Menu ✖

Dark Mode
Wujudkan Pendidikan Inklusif, Gubernur Khofifah Sabet Anugerah Adhiwidya PNFI Indonesia 2026 Gubernur Khofifah Gelar Baksos dan Kucurkan Bansos Rp19,631 Miliar di Kraksaan Probolinggo Bersama Tokoh Dunia, Gubernur Khofifah Anugerahi Fatima Al-Fihriya Award 2026 di Surabaya Gubernur Khofifah: Pertumbuhan Ekonomi Jatim 5,83 Persen Harus Dirasakan Seluruh Lapisan Masyarakat Majalah Prasetya Bawa Biro Adpim Jatim Raih Gold Winner InMA SPS Awards 2026 di Samarinda Kirim 505 Sekolah Terbanyak, Jatim Disabet Penghargaan ImagiNation 2026 dan Dipuji Gubernur Khofifah

Berita

Gubernur Khofifah Susuri Medan Curam Dampak Longsor Trenggalek, Sampaikan Terimakasih Kepada Kapolda Jatim Turunkan Anjing Pelacak Pencarian Korban Tertimbun

badge-check


Gubernur Khofifah Susuri Medan Curam Dampak Longsor Trenggalek, Sampaikan Terimakasih Kepada Kapolda Jatim Turunkan Anjing Pelacak  Pencarian Korban Tertimbun Perbesar

Terjunkan Tim Mitigasi Gabungan dan Segerakan Pembangunan Hunian Tetap untuk Warga Terdampak

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau lokasi terdampak longsor paling parah di RT 15 dan RT 16, RW 7, Dusun Kebonagung, Desa Depok, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek, Kamis (22/5) pagi.

Menyusuri medan curam dan licin, Gubernur Khofifah hadir di tengah warga terdampak, memastikan proses penanganan berjalan maksimal, pencarian korban dilakukan secara intensif, serta warga terdampak mendapatkan perlindungan dan layanan menyeluruh.

Di tengah suasana duka, Gubernur Khofifah menegaskan bahwa pencarian enam korban hilang terus dilakukan. Anjing pelacak kembali diterjunkan untuk mempercepat proses identifikasi dan evakuasi. Koordinasi lintas sektor diperkuat agar pencarian berjalan cepat, tepat, dan aman. Kami menyampaikan terimakasih kepada Kapolda Jawa Timur  dan Kapolres Trenggalek yang telah mengirimkan anjing pelacak.

“Pak Kapolda  mengirimkan anjing pelacak untuk mengidentifikasi titik-titik yang diduga masih terdapat warga tertimbun. Tim Inafis dari Polda juga telah tiba untuk mendukung proses identifikasi. Mohon doa semua agar diberikan kemudahan,” ujar Gubernur Khofifah.

Ia juga meninjau langsung rumah-rumah warga yang tertimbun  dengan tanah. Sambil menyusuri puing-puing, Khofifah menyampaikan rencana mitigasi lanjutan dengan bantuan akademisi.

“Nanti Pak Bayu dari Dinas PU SDA akan membawa tim dari Universitas Brawijaya yang memiliki alat canggih untuk mendeteksi titik-titik rawan, termasuk aliran air di bawah tanah,” jelasnya.

“Jika retakan sudah muncul dan ada aliran air di bawahnya, maka risiko longsor susulan semakin tinggi, apalagi saat hujan deras. Dengan teknologi dari UB, mitigasi bisa dilakukan lebih presisi,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur perempuan pertama di Jatim ini menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim gabungan yang bekerja siang dan malam, termasuk BPBD, TNI, Polri, Basarnas, relawan, tenaga kesehatan, Tagana, JSC, dan warga sekitar.

“Saya sampaikan apresiasi setinggi-tingginya. Tetap semangat, tetap waspada, dan jaga kesehatan. Kita jalankan tugas kemanusiaan ini sebaik mungkin,” pesannya.

Gubernur Khofifah juga memastikan pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga yang rumahnya rusak total akan segera dilakukan. Huntap diharapkan menjadi solusi menyeluruh, baik secara fisik maupun psikososial. Ia menekankan pentingnya komunikasi dalam proses relokasi.

“Semakin cepat warga mendapatkan tempat tinggal yang aman dan layak, semakin baik. Pemprov siap membantu pembangunan rumah di lokasi baru,” ujarnya.

“Tanah itu punya sejarah dan makna bagi warga. Maka komunikasi antara warga yang direlokasi dan warga di sekitar relokasi baru harus dibangun dengan baik, agar semua merasa nyaman,” imbuhnya.

Selain  fokus pada pencarian korban, Gubernur Khofifah juga memberi perhatian serius terhadap pelayanan bagi para pengungsi. Mulai dari kebutuhan pangan, air bersih, pakaian, layanan kesehatan, hingga trauma healing disiapkan di lokasi pengungsian. Anak-anak juga difasilitasi agar tetap mendapatkan layanan belajar sementara.

“Kami ingin masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan, tetap merasa aman, nyaman, dan tidak kehilangan harapan,” tegasnya.

Sebelumnya, pada Rabu (21/5) malam, Gubernur Khofifah mengunjungi para pengungsi di Paseban Dusun Kebonagung dan menyerahkan bantuan logistik, termasuk makanan siap saji, perlengkapan dapur, pakaian, matras, alat kebersihan, serta sayur-mayur untuk dapur umum. 

Sementara itu, rasa syukur masih terpancar dari para penyintas, salah satunya Tarmini, warga RT 16 RW 7. Meski kehilangan harta dan tempat tinggal, keselamatan keluarga menjadi penguat harapan.

“Saya sedih rumah saya hancur, tapi saya bersyukur keluarga saya selamat. Terima kasih kepada Ibu Gubernur Khofifah yang hadir dan peduli. Bantuan membangun rumah memberi harapan baru untuk bangkit,” ungkapnya

Sebagai informasi, longsor terjadi pada Senin, 19 Mei 2025 pukul 15.00 WIB akibat hujan deras di perbukitan Desa Depok. Material longsoran berupa tanah, batu, dan pohon menutup akses jalan sepanjang 20 meter dengan ketebalan hingga dua meter.

Sebanyak 12 rumah terdampak, lima di antaranya tertimbun. Total warga terdampak mencapai 10 KK atau 30 jiwa, yang kini telah dievakuasi ke tempat aman.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur berkomitmen memberikan pendampingan penuh hingga seluruh proses evakuasi dan pemulihan pascabencana tuntas, dan kehidupan warga kembali normal.

Baca Lainnya

Dorong Pertanian Berkelanjutan, Penemu Biosaka Beri Pelatihan Langsung kepada Wali Murid di Jombang

18 October 2026 - 02:27 WIB

Doakan Muktamar NU ke 35 Lahirkan Pemimpin yang Alim, Wara’, dan Empati yang tulus kepada Umat.

30 August 2026 - 14:08 WIB

Dari Pengungsian Manggarai, Khofifah Pastikan Anak Korban Gempa Dapat Pendampingan Psikososial

24 August 2026 - 01:52 WIB

Berita Populer di Berita