Menu

Dark Mode
Gelar Pasar Murah di Ngawi, Gubernur Khofifah Perkuat Upaya Pengendalian Inflasi dan Stabilitas Harga Pangan Film Animasi Garuda di Dadaku Bawa Pesan Positif tentang Kebersamaan dan Nasionalisme Indonesia Tingkatkan Kolaborasi Internasional Bersama Eurasia untuk Mendukung Infrastruktur Rendah Emisi dan Berkelanjutan Menaker Dorong Peningkatan Kompetensi SDM dan Tata Kelola untuk Mendukung Ekosistem Ketenagakerjaan yang Adaptif Bappenas dan GGGI Perkuat Kemitraan Pembangunan Hijau melalui Peluncuran Green Indonesia Future Initiative Tinjau SMAN 4 dan SMKN 1 Madiun, Gubernur Khofifah Cek Langsung Pelaksanaan Verifikasi SPMB

Sosial & Budaya

Pendidikan Berbasis Cinta Dorong Kerukunan Antarumat di Maluku

badge-check


Pendidikan Berbasis Cinta Dorong Kerukunan Antarumat di Maluku Perbesar

Ambon — Upaya memperkuat harmoni lintas agama di Maluku terus digencarkan melalui penerapan Kurikulum Cinta dan pendekatan ekoteologi. Inisiatif ini diarahkan untuk menanamkan nilai kasih, toleransi, serta kepedulian terhadap lingkungan sebagai fondasi kehidupan bersama yang damai dan berkelanjutan.

Kurikulum Cinta menitikberatkan pada pendidikan berbasis nilai-nilai kemanusiaan universal, seperti saling menghormati, empati, dan kebersamaan. Nilai-nilai tersebut diintegrasikan dalam proses pembelajaran untuk membangun kesadaran generasi muda akan pentingnya hidup rukun di tengah keberagaman agama dan budaya.

Sementara itu, pendekatan ekoteologi mengaitkan ajaran keagamaan dengan tanggung jawab menjaga kelestarian lingkungan. Melalui perspektif ini, pelestarian alam dipahami sebagai bagian dari panggilan moral dan spiritual bersama yang melampaui sekat-sekat keyakinan.

Penerapan Kurikulum Cinta dan ekoteologi dinilai sangat relevan bagi Maluku yang dikenal memiliki keragaman agama yang kuat serta kearifan lokal yang menjunjung tinggi nilai persaudaraan dan kebersamaan. Pendidikan yang mengintegrasikan cinta kasih dan kepedulian lingkungan diharapkan mampu memperkuat kohesi sosial di tengah masyarakat.

Melalui kedua pendekatan tersebut, pemerintah bersama tokoh agama dan para pemangku kepentingan berharap dapat melahirkan generasi yang toleran, berwawasan lingkungan, serta mampu menjaga perdamaian dan keharmonisan di Maluku secara berkelanjutan.

Sumber: InfoPublik.id

Baca Lainnya

Film Animasi Garuda di Dadaku Bawa Pesan Positif tentang Kebersamaan dan Nasionalisme

6 June 2026 - 00:40 WIB

Tinjau SMAN 4 dan SMKN 1 Madiun, Gubernur Khofifah Cek Langsung Pelaksanaan Verifikasi SPMB

5 June 2026 - 12:26 WIB

Penguatan Jejak Peradaban Majapahit dan Kepahlawanan Jadi Fokus Pertemuan Gubernur Khofifah dengan Putra Bung Tomo

5 June 2026 - 06:29 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya