Menu

Dark Mode
Hubungan Jatim-Singapura Makin Produktif, Gubernur Khofifah Soroti Potensi Investasi dan Perdagangan Gubernur Khofifah Apresiasi Capaian JDIH Jatim, Dorong Layanan Informasi Hukum Semakin Terbuka dan Mudah Diakses Pengabdian ASN Diperkuat dengan Inovasi, Gubernur Khofifah Dorong SIKAP dan Pengelolaan Sampah Jadi Praktik Baik Gubernur Khofifah Undang Anak-Anak yang Hormat Bendera dari Luar Grahadi, Teguhkan Semangat Nasionalisme Generasi Muda Usai Tuntaskan Tugas HUT ke-81 RI, Gubernur Khofifah Ajak Paskibraka Jatim Jadikan Pengalaman sebagai Bekal Kepemimpinan Gubernur Khofifah: Nasionalisme dan Persatuan Masyarakat Jatim Jadi Modal Kuat Wujudkan Indonesia Berdaulat

Daerah

Gubernur Khofifah Optimis Hadirnya Me’nate Steak & Seafood Perkaya Destinasi Kuliner Halal Surabaya

badge-check


Gubernur Khofifah Optimis Hadirnya Me’nate Steak & Seafood Perkaya Destinasi Kuliner Halal Surabaya Perbesar

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri Grand Opening Me'nate Steak & Seafood yang berlokasi di Jl. Manyar Kertoarjo No.64, RT.001/RW.06, Manyar Sabrangan, Kec. Mulyorejo, Surabaya, Sabtu (19/4).

Didampingi CEO Me'nate Steak & Seafood Sayd Ashraf, dan Direktur Me'nate Steak & Seafood Muhammad Albar  opening Me'nate Steak & Seafood ini ditandai dengan pemotongan untaian melati dan penandatanganan prasasti oleh Gubernur Khofifah. 

Gubernur Khofifah menyebut hadirnya rumah makan Me'nate Steak & Seafood Surabaya ini semakin memperkaya destinasi baru kuliner halal di Kota Surabaya. Bahkan, ia juga berharap resto ini akan menjadi bagian dari identitas baru kuliner kota Surabaya.

"Alhamdulillah hari ini ada referensi baru kuliner halal bagi masyarakat yang sedang di Surabaya dan di Jawa Timur. Bahwa di Me'nate Steak & Seafood ini disediakan steak and seafood berkualitas premium," kata Gubernur Khofifah.

Secara khusus Gubernur Khofifah meminta kepada manajemen Me'nate Steak & Seafood Surabaya untuk menambahkan label halal _food_ pada leaflet yang ada di restoran ini mengingat restoran ini pada dasarnya hanya menyediakan halal food. Baginya label halal _food_ mampu menjadikan konsumen merasa lebih aman menikmati kulinernya.

"Itu menjadi penguat bagi siapa saja, label halal _food_ bukan hanya ditujukan komunitas muslim tapi seluruh konsumen, semua terasa mereka lebih kuat, lebih aman untuk bisa menikmati," ujarnya.

Terlebih Khofifah sendiri memastikan bahwa seluruh proses mulai dari pemilihan bahan, memasak hingga penyajian di restoran ini halal. Hal tersebut dibuktikannya saat meninjau seluruh area di Me'nate Steak & Seafood Surabaya.

"Kalau dilihat dari ujung ke ujung  prosesnya tadi insyaallah semua sudah halal," ungkapnya.

Khofifah menjelaskan saat ini wisatawan memilih destinasi bukan hanya karena tempat wisatanya, tetapi karena kulinernya yang khas dan menggoda selera. Artinya kuliner bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan telah menjadi alasan utama seseorang datang dan kembali ke suatu kota.

"Trend wisata saat ini lebih mengarah ke wisata gastronomi, yakni jenis wisata yang berfokus pada pengalaman kuliner khas suatu daerah" katanya.

Lebih lanjut Khofifah menjelaskan bahwa trend wisata gastronomi berfokus pada pengalaman kuliner khas suatu daerah sekaligus mengenal sejarah, budaya, dan cara pembuatannya. Aktivitas ini melibatkan mencicipi makanan tradisional, mengunjungi pasar lokal, mengikuti kelas memasak, atau tur kuliner. 

"Karena sesungguhnya, setiap daerah memiliki cerita yang unik yang tercermin dalam cita rasa khas kulinernya," ucapnya.

Wisata gastronomi yang melekat dengan Jawa Timur diantaranya Surabaya-Rawon & Rujak Cingur Tour, kemudian untuk daerah Malang terkenal dengan kuliner khasnya yaitu Bakso dan Apel. 

Selain itu jika bicara kuliner daerah Madura maka tentu kuliner yang digandrungi masyarakat adalah Sate Madura & Bebek Sinjay. Sedangkan Lamongan, wisatawan pasti tak mau ketinggalan untuk mencicipi Soto Lamongan & Pecel Lele.

"Kuliner-kuliner tersebut sudah menjadi identitas bagi Jawa Timur, setiap menyebut nama kuliner tersebut maka langsung nama kotanya ikut disebut," ujarnya.

Menurutnya hal tersebut merupakan bukti bahwa kuliner bukan hanya tentang rasa, tetapi tentang rasa memiliki. Lebih dari itu, kuliner mampu menjadi pintu masuk pertama bagi siapa pun yang ingin mengenal lebih dekat karakter suatu daerah. 

"Sudah saatnya kita menempatkan kuliner sejajar dengan elemen budaya lainnya, kita perlu menjaganya, mengenalkannya, dan menjadikannya kebanggaan yang bisa dibawa ke panggung nasional bahkan internasional," tegasnya.

Khofifah menuturkan hadirnya Me’nate Steak And Seafood Surabaya ini menjadi bagian dari geliat ekonomi kreatif dan pariwisata kuliner di kota Pahlawan dan Jawa Timur. Oleh sebab itu, ia berharap resto ini  sukses dan akan dapat membuka cabangnya di kota lain di Jawa Timur.

"Mudah-mudahan ini ramai sehingga akan dikembangkan di Jawa Timur di tempat lainnya mungkin tadi ada Surabaya Barat, di Malang dan seterusnya," harapnya.

"Selamat sukses, terima kasih atas kepercayaan berinvestasi di Surabaya, di Jawa Timur," imbuhnya.

Turut hadir Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jatim Iwan, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim Evy Afianasari, Kepala Biro Perekonomian Setda Jatim Aftabuddin Rijaluzzaman, dan Pengasuh Pondok Pesantren Sidogiri KH. Fuad Nurhasan. 

Baca Lainnya

Pasar Murah dan Pembagian Bendera Meriahkan HUT ke-81 RI, Gubernur Khofifah: Pemerintah Harus Hadir

16 August 2026 - 12:03 WIB

Perkuat Perdagangan Antarwilayah, Gubernur Khofifah Catatkan Transaksi Rp2,529 Triliun Bersama Kalimantan Barat

11 August 2026 - 12:38 WIB

Gubernur Khofifah Pastikan Intervensi Harga Pangan Berkelanjutan, Pasar Murah Disambut Antusias Warga Pasuruan

8 August 2026 - 11:13 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis