Menu

Dark Mode
Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II, Gubernur Khofifah dan Kapolda Jatim Pastikan Evakuasi Berjalan Terpadu BI Mengajar 2026 di SMAN Taruna Nala, Khofifah dan Destry Damayanti Dorong Generasi Muda Siap Hadapi Tantangan Zaman Gubernur Khofifah Siapkan Penguatan Talenta Cyber Security, Siswa Jatim Diproyeksikan Lanjut Studi hingga Internasional Gubernur Khofifah dan Menko AHY Resmikan Penataan Kawasan Kumuh Campurejo, Tingkatkan Kualitas Hidup 1.152 Warga Kenang 79 Tahun Perjuangan TRIP, Gubernur Khofifah: Usia Muda Bukan Penghalang untuk Berkontribusi bagi Indonesia HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Pemprov Jatim Bebaskan Sejumlah Pajak dan Sanksi Administratif, Gubernur Khofifah: Ringankan Beban Masyarakat

Sosial & Budaya

Platform Digital Diminta Aktif Cegah Kekerasan Berbasis Gender

badge-check


Platform Digital Diminta Aktif Cegah Kekerasan Berbasis Gender Perbesar

Jakarta, Petik — Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) memperketat pengawasan terhadap platform digital sebagai upaya melindungi perempuan dari kekerasan berbasis gender di ruang siber.

Langkah ini dilakukan menyusul tingginya kasus kekerasan online yang masih banyak menimpa perempuan. Data terbaru mencatat lebih dari 1.600 kasus kekerasan berbasis gender online (KBGO), sehingga diperlukan penanganan yang lebih serius dan terkoordinasi.

Kemkomdigi menegaskan bahwa platform digital memiliki tanggung jawab untuk menjaga keamanan pengguna. Penyelenggara sistem elektronik diwajibkan aktif mencegah serta menangani konten yang mengandung unsur kekerasan atau merugikan, khususnya terhadap kelompok rentan.

Pemerintah juga tidak segan memberikan sanksi tegas kepada platform yang lalai menjalankan kewajibannya, mulai dari pembatasan layanan hingga penutupan jika terbukti membahayakan masyarakat. Kebijakan ini bertujuan menciptakan ruang digital yang lebih aman.

Selain pengawasan, pemerintah memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Komnas Perempuan, untuk meningkatkan efektivitas penanganan kasus. Upaya ini juga didukung dengan peningkatan literasi digital, kampanye publik, serta penguatan regulasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Melalui berbagai langkah tersebut, pemerintah berharap ruang digital di Indonesia menjadi lebih aman, inklusif, dan mampu melindungi perempuan dari berbagai bentuk kekerasan berbasis gender online.

Baca Lainnya

Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II, Gubernur Khofifah dan Kapolda Jatim Pastikan Evakuasi Berjalan Terpadu

3 August 2026 - 10:10 WIB

Gubernur Khofifah Siapkan Penguatan Talenta Cyber Security, Siswa Jatim Diproyeksikan Lanjut Studi hingga Internasional

2 August 2026 - 07:42 WIB

Gubernur Khofifah dan Menko AHY Resmikan Penataan Kawasan Kumuh Campurejo, Tingkatkan Kualitas Hidup 1.152 Warga

2 August 2026 - 03:55 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya