Menu

Dark Mode
PERHUMAS Surabaya Raya Gelar Sharing Session, Bahas Tantangan Humas Membangun Trust di Era Digital Gubernur Khofifah Kembali Hadirkan Pasar Murah, Sediakan 10 Komoditas Pangan Strategis di Mojokerto Gubernur Khofifah dan Presiden Prabowo Hadiri Peringatan 100 Tahun Gontor, Apresiasi Kontribusi Pendidikan Pesantren bagi Bangsa Pemprov Jatim Salurkan Air Bersih dan Sarana Penampungan, Gubernur Khofifah Perkuat Mitigasi Kekeringan Sholat Istisqa’ Dipimpin Syaikh Muhammad Fadhil Al Jailani, Gubernur Khofifah Mohon Hujan Rahmat untuk Jatim Pasar Murah Hadir di Desa Kedungdung Sampang, Gubernur Khofifah Pastikan Kebutuhan Pokok Terjangkau

Ekonomi & Bisnis

Penanganan Sampah Jadi Prioritas Nasional, Pemerintah Perluas Pembangunan PSEL di Indonesia

badge-check


Penanganan Sampah Jadi Prioritas Nasional, Pemerintah Perluas Pembangunan PSEL di Indonesia Perbesar

Jakarta, Petik – Pemerintah mempercepat penanganan persoalan sampah nasional melalui pengembangan sistem pengelolaan berbasis teknologi modern, termasuk program Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). Langkah ini diambil untuk menjawab meningkatnya volume sampah di berbagai daerah sekaligus menciptakan sistem yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden agar penanganan sampah dilakukan secara terintegrasi dan tidak lagi bergantung pada metode konvensional. Pemerintah menilai diperlukan teknologi ramah lingkungan yang mampu mengurangi timbunan sampah sekaligus menghasilkan nilai tambah, termasuk energi alternatif.

Saat ini, pembangunan fasilitas PSEL ditargetkan hadir di puluhan lokasi yang akan melayani sejumlah kabupaten dan kota di Indonesia. Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu menekan volume sampah secara signifikan serta mendukung ketahanan energi nasional.

Beberapa daerah telah memasuki tahap konstruksi, sementara wilayah lain masih berada pada proses persiapan seperti lelang proyek, penyediaan lahan, dan penyelesaian regulasi pendukung. Pemerintah menargetkan sebagian fasilitas mulai beroperasi pada akhir 2027, kemudian bertambah secara bertahap.

Selain PSEL, pemerintah juga menyiapkan peta jalan nasional pengelolaan sampah hingga 2029. Strategi tersebut mencakup berbagai metode seperti pengolahan sampah organik, TPS3R, bank sampah, RDF, TPST, serta teknologi waste to energy.

Melalui kolaborasi antara kementerian, pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat, pemerintah optimistis sistem pengelolaan sampah nasional akan menjadi lebih modern, efisien, dan berkelanjutan.

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Kembali Hadirkan Pasar Murah, Sediakan 10 Komoditas Pangan Strategis di Mojokerto

20 September 2026 - 04:57 WIB

Pasar Murah Hadir di Desa Kedungdung Sampang, Gubernur Khofifah Pastikan Kebutuhan Pokok Terjangkau

18 September 2026 - 09:51 WIB

Gubernur Khofifah Terima Investor Dubai dan Tiongkok, Bahas Percepatan Pembangunan Kawasan Industri Bangkalan

14 September 2026 - 01:42 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis