Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah dan Kapolri Listyo Sigit Peringati Hari Juang Polri, Hidupkan Kembali Nilai Perjuangan M. Jasin Kabiro Adpim Jatim: Humas Pemerintah Tak Cukup Menyampaikan Informasi, Harus Membangun Kepercayaan Publik Perkuat Respons Kemanusiaan, Gubernur Khofifah Kirim Logistik, Obat-Obatan hingga Tim Trauma Healing ke NTT Hubungan Jatim-Singapura Makin Produktif, Gubernur Khofifah Soroti Potensi Investasi dan Perdagangan Gubernur Khofifah Apresiasi Capaian JDIH Jatim, Dorong Layanan Informasi Hukum Semakin Terbuka dan Mudah Diakses Pengabdian ASN Diperkuat dengan Inovasi, Gubernur Khofifah Dorong SIKAP dan Pengelolaan Sampah Jadi Praktik Baik

Politik & Pemerintahan

Wagub Emil dan Rhenald Kasali Kompak Sebut LUF BPSDM Jatim 2025 Strategis Bagi Peningkatan Kinerja di Era Efisiensi

badge-check


Wagub Emil dan Rhenald Kasali Kompak Sebut LUF BPSDM Jatim 2025 Strategis Bagi Peningkatan Kinerja di Era Efisiensi Perbesar

SURABAYA, 7 Maret 2025 – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak membuka kegiatan "Leadership Update Forum (LUF) BPSDM Jatim yang dirangkai dengan Pembukaan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan I dan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Angkatan I Tahun 2025".

Leadership Update Forum (LUF) Tahun 2025 ini mengusung tema "Kepemimpinan Algoritma: Strategi Peningkatan Kinerja di Era Efisiensi" yang ditujukan bagi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan 
Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Jawa Timur. 

Menurut Emil, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan strategis mengenai penerapan algoritma dalam proses pengambilan keputusan, perencanaan kebijakan, dan pengelolaan sumber daya daerah. 

"Tema ini sangat relevan dengan tantangan kepemimpinan di era digital saat ini. Dimana pemanfaatan teknologi, data, dan kecerdasan buatan menjadi kunci utama dalam meningkatkan efektivitas pemerintahan," kata Emil. 

Menurut Emil, kepemimpinan algoritma bukan sekadar tentang pemanfaatan teknologi. Tetapi lebih dari itu, merupakan pendekatan strategis dalam pengambilan keputusan berbasis data yang akurat, sistematis, dan terukur. 

"Dengan pemanfaatan algoritma dalam kepemimpinan, pejabat dapat melakukan analisis data yang lebih mendalam, mengidentifikasi pola tren, serta merancang kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy) yang lebih tepat sasaran," jelasnya. 

Lebih lanjut, era efisiensi seperti saat ini, Emil mengatakan sumber daya yang tersedia harus dikelola dengan optimal. Maka, pendekatan berbasis algoritma memungkinkan pemimpin untuk membuat kebijakan yang lebih cerdas, responsif, dan adaptif terhadap dinamika yang berkembang. 

"Hal ini sejalan dengan tuntutan era modern yang menekankan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas dalam setiap kebijakan dan program pembangunan daerah," tuturnya. 

Dengan memahami dan memanfaatkan algoritma dalam kepemimpinan, Emil berharap para pejabat dapat mengoptimalkan efektivitas tata kelola pemerintahan yang berbasis data serta teknologi digital. 

"Manfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kompetensi kepemimpinan, membangun jejaring kerja yang solid, serta menginternalisasi nilai-nilai dasar ASN yang profesional dan berintegritas," tegasnya. 

"Dengan demikian, kita dapat bersama-sama membawa Jawa Timur menjadi provinsi yang lebih maju, inovatif, dan semakin berdaya saing" katanya. 

Senada dengan Wagub Emil, Founder Rumah Perubahan Rhenald Kasali mengatakan Leadership Update Forum yang diusung BPSDM Jatim ini merupakan hal yang strategis bagi peningkatan kinerja di era efisiensi. 

Untuk itu, lanjutnya, penggunaan algoritma bisa digunakan untuk peningkatan pelayanan publik di pemerintahan antara lain identifikasi dan analisis personalisasi. 

"Algoritma dapat digunakan untuk menentukan tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik," pungkasnya. 

Baca Lainnya

Kabiro Adpim Jatim: Humas Pemerintah Tak Cukup Menyampaikan Informasi, Harus Membangun Kepercayaan Publik

21 August 2026 - 04:09 WIB

Pengabdian ASN Diperkuat dengan Inovasi, Gubernur Khofifah Dorong SIKAP dan Pengelolaan Sampah Jadi Praktik Baik

19 August 2026 - 07:44 WIB

Pendapatan Jatim Ditargetkan Rp26,49 Triliun dalam P-APBD 2026, Gubernur Khofifah Perkuat Belanja Pelayanan Publik

12 August 2026 - 01:55 WIB

Berita Populer di Politik & Pemerintahan