Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah: Kopi dan Kakao Jatim Siap Menjadi Komoditas Unggulan Berkelas Dunia Nobar Final Piala Dunia di Grahadi Berlangsung Meriah, Gubernur Khofifah Tekankan Nilai Sportivitas dan Solidaritas Idul Khotmi Nasional ke-234 Jadi Momentum, Gubernur Khofifah Ajak Perkuat Spiritualitas dan Persaudaraan Umat Banyuwangi Ethno Carnival 2026 Jadi Etalase Budaya Dunia, Gubernur Khofifah Tekankan Pentingnya Sinergi Pentahelix Tinjau KKMP Tukangkayu, Gubernur Khofifah Tekankan Penguatan Jaringan Bulog dan Pertamina untuk Jamin Pasokan Pendidikan Gratis Berkualitas untuk Keluarga Kurang Mampu, Gubernur Khofifah Tinjau Pembangunan SRT 1 Banyuwangi

Ekonomi & Bisnis

Penataan Permukiman Samosir Jadi Prioritas Pembangunan 2026

badge-check


Penataan Permukiman Samosir Jadi Prioritas Pembangunan 2026 Perbesar

Jakarta – Pemerintah terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas hunian dan kawasan permukiman masyarakat melalui alokasi anggaran yang tepat sasaran. Salah satunya diwujudkan dengan pengalokasian dana sebesar Rp22,6 miliar untuk perbaikan hunian dan penataan kawasan permukiman di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara.

Anggaran tersebut difokuskan pada dua program utama, yakni penataan kawasan kumuh serta peningkatan kualitas rumah masyarakat berpenghasilan rendah melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Program ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam memperbaiki kondisi rumah tidak layak huni agar menjadi lebih sehat, aman, dan layak untuk ditempati.

Dari total anggaran yang disiapkan, sebagian dialokasikan untuk penanganan kawasan kumuh di puluhan titik lokasi, sementara sisanya digunakan untuk membantu perbaikan ratusan unit rumah masyarakat. Upaya ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan permukiman yang lebih tertata, sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh. 

Menteri terkait menegaskan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik semata, tetapi juga mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam proses perbaikan hunian. Pendekatan berbasis partisipasi tersebut dinilai penting untuk menumbuhkan kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan serta memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat.

Selain itu, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam memastikan program berjalan efektif dan berkelanjutan. Dengan kolaborasi tersebut, pembangunan kawasan permukiman diharapkan tidak hanya selesai secara fisik, tetapi juga mampu memberikan dampak jangka panjang bagi kesejahteraan warga.

Pemerintah optimistis, melalui alokasi anggaran ini, kualitas hunian dan lingkungan permukiman di Kabupaten Samosir akan semakin meningkat. Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya nasional dalam memperluas akses terhadap hunian layak serta mengurangi kawasan kumuh di berbagai daerah di Indonesia.

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah: Kopi dan Kakao Jatim Siap Menjadi Komoditas Unggulan Berkelas Dunia

20 July 2026 - 09:24 WIB

Tinjau KKMP Tukangkayu, Gubernur Khofifah Tekankan Penguatan Jaringan Bulog dan Pertamina untuk Jamin Pasokan

18 July 2026 - 12:35 WIB

Presiden Prabowo Dorong Gerakan Nasional Ketahanan Pangan, Gubernur Khofifah Tegaskan Kontribusi Besar Jawa Timur

18 July 2026 - 01:24 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis