Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Terima Investor Dubai dan Tiongkok, Bahas Percepatan Pembangunan Kawasan Industri Bangkalan Gubernur Khofifah Paparkan Proyeksi Pendapatan Jatim Rp26,4 Triliun, Dorong Penguatan Fiskal dan Digitalisasi Pajak Bawa 116 Anggota Kontingen ke MTQ Nasional XXXI, Gubernur Khofifah Perkuat Dukungan untuk Kafilah Jatim Dari Sabang hingga Merauke Bersatu di AMN Surabaya, Gubernur Khofifah Teguhkan Peran Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045 Gubernur Khofifah Kembali Raih Penghargaan PRIWOLA 2026, Dorong Komunikasi Pemerintah yang Terbuka dan Responsif Gubernur Khofifah Berangkatkan 116 Kafilah Jatim ke Semarang, Dorong Prestasi Nasional sekaligus Syiar Al-Qur’an

Sosial & Budaya

Pengakuan Dunia untuk Indonesia, Tiga Inovasi Digital Nasional Masuk Daftar Terbaik WSIS 2026

badge-check


Pengakuan Dunia untuk Indonesia, Tiga Inovasi Digital Nasional Masuk Daftar Terbaik WSIS 2026 Perbesar

Jakarta, Petik – Transformasi digital Indonesia kembali mendapat pengakuan dunia melalui ajang International Telecommunication Union World Summit on the Information Society (WSIS) Prizes 2026. Tiga inovasi digital karya anak bangsa berhasil masuk dalam daftar WSIS Champions 2026, menunjukkan kemampuan Indonesia menghadirkan solusi teknologi yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Tiga inovasi yang meraih pengakuan internasional tersebut adalah Jalahoaks milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Rumah Pendidikan, serta Anugerah Bug Bounty yang dikembangkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Ketiganya dinilai berhasil menjawab tantangan di bidang literasi digital, pendidikan, dan keamanan siber.

Jalahoaks menjadi salah satu inovasi yang diapresiasi karena berperan aktif dalam membantu masyarakat memverifikasi informasi serta meningkatkan literasi digital guna menghadapi maraknya penyebaran hoaks. Program ini dinilai mampu memperkuat budaya bermedia yang lebih sehat dan bertanggung jawab.

Sementara itu, Rumah Pendidikan menghadirkan layanan pembelajaran digital yang memperluas akses pendidikan bagi peserta didik di berbagai daerah. Platform ini mendukung pemerataan pendidikan melalui pemanfaatan teknologi yang inklusif dan mudah dijangkau.

Adapun Anugerah Bug Bounty mendapat pengakuan karena mendorong penguatan keamanan sistem digital dengan melibatkan komunitas teknologi dalam menemukan dan melaporkan potensi celah keamanan. Pendekatan kolaboratif ini dinilai efektif dalam meningkatkan ketahanan siber layanan digital.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menilai capaian tersebut mencerminkan semakin matangnya ekosistem transformasi digital Indonesia. Menurutnya, inovasi yang dikembangkan kementerian maupun pemerintah daerah kini tidak hanya mampu menjawab kebutuhan nasional, tetapi juga mendapat pengakuan global karena manfaat nyata yang diberikan kepada masyarakat.

Pemerintah berharap keberhasilan ini menjadi motivasi bagi berbagai instansi untuk terus menghadirkan inovasi layanan publik berbasis teknologi yang lebih inklusif, aman, dan mudah diakses. Pengakuan internasional tersebut sekaligus menegaskan bahwa transformasi digital dapat menjadi instrumen penting dalam mempercepat pembangunan nasional dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di Indonesia.

Sumber : InfoPublik

Baca Lainnya

Bawa 116 Anggota Kontingen ke MTQ Nasional XXXI, Gubernur Khofifah Perkuat Dukungan untuk Kafilah Jatim

13 September 2026 - 04:38 WIB

Dari Sabang hingga Merauke Bersatu di AMN Surabaya, Gubernur Khofifah Teguhkan Peran Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045

12 September 2026 - 11:23 WIB

Gubernur Khofifah Kembali Raih Penghargaan PRIWOLA 2026, Dorong Komunikasi Pemerintah yang Terbuka dan Responsif

12 September 2026 - 02:05 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya