Menu

Dark Mode
Pelabuhan Hijau dan Cerdas Perkuat Daya Saing Logistik, Gubernur Khofifah Nyatakan Kesiapan Jawa Timur Lantik Enam Pejabat Baru, Gubernur Khofifah Dorong Percepatan Digitalisasi dan Penguatan Integritas Birokrasi Gubernur Khofifah Apresiasi Dukungan DPRD, Pengelolaan APBD Jatim 2025 Dinilai Transparan dan Akuntabel Pengukuhan MUI Jawa Timur Jadi Momentum Penguatan Sinergi Ulama dan Umara, Gubernur Khofifah Soroti Tantangan Sosial di Era Digital Gubernur Khofifah Sebut Salak Madu Wonoagung Berpotensi Menjadi Ikon Hortikultura Jawa Timur dengan Prospek Pasar yang Menjanjikan Gubernur Khofifah Ingatkan Siswa Tidak Takut Melapor Jika Mengalami Kekerasan, Perundungan, maupun Kekerasan di Ruang Digital

Ekonomi & Bisnis

Rupiah Mendekati Rp17.000, LPS Nilai Pelemahan Sementara

badge-check


Rupiah Mendekati Rp17.000, LPS Nilai Pelemahan Sementara Perbesar

Jakarta — Nilai tukar rupiah sempat mengalami tekanan dan bergerak mendekati level Rp17.000 per dolar Amerika Serikat. Namun, otoritas moneter menilai pelemahan tersebut bersifat sementara dan optimistis rupiah akan kembali menguat seiring membaiknya sentimen pasar serta kuatnya fundamental ekonomi nasional.

Kepala Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa tekanan terhadap rupiah lebih dipengaruhi faktor eksternal, terutama dinamika ekonomi global dan kebijakan moneter negara maju. Menurutnya, kondisi tersebut tidak mencerminkan pelemahan fundamental ekonomi Indonesia.

“Pelemahan rupiah lebih disebabkan oleh faktor global. Fundamental ekonomi domestik masih cukup kuat dan stabil,” ujar Purbaya.

Ia menegaskan bahwa stabilitas ekonomi Indonesia tetap terjaga, ditopang oleh pertumbuhan ekonomi yang solid, inflasi yang terkendali, serta ketahanan sistem keuangan nasional. Kondisi tersebut menjadi modal penting bagi pemulihan dan penguatan nilai tukar rupiah ke depan.

Purbaya juga menilai langkah-langkah kebijakan yang ditempuh Bank Indonesia bersama pemerintah sudah berada di jalur yang tepat. Koordinasi kebijakan fiskal dan moneter dinilai efektif dalam menjaga stabilitas nilai tukar serta mempertahankan kepercayaan pelaku pasar.

Dengan fundamental ekonomi yang tetap kuat dan respons kebijakan yang terukur, Purbaya optimistis pergerakan rupiah akan kembali stabil dan menguat seiring meredanya tekanan global dan meningkatnya keyakinan investor terhadap prospek perekonomian Indonesia.

Sumber: AntaraNews.com

Baca Lainnya

Pelabuhan Hijau dan Cerdas Perkuat Daya Saing Logistik, Gubernur Khofifah Nyatakan Kesiapan Jawa Timur

15 July 2026 - 09:52 WIB

Gubernur Khofifah Apresiasi Dukungan DPRD, Pengelolaan APBD Jatim 2025 Dinilai Transparan dan Akuntabel

14 July 2026 - 12:02 WIB

Gubernur Khofifah Sebut Salak Madu Wonoagung Berpotensi Menjadi Ikon Hortikultura Jawa Timur dengan Prospek Pasar yang Menjanjikan

14 July 2026 - 01:21 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis