Menu

Dark Mode
Penguatan Kapasitas Perempuan Dukung Ketahanan Ekonomi Nasional Gubernur Khofifah Dorong Perdagangan Global, Misi Dagang Jatim-Malaysia Tembus Rp15,25 Triliun Kemenpora Cetak Penggerak Olahraga untuk Masyarakat Sehat Gubernur Khofifah Ajak Perkuat Posyandu sebagai Pilar Pembangunan Berbasis Komunitas Kebijakan Bonus Prestasi Dinilai Mampu Dongkrak Taraf Hidup Atlet Indonesia Generasi Muda Harus Siap Kuasai Kebijakan Publik di Tengah Pesatnya Perkembangan Teknologi AI

Keagamaan

Dzikir Kemerdekaan JATMAN Jombang, Doa Bersama Ulama dan Pemerintah untuk Indonesia

badge-check


Dzikir Kemerdekaan JATMAN Jombang, Doa Bersama Ulama dan Pemerintah untuk Indonesia Perbesar

Jombang, 29 Agustus 2025 – Peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Kabupaten Jombang diwarnai dengan penyelenggaraan Dzikir dan Doa Kemerdekaan oleh Jam’iyyah Ahlith Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nahdliyyah (JATMAN), Kamis malam (28/8/2025) di Pendopo Kabupaten Jombang. Acara ini menjadi momentum mempererat sinergi antara ulama dan umara dalam menjaga keutuhan bangsa serta meneguhkan nilai spiritual dalam kehidupan masyarakat.

Rais Idarah Syu’biyah JATMAN Jombang, KH Abdul Kholiq Hasan, menegaskan bahwa kekuatan doa dan kebersamaan ulama–umara merupakan kunci dalam menghadapi tantangan bangsa. “Kalau ulama dan umara bersatu, insyaallah segala persoalan akan ada jalan keluarnya. Dzikir dan istighfar adalah ikhtiar terbaik bagi orang thariqah,” ungkapnya. Ia juga berharap JATMAN semakin berkembang hingga menjangkau seluruh kecamatan di Jombang sebagai wadah spiritual masyarakat.

Sementara itu, Rais Idarah Wustha JATMAN Jawa Timur, KH Fathul Huda, dalam sambutannya mengingatkan pentingnya niat ikhlas dalam berkhidmah. “Segala amal ditentukan oleh niat. Jika kita berkhidmah di JATMAN, maka niatkanlah semata-mata untuk pengabdian kepada Nahdlatul Ulama. Dari niat yang tulus, akan lahir keberkahan ilmu dan kehidupan,” tegasnya.

Wakil Bupati Jombang, Salmanudin Yazid, yang turut hadir mewakili pemerintah daerah, menyebut doa bersama ini sebagai bentuk syukur sekaligus ikhtiar spiritual dalam mengisi kemerdekaan. “Dzikir kemerdekaan yang digelar di pendopo ini memiliki makna besar, karena doa masyarakat akan menjadi energi positif bagi Jombang yang lebih berkah. Saya berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan secara rutin,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa perjuangan bangsa tidak berhenti pada proklamasi kemerdekaan. “Para pendahulu kita berjuang dengan iman, doa, dan pengorbanan. Malam ini kita melanjutkan perjuangan itu dalam bentuk dzikir bersama. Semoga Allah SWT melimpahkan rahmat dan keberkahan bagi bangsa, khususnya masyarakat Jombang,” pungkasnya.

Baca Lainnya

Sowan Masyayikh Thariqah, JATMAN Jombang Tegaskan Komitmen Menjaga Tradisi Ahlussunnah wal Jama’ah dan Peran Sosial Keumatan

4 April 2026 - 02:37 WIB

Halal Bihalal YPS Al Madinah Jombang, Bangun Sinergi Antar Lembaga dan Tingkatkan Kualitas Pendidikan

30 March 2026 - 12:54 WIB

Khofifah Tegaskan Peran Strategis Ibu dalam Menjaga Ketahanan Bangsa di Tengah Ancaman Perang Dunia

29 March 2026 - 05:20 WIB

Berita Populer di Keagamaan