Menu

Dark Mode
Jembatan Perintis Garuda Genjeng Hubungkan 40 Desa, Gubernur Khofifah Optimistis Mobilitas Warga Makin Lancar Gubernur Khofifah Buka Kesempatan bagi 4.000 Warga Ikuti Upacara Kemerdekaan di Gedung Negara Grahadi IKA UNAIR Didorong Jadi Penggerak Kolaborasi Lintas Daerah hingga Internasional, Gubernur Khofifah: Jejaring adalah Kekuatan Besar Raih Anugerah Bintang LVRI, Khofifah Tekankan Semangat Veteran Harus Diwujudkan dalam Pengabdian Masa Kini Pendapatan Jatim Ditargetkan Rp26,49 Triliun dalam P-APBD 2026, Gubernur Khofifah Perkuat Belanja Pelayanan Publik Perkuat Perdagangan Antarwilayah, Gubernur Khofifah Catatkan Transaksi Rp2,529 Triliun Bersama Kalimantan Barat

Berita

Tingkatkan Literasi Digital, Yuliati Nugrahani Warsubi Serukan Perang terhadap Hoaks

badge-check


Tingkatkan Literasi Digital, Yuliati Nugrahani Warsubi Serukan Perang terhadap Hoaks Perbesar

JOMBANG – Bunda Literasi Kabupaten Jombang, Yuliati Nugrahani Warsubi, kembali menunjukkan komitmennya dalam mengangkat kualitas literasi masyarakat di era digital. Melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Literasi Informasi, Yuliati memimpin gerakan besar untuk mencetak masyarakat yang kritis, melek digital, dan kebal terhadap disinformasi.

Kegiatan yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Jombang ini berlangsung di Ruang Bung Tomo, Kantor Pemkab Jombang, Rabu (10/9). Ratusan peserta yang terdiri dari guru, pustakawan, pengelola perpustakaan sekolah, dan pegiat literasi komunitas hadir untuk belajar bersama para pakar literasi informasi.

“Di tengah derasnya arus informasi, kemampuan menyaring dan mengevaluasi informasi itu penting. Masyarakat harus dibekali keterampilan literasi digital agar tidak mudah terjebak hoaks,” tegas Yuliati Nugrahani Warsubi.

Bekal Jurus Anti Disinformasi

Dalam Bimtek ini, peserta mendapat materi tentang teknik mengakses, menilai, dan memanfaatkan informasi secara bijak. Narasumber Agus Santoso dari Perpustakaan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya dan Dedy Dwi Putra dari Universitas Islam Negeri (UIN) Malang mengupas strategi membangun masyarakat unggul berbasis literasi informasi serta cara menganalisis dan mendiseminasikan informasi yang sehat.

Yuliati menekankan bahwa literasi digital bukan hanya keterampilan teknis, tetapi juga fondasi untuk membangun masyarakat yang kritis, tangguh, dan peduli pada kebenaran. Menurutnya, literasi informasi yang kuat akan membantu menjaga demokrasi, memperkuat ketahanan sosial, sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan.

Komitmen Berkelanjutan

Sejak memperoleh sebutan Bunda Literasi, Yuliati Nugrahani Warsubi dikenal aktif memimpin berbagai program literasi, mulai dari penguatan perpustakaan sekolah, pelatihan guru, hingga pembinaan komunitas baca. Bimtek literasi ini menjadi bukti nyata bahwa literasi di Jombang bukan hanya urusan membaca buku, melainkan membentuk cara pandang kritis di tengah gempuran informasi digital.

“Kami ingin masyarakat Jombang tidak hanya cakap digital, tapi juga cerdas memilih dan menyebarkan informasi,” ujar Yuliati.

Harapan untuk Jombang

Pelatihan berkelanjutan seperti ini, Yuliati berharap Jombang dapat menjadi kabupaten pelopor literasi digital di Jawa Timur. Ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama memperkuat budaya literasi agar masyarakat semakin tahan terhadap pengaruh negatif informasi palsu dan lebih percaya pada data serta sumber yang kredibel. 

Ke depan, Bunda Literasi juga berencana memperluas program ini hingga ke tingkat desa agar manfaatnya lebih merata dan menjangkau lapisan masyarakat paling bawah. ***

Kreator: Pliplo Society

Baca Lainnya

Pendapatan Jatim Ditargetkan Rp26,49 Triliun dalam P-APBD 2026, Gubernur Khofifah Perkuat Belanja Pelayanan Publik

12 August 2026 - 01:55 WIB

Gebyar Seni Jadi Puncak Perpisahan Mahasiswa KPM 08 dan Warga Desa Pandanblole

8 August 2026 - 23:35 WIB

Gubernur Khofifah Terima Dubes Maroko di Grahadi, Buka Peluang Beasiswa hingga Investasi bagi Jawa Timur

4 August 2026 - 03:10 WIB

Berita Populer di Politik & Pemerintahan