Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Nganjuk, Perkuat Pengendalian Inflasi dan Jaga Daya Beli Masyarakat Perkuat Pangan, Respons Cepat, dan Pembangunan SDM, Gubernur Khofifah Selaraskan Kebijakan Jatim dengan Arahan Presiden Prabowo Gubernur Khofifah Gaungkan Kembali Seruan Perdamaian di Harlah ke-80 Muslimat NU Kalbar Peringatan Hari Pramuka ke-65, Gubernur Khofifah Tekankan Pentingnya Regenerasi Pelaku Pertanian Jembatan Perintis Garuda Genjeng Hubungkan 40 Desa, Gubernur Khofifah Optimistis Mobilitas Warga Makin Lancar Gubernur Khofifah Buka Kesempatan bagi 4.000 Warga Ikuti Upacara Kemerdekaan di Gedung Negara Grahadi

Ekonomi & Bisnis

Bansos Jangan untuk Judol! Gubernur Khofifah Ingatkan Masyarakat  Bijak Manfaatkan Bantuan, Optimis Putus Rantai Kemiskinan di Jatim

badge-check


Bansos Jangan untuk Judol! Gubernur Khofifah Ingatkan Masyarakat  Bijak Manfaatkan Bantuan, Optimis Putus Rantai Kemiskinan di Jatim Perbesar

Sapa Bansos Titik Ke-23, Salurkan Rp 5,8 Miliar Untuk Masyarakat Gresik

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa terus melanjutkan penyaluran berbagai bantuan sosial (bansos) di berbagai daerah. Kali ini, 'Sapa Bansos Gubernur Khofifah' ke-23 dengan total Rp5.806.690.000 dibagikan kepada masyarakat Gresik di Pendopo Alun-Alun Kabupaten Gresik pada Senin (28/7).

Dalam kesempatan ini, Gubernur Khofifah berpesan agar seluruh penerima bantuan bisa amanah terhadap apa yang diterima. Sehingga, setiap bansos yang disalurkan bisa tepat sasaran dan tepat pemanfaatan  sehingga bisa memutus rantai kemiskinan masyarakat. 

"Kita berharap bahwa bantuan sosial sampai kepada penerima dan tepat sasaran termasuk di dalamnya adalah tepat penggunaannya dan aman dari penyalahgunaan," ujarnya.

Tak hanya itu, Khofifah juga mengingatkan kepada masyarakat supaya berhati-hati dan bijak dalam memanfaatkan bansos yang diterima. Ia menekankan pentingnya sikap bijaksana di tengah perkembangan terkonologi digital saat ini. Termasuk iming-iming judi online.

"Mohon dijaga bantuan sosial ini, jangan sampai dipakai judi online. Jangan sampai kepikiran, apalagi dipraktekkan," tegasnya. 

Adapun rincian bansos yang dibagikan itu di antaranya, bansos dari Dinas Sosial Jatim, terbagi untuk Program Keluarga Harapan (PKH) plus senilai Rp3.046.000.000 untuk 1.523 keluarga masing-masing menerima Rp2.000.000 per tahun; lalu Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD) sebesar Rp471.600.000 untuk 131 jiwa masing-masing menerima Rp3.600.000 per tahun.

Kemudian Bansos Kewirausahaan Inklusif dan Produktif (KIP) Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) Jawa Timur Sejahtera (JAWARA) sebesar Rp18.000.000 untuk 6 jiwa; lalu Bansos KIP KPM JAWARA total Rp210.000.000 untuk 70 jiwa; Bansos KIP PUTRI JAWARA sebesar Rp300.000.000 untuk 100 jiwa. 

Di kesempatan yang sama Gubernur Khofifah juga menyerahkan 33 unit alat bantu mobilitas lansia dan penyandang disabilitas senilai Rp173.690.000; Bantuan Operasional dan Tali Asih Pilar sosial seperti SDM PKH Plus, Pendamping disabilitas, TKSK, TAGANA senilai Rp617.400.000 untuk 162 orang.

Selain itu, turut disalurkan pula bantuan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Prov. Jatim dengan total bantuan Rp970.000.000. Bantuan tersebut diberikan untuk BUMDESA senilai Rp400.000.000 untuk empat desa; Bantuan untuk DESA BERDAYA Rp400.000.000 yang diserahkan untuk empat Desa; serta JATIM PUSPA senilai Rp170.000.000 yang diberikan untuk satu Desa.

Bantuan-bantuan ini terbukti ampuh untuk menekan angka kemiskinan di Jatim. Berdasarkan, data Badan Pusat Statistik (BPS) per Maret 2025 yang dirilis pada Jumat (25/7) lalu, angka kemiskinan turun pada angka 9,50 persen. 

Angka tersebut turun sebanyak 0,29 persen poin dari 9,79 persen pada Maret 2024 atau setara 17.940 masyarakat miskin. Sehingga, jumlah penduduk miskin kini tercatat sebanyak 3.836.520 jiwa.

"Alhamdulillah angka kemiskinan di Jawa Timur terus turun. Per Maret 2025 turun menjadi 9,50 persen," ungkapnya.

Kepada para penerima bansos, utamanya para pilar-pilar sosial Jatim, Khofifah menyampaikan terima kasih atas seluruh dedikasi dan kerja keras yang diberikan. Para pilar sosial disebutnya sebagai garda terdepan dalam kebencanaan, penanggulangan kemiskinan hingga sentuhan kepada masyarakat berkebutuhan khusus. 

"Inilah hasil kerja keras rekan-rekan kita yang selalu di lini terdepan dalam upaya penurunan kemiskinan," terang Khofifah. 

"Terima kasih kami ucapkan kepada seluruh penerima," pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengucapkan terima kasih atas berbagai bansos yang disalurkan oleh Pemprov Jatim kepada masyarakat Kab. Gresik. Ia berharap agar Bansos yang disalurkan menjadi kebermanfaatan yang barokah bagi masyarakat. 

"Adanya Bansos PKH dan lainnya semoga menjadi satu sistem yang bisa membantu keluarga-keluarga miskin yang membutuhkan. Matur nuwun Ibu Gubernur, semoga upaya ini akan menjadi ladang pahala bersama kita semua," tandasnya.

 

Baca Lainnya

Perkuat Perdagangan Antarwilayah, Gubernur Khofifah Catatkan Transaksi Rp2,529 Triliun Bersama Kalimantan Barat

11 August 2026 - 12:38 WIB

Gubernur Khofifah Pastikan Intervensi Harga Pangan Berkelanjutan, Pasar Murah Disambut Antusias Warga Pasuruan

8 August 2026 - 11:13 WIB

Kunjungan Armada Angkatan Laut RRT ke Surabaya, Gubernur Khofifah Bahas Potensi Kerja Sama Teknologi Maritim

6 August 2026 - 07:02 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis