Menu

Dark Mode
Pemprov Jatim Tegaskan Peserta yang Mengikuti Prosedur Jalan Sehat Telah Menerima Kupon dan Paket Makanan Peringati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Gubernur Khofifah Dorong Budaya Tolong-Menolong sebagai Fondasi Kesalehan Sosial Sambut 1 Muharram 1448 H, Gubernur Khofifah Gelar Jalan Sehat dan Siapkan 20 Ribu Kupon Doorprize untuk Masyarakat Investor Global Berebut Masuk Indonesia, Presiden Dorong Keterbukaan Data untuk Perkuat Kepercayaan Pasar Pemerintah Nilai Program MBG Efektif Tingkatkan Perputaran Ekonomi Melalui UMKM Daerah Pemerintah Perkuat Sinergi dengan Pesantren untuk Membangun Desa yang Maju dan Berkarakter

Keagamaan

Dzikir Kemerdekaan JATMAN Jombang, Doa Bersama Ulama dan Pemerintah untuk Indonesia

badge-check


Dzikir Kemerdekaan JATMAN Jombang, Doa Bersama Ulama dan Pemerintah untuk Indonesia Perbesar

Jombang, 29 Agustus 2025 – Peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Kabupaten Jombang diwarnai dengan penyelenggaraan Dzikir dan Doa Kemerdekaan oleh Jam’iyyah Ahlith Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nahdliyyah (JATMAN), Kamis malam (28/8/2025) di Pendopo Kabupaten Jombang. Acara ini menjadi momentum mempererat sinergi antara ulama dan umara dalam menjaga keutuhan bangsa serta meneguhkan nilai spiritual dalam kehidupan masyarakat.

Rais Idarah Syu’biyah JATMAN Jombang, KH Abdul Kholiq Hasan, menegaskan bahwa kekuatan doa dan kebersamaan ulama–umara merupakan kunci dalam menghadapi tantangan bangsa. “Kalau ulama dan umara bersatu, insyaallah segala persoalan akan ada jalan keluarnya. Dzikir dan istighfar adalah ikhtiar terbaik bagi orang thariqah,” ungkapnya. Ia juga berharap JATMAN semakin berkembang hingga menjangkau seluruh kecamatan di Jombang sebagai wadah spiritual masyarakat.

Sementara itu, Rais Idarah Wustha JATMAN Jawa Timur, KH Fathul Huda, dalam sambutannya mengingatkan pentingnya niat ikhlas dalam berkhidmah. “Segala amal ditentukan oleh niat. Jika kita berkhidmah di JATMAN, maka niatkanlah semata-mata untuk pengabdian kepada Nahdlatul Ulama. Dari niat yang tulus, akan lahir keberkahan ilmu dan kehidupan,” tegasnya.

Wakil Bupati Jombang, Salmanudin Yazid, yang turut hadir mewakili pemerintah daerah, menyebut doa bersama ini sebagai bentuk syukur sekaligus ikhtiar spiritual dalam mengisi kemerdekaan. “Dzikir kemerdekaan yang digelar di pendopo ini memiliki makna besar, karena doa masyarakat akan menjadi energi positif bagi Jombang yang lebih berkah. Saya berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan secara rutin,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa perjuangan bangsa tidak berhenti pada proklamasi kemerdekaan. “Para pendahulu kita berjuang dengan iman, doa, dan pengorbanan. Malam ini kita melanjutkan perjuangan itu dalam bentuk dzikir bersama. Semoga Allah SWT melimpahkan rahmat dan keberkahan bagi bangsa, khususnya masyarakat Jombang,” pungkasnya.

Baca Lainnya

Idul Adha 1447 H: BAZNAS Jombang Berbagi Kebahagiaan Qurban untuk Warga Pinggiran

28 May 2026 - 16:08 WIB

Sowan Masyayikh Thariqah Jadi Langkah JATMAN Jombang Perkuat Pembinaan Akhlak dan Nilai Kebangsaan

12 May 2026 - 05:57 WIB

Sowan Masyayikh Thariqah, JATMAN Jombang Tegaskan Komitmen Menjaga Tradisi Ahlussunnah wal Jama’ah dan Peran Sosial Keumatan

4 April 2026 - 02:37 WIB

Berita Populer di Keagamaan