Menu ✖

Dark Mode
Hasil Misi Dagang Makassar Rp5,693 Triliun, Gubernur Khofifah Tegaskan Pentingnya Tumbuh Bersama Gubernur Khofifah Tegaskan Pentingnya Sinergi Pemprov dan BAZNAS dalam Program Rutilahu Gubernur Khofifah Dorong Investasi Ekologis Lewat Penanaman 8.100 Mangrove Berbuah Rekor MURI Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp1 Juta per Murid dan Tanam 100 Pohon di Kota Probolinggo Gubernur Khofifah Sapa Warga Paciran Lamongan dan Serahkan Bantuan Pangan Gratis di Pasar Murah ke-220 Gubernur Khofifah Hadir Langsung di Pronojiwo Lumajang, Serahkan Santunan dan Bantuan Renovasi Rumah Terdampak Longsor

Ekonomi & Bisnis

Tak Main-main, Menteri KKP Bertindak Tegas pada Kontraktor Proyek KNMP

badge-check


Tak Main-main, Menteri KKP Bertindak Tegas pada Kontraktor Proyek KNMP Perbesar

Yogyakarta – Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono meninjau secara langsung pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di sejumlah wilayah Pulau Jawa. Hingga saat ini, progres pembangunan rata-rata telah melampaui 90 persen.

Dalam peninjauan tersebut, Menteri Trenggono meminta pihak kontraktor segera melakukan perbaikan apabila menemukan hasil pekerjaan yang dinilai belum memenuhi standar. Ia menegaskan tidak memberikan toleransi terhadap kualitas pekerjaan, karena aspek detail sangat menentukan mutu bangunan.

“Tadi saya melihat masih ada beberapa pekerjaan yang kualitasnya perlu diperbaiki. Saya minta kontraktor segera melakukan pembenahan,” ujar Menteri Trenggono usai meninjau pembangunan KNMP di Desa Poncosari, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (2/1/2026).

Kampung Nelayan Merah Putih Poncosari dilengkapi berbagai fasilitas perikanan yang disiapkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), mulai dari infrastruktur bangunan, sarana prasarana rantai dingin, hingga alat penangkapan ikan. Infrastruktur bangunan tersebut mencakup kantor pengelola, kios perbekalan, gudang beku, pabrik es, shelter coolbox, bengkel nelayan, balai nelayan, sentra kuliner, serta tempat perbaikan jaring.

Sementara itu, fasilitas rantai dingin meliputi mesin gudang beku portabel, pabrik es portabel, kendaraan berpendingin, serta puluhan unit coolbox. Adapun sarana penangkapan ikan terdiri dari 10 unit kapal berkapasitas di atas 5 GT, 100 unit mesin kapal, serta ratusan alat tangkap ramah lingkungan.

Dalam rangkaian kunjungan kerja tersebut, Menteri Trenggono juga memastikan seluruh fasilitas perikanan nantinya siap dikelola oleh Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih. Sebelum mengunjungi Poncosari, ia telah lebih dahulu meninjau lokasi KNMP di Kabupaten Purworejo, Kabupaten Pati, dan Cirebon.

Ia juga menyampaikan rencana untuk mengecek progres pembangunan KNMP di wilayah Indonesia timur, dengan target penyelesaian pada Januari 2026. Program ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan nelayan secara signifikan, seperti yang telah terjadi di Biak, Papua, sehingga nilai tukar nelayan turut meningkat.

Ketua Tim Koordinasi Pelaksanaan Pembangunan KNMP, Trian Yunanda, menambahkan bahwa dari total 65 lokasi pembangunan KNMP tahap pertama tahun 2025, beberapa di antaranya telah rampung sepenuhnya, termasuk di Kabupaten Toli-Toli, Sulawesi Selatan.

Sebagian besar lokasi lainnya masih diselesaikan secara bertahap dengan target rampung pada akhir Januari 2026. Namun, untuk beberapa lokasi yang terdampak bencana alam seperti banjir dan longsor, penyelesaian ditargetkan paling lambat pada Februari 2026.

“Kami terus mempercepat prosesnya agar seluruh pembangunan selesai akhir Januari. Memang ada pengecualian untuk beberapa daerah yang terdampak bencana, seperti Langsa, Bireun, Aceh Utara, dan Padang Pariaman. Meski begitu, kami tetap berkoordinasi dengan kontraktor dan pemerintah daerah agar bisa selesai pada Januari,” ujar Trian.

Sebagai informasi, Kementerian Kelautan dan Perikanan mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,34 triliun untuk pembangunan 65 Kampung Nelayan Merah Putih di berbagai wilayah Indonesia. Program ini bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi desa nelayan melalui peran aktif koperasi dan partisipasi masyarakat.

Baca Lainnya

Hasil Misi Dagang Makassar Rp5,693 Triliun, Gubernur Khofifah Tegaskan Pentingnya Tumbuh Bersama

5 November 2026 - 01:50 WIB

Gubernur Khofifah Sapa Warga Paciran Lamongan dan Serahkan Bantuan Pangan Gratis di Pasar Murah ke-220

3 November 2026 - 06:24 WIB

Gelar Pasar Murah ke-218 di Mojoagung, Gubernur Khofifah Ringankan Beban Pengeluaran Warga Jombang

1 November 2026 - 06:49 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis