Menu ✖

Dark Mode
Gubernur Khofifah Optimis Produk UKM Jatim Mampu Bersaing dan Berjaya di Pasar Internasional Gubernur Khofifah Berbelasungkawa atas Wafatnya Mantan PM Jepang Yasuo Fukuda Perkuat Transportasi Inklusif di Malang Raya, Gubernur Khofifah Buka Rute Baru Trans Jatim Koridor II Di AMSI Awards 2026, Gubernur Khofifah Ingatkan Kejujuran Media di Era Post-Truth Capai Akreditasi Internasional JCI Ketiga Kalinya, RSUD Dr Soetomo Dipuji Gubernur Khofifah Perkuat Komunikasi dan Ruang Aman Pesantren, Halaqah Santri Digital Jatim 2026 Siapkan Deklarasi Bersama

Politik & Pemerintahan

Dubes RI Ingatkan Peran Penting ASEAN sebagai Mitra Strategis Swiss

badge-check


Dubes RI Ingatkan Peran Penting ASEAN sebagai Mitra Strategis Swiss Perbesar

Jakarta – Duta Besar Republik Indonesia untuk Swiss, Ngurah Swajaya, menekankan peran penting ASEAN sebagai mitra strategis Swiss di tengah tantangan geopolitik global. Indonesia akan meningkatkan kerja sama bidang pendidikan dan energi terbarukan dengan Swiss.

Pernyataan tersebut disampaikan Dubes Swajaya saat menyampaikan keynote speech dalam perayaan 10 tahun program exploreASEAN yang berlangsung di kampus FHNW (Fachhochschule Nordwestschweiz/University of Applied Sciences and Arts Northwestern Switzerland) di Olten, Swiss.

“ASEAN tidak memilih sisi dalam rivalitas global, namun aktif menjembatani dialog dan kemitraan yang saling menguntungkan,” kata Dubes Swajaya sebagaimana dikutip dari pernyataan pers KBRI Bern yang diterima di Jakarta, Selasa (3/6/2025).

Dubes Swajaya turut menyoroti evolusi ASEAN dari kawasan berpendapatan rendah menjadi kekuatan ekonomi ke-4 dunia dalam GDP atau Produk Domestik Bruto dengan lebih dari 700 juta penduduk sebagai pasar tunggal yang kompetitif.

“Kolaborasi dengan Swiss, sebagai mitra dialog sektoral ASEAN, menjadi salah satu tonggak penting dalam menjaga stabilitas, memperkuat pendidikan, dan mendukung transisi energi berkelanjutan,” ucapnya.

KBRI Bern berharap acara yang dihadiri perwakilan negara anggota ASEAN di Bern tersebut, dapat menjadi momentum untuk mempererat kerja sama antara Swiss dengan negara-negara ASEAN, termasuk Indonesia, khususnya di bidang pendidikan.

Program exploreASEAN merupakan proyek mahasiswa internasional dari FHNW yang dimulai sejak tahun 2015. Dengan visi Building Bridges for Young Talents, program ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa di Swiss untuk memahami secara langsung dinamika dan perkembangan kawasan Asia Tenggara.

Pada tahun akademik 2024/2025, exploreASEAN merayakan ulang tahun ke-10 dengan mengusung tema Sustainovative Bridges: Exploring Future alongside Tradition, yang menekankan keseimbangan antara pelestarian budaya dan kemajuan inovasi teknologi demi masa depan yang berkelanjutan.

Indonesia memainkan peran kunci dalam memperkuat kerja sama strategis dengan FHNW, melalui berbagai inisiatif seperti Swiss Innovation Challenge Asia bersama ITB, pertukaran akademik dengan ITB dan Universitas Diponegoro, serta agenda MBA Study Trip ke beberapa kota di Indonesia pada 2024.

Selain itu, proyek Renewable Energy Skills Development (RESD) yang didukung Sekretariat Negara Urusan Ekonomi Swiss berfokus pada pengembangan kapasitas tenaga pengajar dan kurikulum energi terbarukan di lima politeknik negeri Indonesia.

Kolaborasi ini telah melatih lebih dari 100 dosen dan membuahkan proyek riset bersama dengan Politeknik Negeri Bali, memperkuat fondasi pengembangan sumber daya manusia berkelanjutan di Indonesia.

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah dan Kapolda Jatim Bertemu di Grahadi, Bahas Stabilitas Keamanan dan Kesejahteraan Warga

24 October 2026 - 02:13 WIB

Soroti Serapan 24,46 Juta Pekerja Jatim, Gubernur Khofifah Apresiasi Desk Ketenagakerjaan Polri Besutan Kapolri

17 October 2026 - 12:11 WIB

Gubernur Khofifah Sambut Kembalinya Dua Putra Daerah Jatim dalam Acara Kenal Pamit Kapolda di Surabaya

14 October 2026 - 07:07 WIB

Berita Populer di Politik & Pemerintahan