Menu

Dark Mode
Kuasai Hampir Separuh Mangrove Jawa, Gubernur Khofifah Minta Momen Hari Mangrove Sedunia Jadi Aksi Nyata Kolaboratif Diperkuat Simulasi Standar Internasional, Gubernur Khofifah Targetkan Kontingen LKS Jatim Raih Minimal 20 Emas Jawa Timur Kembali Pimpin Nasional Nilai Transaksi Ekonomi KTH, Gubernur Khofifah Perkuat Hilirisasi dan Akses Pasar Produk Indonesia Kuasai Rak Indo Market Hong Kong, Gubernur Khofifah Ajak UMKM Jatim Tingkatkan Daya Saing Global Gubernur Khofifah Perluas Jejaring Global Lewat Misi Dagang Jatim–Hong Kong, Transaksi Lampaui Rp12 Triliun Kendalikan Inflasi dan Perkuat Ketahanan Pangan, Gubernur Khofifah Hadirkan Pasar Murah di Camplong

Sosial & Budaya

Pemerintah Tingkatkan Dukungan bagi Guru melalui Berbagai Program Penguatan Kompetensi dan Kesejahteraan

badge-check


Pemerintah Tingkatkan Dukungan bagi Guru melalui Berbagai Program Penguatan Kompetensi dan Kesejahteraan Perbesar

Jakarta, Petik – Pemerintah terus mempercepat reformasi sektor pendidikan dengan menempatkan guru sebagai fokus utama pembangunan sumber daya manusia. Berbagai kebijakan strategis dijalankan untuk meningkatkan profesionalisme, kompetensi, dan kesejahteraan guru melalui percepatan sertifikasi, penyederhanaan birokrasi, serta penguatan berbagai skema tunjangan.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menegaskan bahwa transformasi pendidikan tidak dapat dilepaskan dari kualitas tenaga pendidik. Oleh karena itu, pemerintah terus memperluas akses sertifikasi guru dan mempercepat program peningkatan kompetensi agar para pendidik mampu menjawab tantangan dunia pendidikan yang semakin dinamis.

Selain penguatan kompetensi, pemerintah juga melakukan perbaikan sistem penyaluran tunjangan profesi guru. Melalui mekanisme baru, tunjangan dapat disalurkan langsung ke rekening penerima sehingga proses pencairan menjadi lebih cepat, transparan, dan tepat sasaran. Langkah tersebut sekaligus memangkas rantai birokrasi yang selama ini berpotensi menimbulkan keterlambatan penyaluran hak guru.

Perhatian juga diberikan kepada guru non-ASN melalui peningkatan tunjangan profesi dan berbagai bentuk dukungan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan mereka. Kebijakan ini diharapkan mampu menciptakan rasa keadilan sekaligus meningkatkan motivasi guru dalam menjalankan tugas pendidikan.

Di sisi lain, pemerintah terus memperluas program peningkatan kualifikasi akademik melalui bantuan studi bagi guru yang belum menyelesaikan pendidikan sarjana atau diploma empat. Upaya tersebut menjadi bagian dari strategi untuk menciptakan tenaga pendidik yang profesional dan memiliki kompetensi sesuai kebutuhan pembelajaran modern.

Reformasi guru juga mencakup penyederhanaan beban administrasi agar para pendidik dapat lebih fokus pada proses pembelajaran. Pemerintah berupaya menghadirkan sistem pendidikan yang tidak hanya meningkatkan kesejahteraan guru, tetapi juga mendukung terciptanya lingkungan belajar yang lebih efektif dan berkualitas.

Melalui berbagai kebijakan tersebut, pemerintah berharap kualitas pendidikan nasional semakin meningkat seiring dengan terwujudnya guru yang kompeten, profesional, dan sejahtera. Reformasi yang dijalankan tidak hanya bertujuan memperkuat posisi guru sebagai ujung tombak pendidikan, tetapi juga menjadi fondasi dalam mencetak generasi Indonesia yang unggul dan berdaya saing.

Sumber: InfoPublik

Baca Lainnya

Kuasai Hampir Separuh Mangrove Jawa, Gubernur Khofifah Minta Momen Hari Mangrove Sedunia Jadi Aksi Nyata Kolaboratif

26 July 2026 - 01:31 WIB

Diperkuat Simulasi Standar Internasional, Gubernur Khofifah Targetkan Kontingen LKS Jatim Raih Minimal 20 Emas

25 July 2026 - 09:21 WIB

Pemenuhan Hak Anak Jadi Investasi Bangsa, Gubernur Khofifah Serukan Kolaborasi Semua Elemen

23 July 2026 - 01:30 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya