Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Gaungkan Kembali Seruan Perdamaian di Harlah ke-80 Muslimat NU Kalbar Peringatan Hari Pramuka ke-65, Gubernur Khofifah Tekankan Pentingnya Regenerasi Pelaku Pertanian Jembatan Perintis Garuda Genjeng Hubungkan 40 Desa, Gubernur Khofifah Optimistis Mobilitas Warga Makin Lancar Gubernur Khofifah Buka Kesempatan bagi 4.000 Warga Ikuti Upacara Kemerdekaan di Gedung Negara Grahadi IKA UNAIR Didorong Jadi Penggerak Kolaborasi Lintas Daerah hingga Internasional, Gubernur Khofifah: Jejaring adalah Kekuatan Besar Raih Anugerah Bintang LVRI, Khofifah Tekankan Semangat Veteran Harus Diwujudkan dalam Pengabdian Masa Kini

Politik & Pemerintahan

TNI-Polri Bergerak Pulihkan Keamanan Pascaaksi Anarkis

badge-check


TNI-Polri Bergerak Pulihkan Keamanan Pascaaksi Anarkis Perbesar

Jakarta – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memastikan TNI-Polri segera mengambil langkah nyata di lapangan untuk memulihkan keamanan menyusul maraknya aksi anarkis di sejumlah daerah.

“Terjadi kegelisahan dan ketakutan di masyarakat. Karena itu, TNI-Polri akan segera bergerak untuk memulihkan situasi,” ujar Kapolri didampingi Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto di Kopi Koneng, Bojongkoneng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, usai menghadiri pertemuan dengan Presiden Prabowo, Sabtu (30/8/2025).

Menurut Kapolri, aksi yang awalnya berupa penyampaian aspirasi kini telah berkembang menjadi tindakan pidana.

“Pembakaran gedung, fasilitas umum, penyerangan markas, itu semua jelas bukan aksi damai,” tegasnya.

Ia menambahkan, sesuai arahan Presiden Prabowo, aparat keamanan akan mengambil langkah tegas untuk menjaga kepentingan masyarakat luas.

Kapolri juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang karena penanganan akan dilakukan secara profesional dan sesuai aturan hukum.

“Semua langkah akan diambil secara terukur demi memastikan masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan aman,” kata dia.

Lebih lanjut, Kapolri menegaskan kembali bahwa perlindungan kepada publik menjadi prioritas utama aparat keamanan.

“Yang kami jaga adalah kepentingan masyarakat agar tidak terganggu,” ungkap dia.

Pada kesempatan yang sama, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh ajakan yang dapat memecah belah persatuan.

“Kita selesaikan masalah dengan musyawarah, bukan kekerasan,” ujar dia.

Baca Lainnya

Pendapatan Jatim Ditargetkan Rp26,49 Triliun dalam P-APBD 2026, Gubernur Khofifah Perkuat Belanja Pelayanan Publik

12 August 2026 - 01:55 WIB

Gubernur Khofifah Terima Dubes Maroko di Grahadi, Buka Peluang Beasiswa hingga Investasi bagi Jawa Timur

4 August 2026 - 03:10 WIB

Lantik Enam Pejabat Baru, Gubernur Khofifah Dorong Percepatan Digitalisasi dan Penguatan Integritas Birokrasi

15 July 2026 - 01:49 WIB

Berita Populer di Politik & Pemerintahan