Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah dan Presiden Prabowo Hadiri Peringatan 100 Tahun Gontor, Apresiasi Kontribusi Pendidikan Pesantren bagi Bangsa Pemprov Jatim Salurkan Air Bersih dan Sarana Penampungan, Gubernur Khofifah Perkuat Mitigasi Kekeringan Sholat Istisqa’ Dipimpin Syaikh Muhammad Fadhil Al Jailani, Gubernur Khofifah Mohon Hujan Rahmat untuk Jatim Pasar Murah Hadir di Desa Kedungdung Sampang, Gubernur Khofifah Pastikan Kebutuhan Pokok Terjangkau Kekeringan Meluas di Jatim, Gubernur Khofifah Dorong Pencarian Sumber Air Permanen hingga Pembangunan Embung Gubernur Khofifah Apresiasi Mega Science Center Jatim Park, Hadirkan Ruang Belajar Interaktif Berbasis AI dan STEM

Ekonomi & Bisnis

Produksi Beras Awal 2026 Melampaui Konsumsi, Indonesia Punya Cadangan Besar

badge-check


Produksi Beras Awal 2026 Melampaui Konsumsi, Indonesia Punya Cadangan Besar Perbesar

Jakarta — Pemerintah memastikan ketahanan pangan nasional tetap kuat ditopang oleh produksi beras nasional yang stabil dan melampaui kebutuhan konsumsi masyarakat Indonesia. Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional, Andi Amran Sulaiman, menyampaikan bahwa produksi beras nasional per bulan pada awal tahun 2026 berkisar antara 2,6 hingga 5,7 juta ton, jauh melampaui rata‑rata konsumsi nasional sekitar 2,59 juta ton per bulan. Angka ini menunjukkan bahwa sektor pertanian tetap produktif dan mampu menjamin pasokan beras domestik.

Berdasarkan data terbaru per Maret 2026, total ketersediaan stok beras nasional mencapai hampir 28 juta ton, yang terdiri dari stok pemerintah yang dikelola Perum Bulog, stok di masyarakat, serta hasil panen padi yang siap diproses. Dengan kondisi tersebut, pemerintah memperkirakan stok beras nasional dapat memenuhi kebutuhan hingga sekitar 324 hari ke depan atau hampir 11 bulan, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap pasokan pangan keseluruhan.

Produksi beras yang terus berjalan dan stok yang kuat menjadi bukti bahwa ketahanan pangan Indonesia berada dalam keadaan aman dan terkendali, bahkan di tengah tantangan perubahan iklim dan dinamika global. Proyeksi produksi beras dari Januari hingga Mei 2026 diperkirakan mencapai sekitar 16,92 juta ton, yang menunjukkan tren yang sangat positif bagi pasokan pangan nasional.

📌 Sumber Berita : Infopublik

Baca Lainnya

Pasar Murah Hadir di Desa Kedungdung Sampang, Gubernur Khofifah Pastikan Kebutuhan Pokok Terjangkau

18 September 2026 - 09:51 WIB

Gubernur Khofifah Terima Investor Dubai dan Tiongkok, Bahas Percepatan Pembangunan Kawasan Industri Bangkalan

14 September 2026 - 01:42 WIB

Gubernur Khofifah Paparkan Proyeksi Pendapatan Jatim Rp26,4 Triliun, Dorong Penguatan Fiskal dan Digitalisasi Pajak

13 September 2026 - 10:00 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis