Menu

Dark Mode
Pengabdian ASN Diperkuat dengan Inovasi, Gubernur Khofifah Dorong SIKAP dan Pengelolaan Sampah Jadi Praktik Baik Gubernur Khofifah Undang Anak-Anak yang Hormat Bendera dari Luar Grahadi, Teguhkan Semangat Nasionalisme Generasi Muda Usai Tuntaskan Tugas HUT ke-81 RI, Gubernur Khofifah Ajak Paskibraka Jatim Jadikan Pengalaman sebagai Bekal Kepemimpinan Gubernur Khofifah: Nasionalisme dan Persatuan Masyarakat Jatim Jadi Modal Kuat Wujudkan Indonesia Berdaulat HUT ke-81 RI di Grahadi, Gubernur Khofifah Ajak Jawa Timur Perkuat Kontribusi bagi Kedaulatan dan Kemajuan Indonesia Jawa Timur Bergerak untuk NTT, Gubernur Khofifah Kerahkan Tim SAR dan Tenaga Kesehatan serta Siapkan Bantuan Logistik

Ekonomi & Bisnis

World Expo 2025, Kolaborasi Multipihak Perkuat Nation Branding Indonesia di Mata Dunia

badge-check


World Expo 2025, Kolaborasi Multipihak Perkuat Nation Branding Indonesia di Mata Dunia Perbesar

Jakarta – Keikutsertaan Indonesia dalam World Expo 2025 adalah untuk ke-8 kalinya. Gelaran lima tahunan ini bertujuan untuk memperkuat nation branding Indonesia di mata dunia.

World Expo 2025 Osaka menjadi panggung bagi Indonesia mempromosikan investasi, perdagangan, dan pariwisata, serta memperkuat hubungan bilateral dengan Jepang dan negara lain.

Demikian disampaikan Kepala Biro Humas, Kearsipan, dan Tata Usaha Pimpinan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Ardian Budhi Nugroho dalam siaran pers yang diterima pada Jumat (23/5/2025).

Ajang kali ini dilaksanakan di Osaka, Jepang yang melibatkan 158 negara dan 7 organisasi internasional dan berlangsung dari 13 April hingga 13 Oktober 2025.

“Tidak hanya menjadi etalase keberagaman dan kemajuan bangsa, kehadiran Paviliun Indonesia juga menjadi pusat dialog dan kolaborasi lintas sektor,” kata Ardian Budhi Nugroho.

Ia memuturkan, melalui setiap forum bisnis, pertunjukan budaya, dan rolling exhibition, Indonesia menunjukkan semangat kegotongroyongan, kearifan dalam memelihara dan memajukan seni budaya, serta keterbukaan untuk menjalin kolaborasi yang luas untuk mendukung terwujudnya masa depan Indonesia sebagai negara yang maju, inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing global.

Sebagaimana pada pelaksanaan World Expo sebelumnya, partisipasi Indonesia di World Expo 2025 Osaka melibatkan kolaborasi berbagai pihak mulai dari pemerintah pusat dan daerah, swasta, asosiasi, komunitas kreatif, hingga individu yang menaruh perhatian untuk pemajuan budaya, pelestarian alam, dan transformasi ekonomi Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

Berdasarkan Keputusan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Nomor 269 Tahun 2023 tentang Tim Koordinasi Persiapan dan Pelaksanaan Keikutsertaan Pemerintah Republik Indonesia pada Expo 2025 Osaka, Kementerian PPN/Bappenas ditunjuk sebagai Responsible National Authority (RNA) yang bertugas mengkoordinasikan dan memastikan kesuksesan partisipasi Indonesia di ajang global yang digelar setiap lima tahunan ini.

“Proses persiapan World Expo 2025 Osaka ini sudah dimulai sejak tahun 2022, dengan pembangunan Paviliun Indonesia di atas lahan seluas 1.750 m2, pengisian interior dan penyiapan konten termasuk penyiapan film, yang dilaksanakan pada tahun 2024-2025,” ungkap Ardian.

Menurutnya, pengelolaan Paviliun Indonesia dan penyelenggaraan berbagai kegiatan seperti business forum, one-on-one meeting, rolling exhibition, dan cultural performance dilaksanakan selama enam bulan yaitu April-Oktober 2025.

Persiapan dan penyelenggaraan partisipasi Pemerintah Indonesia melalui Paviliun Indonesia didukung pendanaan APBN yang dianggarkan setiap tahun (2022-2025).

“Besaran anggaran ini tidak bisa dibandingkan dengan anggaran tahunan satu kementerian, karena merupakan satu siklus keseluruhan partisipasi di World Expo 2025 Osaka,” ucap Ardian.

Pembangunan kolaborasi dalam penyiapan dan penyelenggaraan berbagai kegiatan di Paviliun Indonesia juga menjadi misi dari partisipasi Pemerintah Indonesia di World Expo 2025 Osaka.

Dukungan yang berasal dari berbagai pihak antara lain Astra International, KAPPI, Royal Golden Eagle, Artha Graha Peduli, Indofood, dan Japfa, serta Didit Hediprasetyo Foundation (DHF) telah meningkatkan kemampuan presentasi Paviliun Indonesia sehingga mampu menarik pengunjung lebih dari 500.000 orang di hari ke-39 penyelenggaranya.

“Salah satu kontribusi yang signifikan adalah komitmen DHF yang dengan pembiayaan sendiri telah membantu mengkurasi desain pameran dan kegiatan seperti rolling exhibiton dan cultural performance sehingga Paviliun Indonesia mampu menunjukkan kekayaan dan keunggulan seni budaya, serta pemajuannya di ajang internasional,” pungkas Ardian.

Baca Lainnya

Pasar Murah dan Pembagian Bendera Meriahkan HUT ke-81 RI, Gubernur Khofifah: Pemerintah Harus Hadir

16 August 2026 - 12:03 WIB

Perkuat Perdagangan Antarwilayah, Gubernur Khofifah Catatkan Transaksi Rp2,529 Triliun Bersama Kalimantan Barat

11 August 2026 - 12:38 WIB

Gubernur Khofifah Pastikan Intervensi Harga Pangan Berkelanjutan, Pasar Murah Disambut Antusias Warga Pasuruan

8 August 2026 - 11:13 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis