Menu

Dark Mode
Hubungan Jatim-Singapura Makin Produktif, Gubernur Khofifah Soroti Potensi Investasi dan Perdagangan Gubernur Khofifah Apresiasi Capaian JDIH Jatim, Dorong Layanan Informasi Hukum Semakin Terbuka dan Mudah Diakses Pengabdian ASN Diperkuat dengan Inovasi, Gubernur Khofifah Dorong SIKAP dan Pengelolaan Sampah Jadi Praktik Baik Gubernur Khofifah Undang Anak-Anak yang Hormat Bendera dari Luar Grahadi, Teguhkan Semangat Nasionalisme Generasi Muda Usai Tuntaskan Tugas HUT ke-81 RI, Gubernur Khofifah Ajak Paskibraka Jatim Jadikan Pengalaman sebagai Bekal Kepemimpinan Gubernur Khofifah: Nasionalisme dan Persatuan Masyarakat Jatim Jadi Modal Kuat Wujudkan Indonesia Berdaulat

Politik & Pemerintahan

Gubernur Khofifah Komitmen Bangun Moderasi Beragama Diajarkan Sejak Dini, Jaga Sinergi Dengan BNPT RI

badge-check


Gubernur Khofifah Komitmen Bangun Moderasi Beragama Diajarkan  Sejak Dini, Jaga Sinergi Dengan BNPT RI Perbesar

SIDOARJO, 18 APRIL 2025 – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menekankan pentingnya upaya membangun moderasi beragama  sejak dini, khususnya bagi siswa di sekolah. Hal itu disampaikannya saat bertemu Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI Komjen Pol Eddy Hartono di VIP Room Bandara Juanda, Sidoarjo, Kamis (17/4).

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah mengatakan, perlunya penanaman karakter kebangsaan yang dimulai sejak dini baik di lingkungan keluarga maupun  bangku sekolah untuk menanamkan moderasi beragama. Di Jawa Timur, lanjutnya, telah dimulai dengan keberadaan sekolah-sekolah taruna yang bekerja sama dengan TNI maupun Polri dan terahir dengan IPDN.

"Sering kali saya bilang kepada siswa di sekolah tersebut bahwa mereka diharapkan menjadi  speaker bagi penguatan  kebangsaan atau nasionalisme," ujar Khofifah.

Penanaman moderasi dan rasa toleransi sejak dini, kata Khofifah, wajib diterapkan utamanya di negara majemuk seperti Indonesia. Tidak sendiri, upaya tersebut harus dilakukan bersama dari seluruh elemen dari pusat hingga daerah.

"Harus ada kewaspadaan bersama, tidak hanya Pemprov Jatim tapi semuanya ikut memperkuat pencegahan yang dimulai sejak dini," ungkap Khofifah.

"BNPT dan Pemprov Jatim bersama, saling berkoordinasi serta melakukan pemetaan mana mana yang berpotensi  cenderung radikal  tanpa harus membuat kegaduhan di masyarakat," tegasnya menambahkan.

Gayung bersambut, Kepala BNPT RI Komjen Pol Eddy Hartono mengaku senang atas respons Pemprov Jatim dalam upaya penanganan terorisme. Ia meyakini, kerja sama dengan Pemprov Jatim nantinya akan sangat berpengaruh terhadap upaya menangkal radikalisme.

"Saya senang sekali, ketika Ibu Gubernur merespons sangat positif. BNPT siap bersama Pemprov Jatim dalam melakukan berbagai upaya guna menangkal radikalisme," terangnya.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut jajaran Deputi BNPT RI diantaranya Deputi Bidang Pencegahan, Perlindungan dan Deradikalisasi – Mayjen TNI Sudaryanto dan Deputi Bidang Penindakan dan Pembinaan Kemampuan – Irjen Pol Ibnu Suhendro.

Kemudian juga ada jajaran Kepala Perangkat Daerah Jatim terkait, antara lain, Asisten I Setdaprov Jatim Benny Sampirwanto, Ka. Bakesbangpol Prov. Jatim Eddy Supriyanto, Kasatpol PP Prov. Jatim Andik Fadjar Tjahjono dan Karo Hukum Setda Prov. Jatim Adi Sarono.

Baca Lainnya

Pengabdian ASN Diperkuat dengan Inovasi, Gubernur Khofifah Dorong SIKAP dan Pengelolaan Sampah Jadi Praktik Baik

19 August 2026 - 07:44 WIB

Pendapatan Jatim Ditargetkan Rp26,49 Triliun dalam P-APBD 2026, Gubernur Khofifah Perkuat Belanja Pelayanan Publik

12 August 2026 - 01:55 WIB

Gubernur Khofifah Terima Dubes Maroko di Grahadi, Buka Peluang Beasiswa hingga Investasi bagi Jawa Timur

4 August 2026 - 03:10 WIB

Berita Populer di Politik & Pemerintahan