Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Ajak Siswa Sekolah Rakyat Isi Kemerdekaan dengan Prestasi, Inovasi, dan Karakter Kuat Dari Akses PTN hingga 45.839 Medali, Capaian Pendidikan Jatim Jadi Penguat Penghargaan Dwija Praja Nugraha Gubernur Khofifah Dorong Ma’had Aly Nurul Cholil Naik ke Marhalah Tsaniyah dan Tsalisah Puluhan Ribu Masyarakat Bersholawat di Grahadi, Gubernur Khofifah: Mari Kita Jaga Indonesia dan Kuatkan Persatuan Gebyar Seni Jadi Puncak Perpisahan Mahasiswa KPM 08 dan Warga Desa Pandanblole Gubernur Khofifah Pastikan Intervensi Harga Pangan Berkelanjutan, Pasar Murah Disambut Antusias Warga Pasuruan

Sosial & Budaya

Gubernur Khofifah Sampaikan Isu Mangrove hingga SDM Muslim dalam Dialog Akhir RISING Fellowship di Singapura

badge-check


Gubernur Khofifah Sampaikan Isu Mangrove hingga SDM Muslim dalam Dialog Akhir RISING Fellowship di Singapura Perbesar

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa  mengakhiri program RISING Fellowship di Singapura dengan  melakukan pertemuan bersama  Plt. Menteri Urusan Muslim Singapura, H.E. Muhammad Faishal Ibrahim di Permata Restaurant, Kampong Glam, Singapura, Kamis (14/11).

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Khofifah yang juga Ketua Umum Dewan Pembina Muslimat Nahdlatul Ulama ini menegaskan, penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) merupakan prioritas utama Jawa Timur. Ia menyampaikan bahwa pendidikan Islam berperan penting dalam membentuk generasi yang berdaya saing global sekaligus berakhlak mulia.

"Intelektualitas tinggi harus dibarengi dengan pembentukan karakter sehingga mampu membentuk pribadi-pribadi berdaya saing global sekaligus berakhlak mulia," ujarnya.

Khofifah pun menyambut baik rencana Singapura mendirikan Muslim College yang menawarkan program pendidikan S1, S2, hingga S3 dan berlokasi di kawasan Rochor, bersebelahan dengan Singapore University of Social Sciences (SUSS).

"Penguatan bidang pendidikan akan memberikan dampak pada peningkatan kualitas sumber daya manusia," tegasnya.

Selain pendidikan, Khofifah juga menyoroti isu pelestarian hutan dan konservasi mangrove, mengingat 51 persen total mangrove di Pulau Jawa berada di Jawa Timur. Ia menegaskan bahwa provinsinya memegang peran strategis dalam menjaga ekosistem pesisir nasional.

"Pada pelaksanaan KTT G20 yang lalu, Presiden Joko Widodo menghadiahkan cinderamata batik dengan pewarna  berbahan mangrove dari Jawa Timur kepada para pemimpin negara, sebagai bentuk diplomasi lingkungan Indonesia," ungkapnya.

Khofifah kemudian menyampaikan upaya Jawa Timur dalam mengembangkan kerangka rehabilitasi pecandu narkoba yang lebih komprehensif. Ia menyebut narkoba sebagai musuh bersama yang dapat merusak kualitas SDM yang sedang diperkuat.

"Narkoba adalah salah satu yang dapat merusak kualitas SDM kita, kita harus terus berikhtiar untuk dapat menerangi narkoba, jikalau Singapura memiliki program komprehensif penanganan masalah ini, boleh kami mendapatkan supportnya," pintanya.

Selain itu, Khofifah menunjukkan ketertarikannya terhadap pendekatan social worker di Singapura yang dinilai lebih terintegrasi pendekatannya dan profesional, serta mampu menghadapi dinamika perubahan demografis dan sosial. Ia berharap pendekatan serupa dapat dikembangkan di Jawa Timur.

Gubernur perempuan pertama di Jatim ini juga mendorong penguatan program kepemimpinan perempuan dan generasi muda, kerja sama lintas iman, serta pertukaran pengetahuan pendidikan berbasis masyarakat sebagai langkah strategis meningkatkan kualitas SDM Muslim di Jawa Timur.

"Semoga komitmen untuk menyemai perdamaian, inklusivitas, dan kasih sayang dapat terus menjadi pedoman dalam mengabdi kepada masyarakat dan generasi mendatang," harapnya.

Sementara itu Plt. Menteri Urusan Muslim Singapura Prof. Muhammad Faishal Ibrahim menyampaikan bahwa Singapura memiliki pendekatan yang sangat ketat terkait penyalahgunaan zat adiktif, termasuk pelarangan e-cigarette yang baru diberlakukan, serta membuka peluang pertukaran praktik terbaik dalam bidang pencegahan dan rehabilitasi.

Prof. Muhammad Faishal Ibrahim menyampaikan apresiasi atas rangkaian pertemuan Gubernur dengan berbagai pimpinan Singapura, antara lain Perdana Menteri, Senior Minister, Menteri Pendidikan, dan Menteri Luar Negeri.  

"Intensitas pertemuan tersebut menunjukkan komitmen kuat Jawa Timur dalam memperluas kerja sama strategis dengan Singapura," pungkasnya.

 

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Ajak Siswa Sekolah Rakyat Isi Kemerdekaan dengan Prestasi, Inovasi, dan Karakter Kuat

10 August 2026 - 08:31 WIB

Dari Akses PTN hingga 45.839 Medali, Capaian Pendidikan Jatim Jadi Penguat Penghargaan Dwija Praja Nugraha

10 August 2026 - 01:14 WIB

Gubernur Khofifah Dorong Ma’had Aly Nurul Cholil Naik ke Marhalah Tsaniyah dan Tsalisah

9 August 2026 - 08:21 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya