Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Pastikan Intervensi Harga Pangan Berkelanjutan, Pasar Murah Disambut Antusias Warga Pasuruan Dua Heli Water Bombing Dikerahkan, Gubernur Khofifah Optimistis Karhutla Bromo Segera Dipadamkan Dari Grahadi untuk Keluarga Pejuang, Gubernur Khofifah Lepas Tim Bakti Negeri Anak Bangsa Salurkan Bantuan ke 22 Daerah Gubernur Khofifah Pesankan Semangat Heroisme dan Nasionalisme kepada 1.537 Kontingen Pramuka Jatim Ringankan Beban Ekonomi Ojol, Gubernur Khofifah Hadirkan Pembebasan Denda dan Pokok Tunggakan PKB di Jawa Timur Kunjungan Armada Angkatan Laut RRT ke Surabaya, Gubernur Khofifah Bahas Potensi Kerja Sama Teknologi Maritim

Sosial & Budaya

Penanganan Pascabencana Sumatra Diperkuat, Polri Tambah 1.500 Personel

badge-check


Penanganan Pascabencana Sumatra Diperkuat, Polri Tambah 1.500 Personel Perbesar

Jakarta — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menambah kekuatan personel untuk mempercepat penanganan pascabencana di sejumlah wilayah terdampak di Sumatra, meliputi Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo mengatakan, sebanyak 1.500 personel tambahan telah diberangkatkan guna memperkuat upaya pemulihan, khususnya dalam mendukung kegiatan kemanusiaan dan pelayanan publik bagi masyarakat terdampak.

“Baru saja kami berangkatkan 1.500 personel Polri untuk menambah kekuatan yang sebelumnya sudah ada,” ujar Kapolri saat konferensi pers perkembangan penanggulangan bencana Sumatra di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (29/12/2025).

Personel tersebut difokuskan membantu percepatan pemulihan di wilayah Aceh dan Sumatra Utara, terutama dalam pembersihan rumah warga, tempat ibadah, sekolah, serta fasilitas pelayanan publik agar aktivitas masyarakat dapat segera kembali normal.

Dengan tambahan tersebut, total personel Polri yang terlibat dalam penanganan bencana mencapai 10.759 orang. Polri juga menyiapkan personel lanjutan untuk mendukung pembangunan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap) sesuai kebutuhan di lapangan.

Selain pengerahan personel, Polri mengoperasikan 29 dapur lapangan dan 38 posko kesehatan di tiga provinsi terdampak. Untuk pemenuhan air bersih, Polri merencanakan pembangunan 436 sumur bor, dengan rincian 261 titik di Aceh, 25 titik di Sumatra Utara, dan 150 titik di Sumatra Barat.

Polri juga menyediakan sarana MCK, mobile toilet, mobil tangki air, jet pump, serta tandon air. Layanan servis dan cuci motor gratis turut dibuka bagi kendaraan warga yang terdampak banjir agar dapat kembali digunakan.

Dalam mendukung pemulihan infrastruktur, Polri membantu pembangunan jembatan serta menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa beras dan logistik lainnya. Hingga saat ini, tercatat 227 ton beras telah disalurkan, dengan dukungan 37 unit alat berat serta kesiapan helikopter dan pesawat untuk distribusi bantuan.

Kapolri menegaskan, Polri akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah, TNI, dan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan proses pemulihan pascabencana berjalan optimal dan tepat sasaran.

Baca Lainnya

Dua Heli Water Bombing Dikerahkan, Gubernur Khofifah Optimistis Karhutla Bromo Segera Dipadamkan

8 August 2026 - 03:12 WIB

Dari Grahadi untuk Keluarga Pejuang, Gubernur Khofifah Lepas Tim Bakti Negeri Anak Bangsa Salurkan Bantuan ke 22 Daerah

7 August 2026 - 09:07 WIB

Gubernur Khofifah Pesankan Semangat Heroisme dan Nasionalisme kepada 1.537 Kontingen Pramuka Jatim

7 August 2026 - 02:27 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya