Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah dan Unhan RI Perkuat Kerja Sama, Sinergikan Sains, Ketahanan Pangan, dan Mitigasi Bencana Gubernur Khofifah Usulkan Penguatan Kebijakan LP2B, Pastikan Ketahanan Pangan dan Industrialisasi Berjalan Beriringan Penanganan RTLH Jadi Prioritas, Gubernur Khofifah Maksimalkan Sinergi dan Verifikasi Penerima BSPS di Jatim Gubernur Khofifah Perkuat Transformasi Kawasan Kumuh melalui Permata Jatim, Sikawanku Jadi Basis Data dan Pengambilan Kebijakan Riset Stem Cell dan Kanker Terus Berkembang, Gubernur Khofifah Dorong Jawa Timur Bangun Ekosistem Inovasi Kesehatan Terintegrasi Gubernur Khofifah Terima Investor Dubai dan Tiongkok, Bahas Percepatan Pembangunan Kawasan Industri Bangkalan

Sosial & Budaya

Persiapan Asian Games 2026 Diperkuat, Kemenpora Fokus pada Cabang Olahraga Unggulan

badge-check


Persiapan Asian Games 2026 Diperkuat, Kemenpora Fokus pada Cabang Olahraga Unggulan Perbesar

Jakarta, Petik – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memastikan kebijakan efisiensi anggaran tidak akan mengganggu target prestasi olahraga nasional, khususnya dalam persiapan menghadapi Asian Games 2026. Pemerintah menegaskan bahwa kebutuhan utama atlet tetap menjadi prioritas sehingga program pembinaan dan persiapan menuju ajang olahraga terbesar di Asia tersebut dapat berjalan optimal.

Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menjelaskan bahwa penyesuaian anggaran dilakukan secara selektif dengan mengutamakan program yang berdampak langsung terhadap peningkatan prestasi atlet. Berbagai pos pengeluaran yang tidak mendesak dialihkan untuk mendukung pemusatan latihan nasional (pelatnas), kebutuhan atlet, serta persiapan kontingen Indonesia menuju Asian Games 2026.

Menurut Erick, efisiensi anggaran bukan berarti mengurangi kualitas pembinaan. Kemenpora terus berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan olahraga, termasuk organisasi olahraga nasional dan induk cabang olahraga, guna memastikan seluruh program prioritas tetap berjalan sesuai target.

Selain menjaga keberlangsungan pelatnas, pemerintah juga melakukan pemetaan cabang olahraga unggulan yang memiliki peluang besar meraih medali. Strategi tersebut bertujuan agar penggunaan sumber daya dan anggaran dapat lebih efektif, terarah, dan memberikan hasil maksimal bagi pencapaian prestasi Indonesia di tingkat Asia.

Kemenpora juga menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam mendukung pengembangan olahraga prestasi. Dukungan terhadap pelatih, peningkatan kualitas pembinaan, serta penguatan regenerasi atlet muda menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk membangun fondasi olahraga nasional yang lebih kuat dan berkelanjutan.

Melalui langkah efisiensi yang terukur dan tetap berorientasi pada kebutuhan atlet, pemerintah optimistis Indonesia mampu mempertahankan daya saing dan meraih prestasi membanggakan pada Asian Games 2026, sekaligus memperkuat ekosistem olahraga nasional untuk menghadapi berbagai kompetisi internasional di masa mendatang.

Sumber: InfoPublik

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah dan Unhan RI Perkuat Kerja Sama, Sinergikan Sains, Ketahanan Pangan, dan Mitigasi Bencana

16 September 2026 - 03:12 WIB

Penanganan RTLH Jadi Prioritas, Gubernur Khofifah Maksimalkan Sinergi dan Verifikasi Penerima BSPS di Jatim

15 September 2026 - 01:36 WIB

Gubernur Khofifah Perkuat Transformasi Kawasan Kumuh melalui Permata Jatim, Sikawanku Jadi Basis Data dan Pengambilan Kebijakan

14 September 2026 - 11:44 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya