaikkan tarif listrik PT PLN (Persero) hingga Juni 2026 sebagai langkah menjaga stabilitas ekonomi nasional serta melindungi daya beli masyarakat.

Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi global yang masih diwarnai ketidakpastian, termasuk fluktuasi harga energi dan dinamika geopolitik. Pemerintah menilai bahwa menjaga tarif listrik tetap stabil menjadi salah satu strategi penting untuk memastikan masyarakat dan pelaku usaha tidak terbebani tambahan biaya.

Kebijakan tersebut juga menjadi bagian dari peran negara dalam menjaga keseimbangan antara keberlanjutan sektor energi dan perlindungan sosial. Dengan tarif listrik yang tidak mengalami penyesuaian, diharapkan aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan lancar, terutama di sektor rumah tangga dan usaha kecil.

Selain itu, pemerintah memastikan bahwa PT PLN tetap mampu menjaga kualitas layanan kelistrikan kepada masyarakat. Dukungan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) menjadi salah satu instrumen untuk menjaga stabilitas tarif sekaligus memastikan operasional sektor ketenagalistrikan tetap berjalan optimal.

Pemerintah juga terus melakukan evaluasi berkala terhadap kondisi energi nasional, termasuk mempertimbangkan perkembangan harga energi global serta kondisi fiskal negara. Langkah ini dilakukan agar kebijakan yang diambil tetap tepat sasaran dan berkelanjutan dalam jangka panjang.

Dengan kebijakan ini, pemerintah berharap stabilitas tarif listrik dapat memberikan kepastian bagi masyarakat dan dunia usaha, sekaligus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional di tengah tantangan global yang masih berlangsung.

Baca Lainnya

Jawa Timur Kembali Pimpin Nasional Nilai Transaksi Ekonomi KTH, Gubernur Khofifah Perkuat Hilirisasi dan Akses Pasar

25 July 2026 - 03:50 WIB

Produk Indonesia Kuasai Rak Indo Market Hong Kong, Gubernur Khofifah Ajak UMKM Jatim Tingkatkan Daya Saing Global

24 July 2026 - 09:05 WIB

Gubernur Khofifah Perluas Jejaring Global Lewat Misi Dagang Jatim–Hong Kong, Transaksi Lampaui Rp12 Triliun

24 July 2026 - 01:24 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis