Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Tegaskan Pentingnya Detail Plan dan Macro Policy dalam Penguatan Tata Kelola Pemerintahan Pendapatan Daerah Tembus Rp29,88 Triliun, Gubernur Khofifah Tegaskan Pengelolaan Keuangan Jatim Tetap Akuntabel dan Transparan Gubernur Khofifah Launching Kakak Tangguh, Wujudkan Gerakan Satu Keluarga Satu Sarjana Berkualitas di Jawa Timur Raih Peringkat Pertama Nasional di Semua Kategori SCImago 2026, RSUD Dr. Soetomo Jadi Kebanggaan Jawa Timur dan Indonesia Gubernur Khofifah: Perempuan Tarekat Adalah Ujung Tombak Penguatan Spiritual, Pendidikan Karakter, dan Solusi Problematika Sosial Gubernur Khofifah Sebut Munas-Konbes NU 2026 Jadi Forum Strategis Merumuskan Solusi Keagamaan dan Kebangsaan di Tengah Tantangan Zaman

Politik & Pemerintahan

Presiden Prabowo: Indonesia Butuh Eropa yang Kuat, Dunia Butuh Stabil

badge-check


Presiden Prabowo: Indonesia Butuh Eropa yang Kuat, Dunia Butuh Stabil Perbesar

Brussel — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan pertemuan dengan Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen, di kantor pusat Uni Eropa, Berlaymont Building, Brussel, Belgia, Minggu (13/7/2025).

Pertemuan ini menghasilkan kesepakatan strategis yang menandai babak baru dalam hubungan bilateral Indonesia dan Uni Eropa.

Dalam keterangan pers bersama, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari Komisi Eropa, meskipun pertemuan berlangsung pada hari Minggu. Ia menilai hal tersebut sebagai bentuk komitmen dan keseriusan kedua belah pihak dalam memperkuat kemitraan strategis.

“Ini adalah kehormatan besar. Pertemuan ini mencerminkan betapa pentingnya hubungan antara Indonesia dan Uni Eropa,” ujar Presiden Prabowo.

Presiden juga menegaskan pentingnya peran Eropa dalam ilmu pengetahuan, teknologi, dan keuangan global. Ia menyebut kemitraan antara Uni Eropa dan Indonesia, yang merupakan anggota penting ASEAN, akan berkontribusi pada stabilitas ekonomi dan geopolitik dunia.

“Eropa adalah pemimpin dalam banyak bidang. Dengan sumber daya strategis yang dimiliki Indonesia, kolaborasi ini akan berdampak signifikan terhadap stabilitas global,” tambahnya.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo mengungkapkan kepuasannya atas berbagai capaian hasil diskusi antara menteri Indonesia dan komisioner Uni Eropa. Ia juga menekankan pentingnya kehadiran Eropa yang lebih aktif di Asia Tenggara.

“Kami di Asia Tenggara melihat Eropa sebagai mitra utama dalam menjaga stabilitas dan kemajuan global. Kami ingin melihat Eropa yang kuat, dan kami ingin menjadi mitra strategis Eropa,” ujarnya.

Presiden Prabowo menutup pernyataannya dengan harapan agar implementasi dari perjanjian yang disepakati dapat segera dijalankan dan ditandatangani secara resmi.

Pertemuan bilateral ini mempertegas posisi Indonesia dan Uni Eropa sebagai mitra global yang saling melengkapi, baik dalam aspek ekonomi, politik, maupun keamanan internasional.

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Tegaskan Pentingnya Detail Plan dan Macro Policy dalam Penguatan Tata Kelola Pemerintahan

23 June 2026 - 09:23 WIB

Pendapatan Daerah Tembus Rp29,88 Triliun, Gubernur Khofifah Tegaskan Pengelolaan Keuangan Jatim Tetap Akuntabel dan Transparan

23 June 2026 - 03:24 WIB

Jatim Catat Partisipasi ASN Tertinggi dalam Program E-Learning Integritas, KPK RI Berikan Penghargaan kepada Gubernur Khofifah

17 June 2026 - 10:56 WIB

Berita Populer di Politik & Pemerintahan