Menu ✖

Dark Mode
Gubernur Khofifah Optimis Produk UKM Jatim Mampu Bersaing dan Berjaya di Pasar Internasional Gubernur Khofifah Berbelasungkawa atas Wafatnya Mantan PM Jepang Yasuo Fukuda Perkuat Transportasi Inklusif di Malang Raya, Gubernur Khofifah Buka Rute Baru Trans Jatim Koridor II Di AMSI Awards 2026, Gubernur Khofifah Ingatkan Kejujuran Media di Era Post-Truth Capai Akreditasi Internasional JCI Ketiga Kalinya, RSUD Dr Soetomo Dipuji Gubernur Khofifah Perkuat Komunikasi dan Ruang Aman Pesantren, Halaqah Santri Digital Jatim 2026 Siapkan Deklarasi Bersama

Politik & Pemerintahan

Presiden Pimpin Sidang Kabinet, Bahas Langkah Strategis Hadapi Dinamika Bangsa

badge-check


Presiden Pimpin Sidang Kabinet, Bahas Langkah Strategis Hadapi Dinamika Bangsa Perbesar

Jakarta – Presiden RI, Prabowo Subianto, memimpin Sidang Kabinet Paripurna bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming di Ruang Sidang Kabinet, Istana Kepresidenan Jakarta, Minggu (31/8/2025).

Sidang tersebut membahas langkah strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas nasional di tengah dinamika situasi yang berkembang di Tanah Air.

Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin, menyampaikan hasil sidang menegaskan bahwa Presiden Prabowo terus memantau perkembangan situasi nasional.

Dalam arahannya, Presiden menekankan pentingnya soliditas antara TNI dan Polri dalam menjaga keamanan.

“Presiden dalam kaitan stabilitas nasional memberi penekanan kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia dan Tentara Nasional Indonesia untuk tetap solid dan bekerja sama, serta sama-sama melaksanakan tugas demi keamanan dan kenyamanan masyarakat Indonesia secara keseluruhan,” ujar Menteri Sjafrie dalam keterangan pers usai rapat.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo memberikan instruksi agar TNI-Polri tidak ragu mengambil langkah tegas dan terukur terhadap pelanggaran hukum. Kepala Negara juga menekankan agar tindakan kriminal seperti perusakan fasilitas umum maupun penjarahan ditindak sesuai hukum.

“Apabila terjadi hal-hal yang menyangkut keselamatan pribadi maupun rumah warga, serta pejabat yang mengalami penjarahan, maka petugas tidak ragu untuk mengambil tindakan tegas terhadap para pelaku kerusuhan maupun penjarahan, termasuk pada wilayah institusi negara yang wajib dijaga,” ungkap Menteri Sjafrie.

Selain TNI dan Polri, Presiden Prabowo juga memberi arahan kepada lembaga lain untuk memperkuat koordinasi menjaga stabilitas nasional. Badan Intelijen Negara (BIN) ditugaskan untuk terus memantau dinamika lapangan dan segera melaporkan kepada Presiden.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri ditugaskan memastikan koordinasi pusat dan daerah berjalan baik, sekaligus mencermati perkembangan ekonomi yang dibutuhkan rakyat. “Ini kebutuhan bersama, soliditas dari seluruh aparat pemerintah pusat maupun daerah,” jelas Sjafrie.

Presiden juga menugaskan Panglima TNI bersama kepala staf angkatan menjaga keamanan wilayah sekaligus mencegah penyalahgunaan sumber daya alam. Kapolri diminta bekerja sama dengan Jaksa Agung mempercepat penegakan hukum terhadap semua pelanggaran.

“Bapak Presiden akan selalu bersama rakyat dalam memperjuangkan kepentingan rakyat, dengan dukungan TNI, Polri, serta seluruh organisasi kemasyarakatan di wilayah kita,” tambah Sjafrie.

Menutup keterangan pers, Menteri Sjafrie menyampaikan pesan Presiden bahwa stabilitas nasional adalah kunci kebangkitan ekonomi bangsa.

“Mari kita teruskan persatuan dan kesatuan nasional untuk meningkatkan kebangkitan ekonomi melalui stabilitas nasional yang kita wujudkan bersama,” pungkasnya.

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah dan Kapolda Jatim Bertemu di Grahadi, Bahas Stabilitas Keamanan dan Kesejahteraan Warga

24 October 2026 - 02:13 WIB

Soroti Serapan 24,46 Juta Pekerja Jatim, Gubernur Khofifah Apresiasi Desk Ketenagakerjaan Polri Besutan Kapolri

17 October 2026 - 12:11 WIB

Gubernur Khofifah Sambut Kembalinya Dua Putra Daerah Jatim dalam Acara Kenal Pamit Kapolda di Surabaya

14 October 2026 - 07:07 WIB

Berita Populer di Politik & Pemerintahan