Menu ✖

Dark Mode
350 SMK Serentak Layani Servis Gratis 8.100 Sepeda Motor, Gubernur Khofifah: Vokasi Harus Dekat dengan Praktik Pasar Murah Jadi Ruang Belanja Hemat Sekaligus Promosi Produk Lokal, Gubernur Khofifah Dorong UMKM Terus Tumbuh Dari Ketahanan Menuju Kedaulatan Pangan, Gubernur Khofifah Perkuat Mekanisasi Pertanian di Jatim Gubernur Khofifah: Bantuan Harus Jadi Pengungkit Ketahanan Ekonomi dan Kemandirian Keluarga Kenang Jasa Gubernur Pertama Jawa Timur, Gubernur Khofifah Dorong Keteladanan Kepemimpinan di Era Kini Semarak Hari Jadi ke-81 Jatim, Gubernur Khofifah Bagikan Bantuan Pangan dan Hadiah di Mojokerto-Blitar

Ekonomi & Bisnis

THR dan BHR Idulfitri Jadi Bagian Paket Stimulus Ekonomi Nasional

badge-check


THR dan BHR Idulfitri Jadi Bagian Paket Stimulus Ekonomi Nasional Perbesar

Jakarta, Petik — Pemerintah Republik Indonesia memastikan bahwa pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) dan Bonus Hari Raya (BHR) menjelang Idulfitri 1447 H/2026 M dirancang tidak hanya sebagai tradisi, tetapi juga sebagai langkah strategis untuk menjaga daya beli masyarakat selama Ramadan dan menjelang Lebaran. Kebijakan ini diharapkan dapat memperkuat konsumsi rumah tangga serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya pada kuartal pertama tahun ini.

Pemerintah telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp55 triliun untuk pencairan THR yang akan diberikan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN), termasuk Pegawai Negeri Sipil (PNS), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), personel TNI, anggota Polri, serta para pensiunan. Pencairan ini dijadwalkan lebih awal, pada awal bulan puasa Ramadan, agar penerima dapat segera memanfaatkannya untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan persiapan Lebaran.

Selain THR, Bonus Hari Raya (BHR) juga disiapkan untuk pekerja sektor informal, termasuk mitra pengemudi ojek daring (ojol), sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap kelompok pekerja nonformal yang berperan penting dalam mobilitas masyarakat selama Ramadan dan Lebaran.

Kebijakan THR dan BHR ini menjadi bagian dari stimulus ekonomi nasional, yang juga mencakup berbagai program pendukung konsumsi dan stimulus fiskal lainnya. Tujuannya adalah untuk mengantisipasi tekanan inflasi serta memberikan ruang bagi masyarakat untuk merencanakan pengeluaran mereka dengan lebih matang menjelang perayaan Idulfitri.

Baca Lainnya

Pasar Murah Jadi Ruang Belanja Hemat Sekaligus Promosi Produk Lokal, Gubernur Khofifah Dorong UMKM Terus Tumbuh

7 October 2026 - 06:36 WIB

Semarak Hari Jadi ke-81 Jatim, Gubernur Khofifah Bagikan Bantuan Pangan dan Hadiah di Mojokerto-Blitar

6 October 2026 - 01:37 WIB

Gubernur Khofifah Dorong KCL Singhasari Cetak Talenta Internasional untuk Perkuat Ekosistem Digital Indonesia

3 October 2026 - 12:36 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis