Menu

Dark Mode
Jaga Sungai, Jaga Kehidupan, Gubernur Khofifah Dorong Partisipasi Masyarakat Lestarikan Ekosistem Gubernur Khofifah Bersama Deputi Bank Indonesia Lepas Ratusan Peserta Gowes Nusantara 2026 di Surabaya Kuasai Hampir Separuh Mangrove Jawa, Gubernur Khofifah Minta Momen Hari Mangrove Sedunia Jadi Aksi Nyata Kolaboratif Diperkuat Simulasi Standar Internasional, Gubernur Khofifah Targetkan Kontingen LKS Jatim Raih Minimal 20 Emas Jawa Timur Kembali Pimpin Nasional Nilai Transaksi Ekonomi KTH, Gubernur Khofifah Perkuat Hilirisasi dan Akses Pasar Produk Indonesia Kuasai Rak Indo Market Hong Kong, Gubernur Khofifah Ajak UMKM Jatim Tingkatkan Daya Saing Global

Sosial & Budaya

Stabilitas Ekonomi dan Penguatan Investasi Jadi Fokus Pemerintah dalam Menopang Pertumbuhan Nasional

badge-check


Stabilitas Ekonomi dan Penguatan Investasi Jadi Fokus Pemerintah dalam Menopang Pertumbuhan Nasional Perbesar

Jakarta, Petik – Pemerintah menatap tahun 2027 dengan optimisme tinggi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional yang lebih kuat dan berkelanjutan. Keyakinan tersebut didukung oleh semakin eratnya sinergi antara kebijakan fiskal dan moneter yang menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas sekaligus mendorong ekspansi ekonomi di tengah dinamika global.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan, koordinasi yang solid antara pemerintah dan Bank Indonesia menjadi kunci dalam menciptakan iklim ekonomi yang kondusif. Kebijakan fiskal akan difokuskan untuk meningkatkan produktivitas, memperkuat daya saing nasional, serta mendukung berbagai program prioritas pembangunan. Sementara itu, kebijakan moneter tetap diarahkan untuk menjaga stabilitas harga dan ketahanan sistem keuangan.

Dalam Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) 2027, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi melalui penguatan investasi, peningkatan konsumsi domestik, pengembangan industri bernilai tambah, serta percepatan transformasi ekonomi di sektor-sektor strategis. Langkah tersebut juga didukung dengan upaya menjaga inflasi tetap terkendali dan memperkuat fondasi sektor keuangan nasional.

Pemerintah menilai stabilitas makroekonomi yang terjaga akan menjadi modal penting dalam menarik investasi baru dan membuka lebih banyak lapangan kerja. Karena itu, koordinasi kebijakan fiskal dan moneter akan terus diperkuat agar mampu merespons berbagai tantangan ekonomi global maupun domestik secara cepat dan efektif.

Selain menjaga stabilitas, sinergi kedua instrumen kebijakan tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan daya tahan ekonomi Indonesia terhadap berbagai gejolak eksternal. Dengan fundamental ekonomi yang dinilai tetap kuat, Indonesia memiliki peluang besar untuk mempertahankan momentum pertumbuhan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara lebih merata.

Ke depan, pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkualitas melalui peningkatan produktivitas nasional, penguatan sektor-sektor strategis, serta berbagai kebijakan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan dunia usaha.

Sumber: InfoPublik

Baca Lainnya

Jaga Sungai, Jaga Kehidupan, Gubernur Khofifah Dorong Partisipasi Masyarakat Lestarikan Ekosistem

27 July 2026 - 03:14 WIB

Gubernur Khofifah Bersama Deputi Bank Indonesia Lepas Ratusan Peserta Gowes Nusantara 2026 di Surabaya

26 July 2026 - 09:42 WIB

Kuasai Hampir Separuh Mangrove Jawa, Gubernur Khofifah Minta Momen Hari Mangrove Sedunia Jadi Aksi Nyata Kolaboratif

26 July 2026 - 01:31 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya