Menu

Dark Mode
Gelar Pasar Murah di Ngawi, Gubernur Khofifah Perkuat Upaya Pengendalian Inflasi dan Stabilitas Harga Pangan Film Animasi Garuda di Dadaku Bawa Pesan Positif tentang Kebersamaan dan Nasionalisme Indonesia Tingkatkan Kolaborasi Internasional Bersama Eurasia untuk Mendukung Infrastruktur Rendah Emisi dan Berkelanjutan Menaker Dorong Peningkatan Kompetensi SDM dan Tata Kelola untuk Mendukung Ekosistem Ketenagakerjaan yang Adaptif Bappenas dan GGGI Perkuat Kemitraan Pembangunan Hijau melalui Peluncuran Green Indonesia Future Initiative Tinjau SMAN 4 dan SMKN 1 Madiun, Gubernur Khofifah Cek Langsung Pelaksanaan Verifikasi SPMB

Sosial & Budaya

Sekjen Kemkomdigi: Agentic AI Strategis untuk Kebijakan Publik Presisi

badge-check


Sekjen Kemkomdigi: Agentic AI Strategis untuk Kebijakan Publik Presisi Perbesar

Jakarta – Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menilai pemanfaatan agentic artificial intelligence (agentic AI) memiliki peran strategis dalam mendukung perumusan kebijakan publik yang lebih presisi. Teknologi ini dinilai mampu membantu pemerintah dalam menganalisis data secara mendalam serta menghasilkan rekomendasi kebijakan yang lebih akurat dan berbasis bukti.

Sekjen Kemkomdigi menjelaskan bahwa agentic AI memiliki kemampuan untuk bekerja secara adaptif dan mandiri dalam mengolah data dalam skala besar. Dengan kemampuan tersebut, pemerintah dapat memperoleh gambaran yang lebih komprehensif terhadap permasalahan publik, sehingga kebijakan yang dihasilkan dapat lebih tepat sasaran dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Pemanfaatan agentic AI juga dinilai sejalan dengan agenda transformasi digital pemerintah. Teknologi ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengambilan keputusan, mempercepat proses analisis kebijakan, serta memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis data.

Namun demikian, Sekjen Kemkomdigi menegaskan bahwa penerapan teknologi kecerdasan buatan dalam kebijakan publik harus tetap memperhatikan aspek etika, keamanan data, dan perlindungan privasi. Penguatan regulasi dan kapasitas sumber daya manusia menjadi faktor penting agar pemanfaatan AI dapat berjalan secara bertanggung jawab.

Pemerintah berkomitmen untuk terus mendorong pemanfaatan teknologi digital, termasuk agentic AI, dalam mendukung pembangunan nasional. Dengan pemanfaatan teknologi yang tepat, diharapkan kebijakan publik dapat dirumuskan secara lebih presisi, efektif, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Sumber: Infopublik.id

Baca Lainnya

Film Animasi Garuda di Dadaku Bawa Pesan Positif tentang Kebersamaan dan Nasionalisme

6 June 2026 - 00:40 WIB

Tinjau SMAN 4 dan SMKN 1 Madiun, Gubernur Khofifah Cek Langsung Pelaksanaan Verifikasi SPMB

5 June 2026 - 12:26 WIB

Penguatan Jejak Peradaban Majapahit dan Kepahlawanan Jadi Fokus Pertemuan Gubernur Khofifah dengan Putra Bung Tomo

5 June 2026 - 06:29 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya