Menu ✖

Dark Mode
Gubernur Khofifah Optimis Produk UKM Jatim Mampu Bersaing dan Berjaya di Pasar Internasional Gubernur Khofifah Berbelasungkawa atas Wafatnya Mantan PM Jepang Yasuo Fukuda Perkuat Transportasi Inklusif di Malang Raya, Gubernur Khofifah Buka Rute Baru Trans Jatim Koridor II Di AMSI Awards 2026, Gubernur Khofifah Ingatkan Kejujuran Media di Era Post-Truth Capai Akreditasi Internasional JCI Ketiga Kalinya, RSUD Dr Soetomo Dipuji Gubernur Khofifah Perkuat Komunikasi dan Ruang Aman Pesantren, Halaqah Santri Digital Jatim 2026 Siapkan Deklarasi Bersama

Politik & Pemerintahan

Reshuffle Kabinet Prabowo, Ini Penjelasan Mensesneg Soal Kekosongan Jabatan

badge-check


Reshuffle Kabinet Prabowo, Ini Penjelasan Mensesneg Soal Kekosongan Jabatan Perbesar

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto melantik empat menteri dan satu wakil menteri Kabinet Merah Putih untuk sisa masa jabatan periode 2024–2029, di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/9/2025).

Dalam pelantikan tersebut, disampaikan bahwa Budi Gunawan selaku Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) serta Dito Ariotedjo sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) telah menyelesaikan masa tugasnya. Namun, hingga saat ini, kedua jabatan tersebut belum diisi secara definitif.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, menjelaskan bahwa untuk sementara, posisi Menko Polkam akan dijabat oleh pejabat ad interim yang akan ditunjuk langsung oleh Presiden.

“Berkenaan dengan posisi Menteri Koordinator Politik dan Keamanan, untuk sementara waktu memang Bapak Presiden belum menunjuk secara definitif siapa yang akan beliau tugaskan. Sehingga akan ditunjuk pejabat ad interim,” ujar Mensesneg usai pelantikan.

Ia menambahkan bahwa pengumuman resmi mengenai pejabat ad interim Menko Polkam akan disampaikan setelah penetapan ditandatangani.

Sementara itu, mengenai jabatan Menpora, Mensesneg menyampaikan bahwa pengganti Dito Ariotedjo tidak dapat hadir dalam pelantikan karena sedang berada di luar kota.

“Jadi, pengganti Menteri Pemuda dan Olahraga kebetulan sedang di luar kota, sehingga tidak bisa mengikuti pelantikan sore ini. Akan dijadwalkan kembali pada prosesi pelantikan berikutnya,” jelasnya.

Mensesneg menegaskan bahwa perubahan formasi di Kabinet Merah Putih merupakan hak prerogatif Presiden. Ia juga menyampaikan bahwa keputusan tersebut diambil setelah melalui proses evaluasi secara menyeluruh terhadap kinerja kabinet.

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah dan Kapolda Jatim Bertemu di Grahadi, Bahas Stabilitas Keamanan dan Kesejahteraan Warga

24 October 2026 - 02:13 WIB

Soroti Serapan 24,46 Juta Pekerja Jatim, Gubernur Khofifah Apresiasi Desk Ketenagakerjaan Polri Besutan Kapolri

17 October 2026 - 12:11 WIB

Gubernur Khofifah Sambut Kembalinya Dua Putra Daerah Jatim dalam Acara Kenal Pamit Kapolda di Surabaya

14 October 2026 - 07:07 WIB

Berita Populer di Politik & Pemerintahan