Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Dorong Ketahanan Pangan di Tengah Kemarau, Harga Bahan Pokok di Lumbang Dipangkas Pemprov Jatim, Kemenhut, dan BMKG Perkuat Penanganan Kekeringan Lewat OMC, Gubernur Khofifah: Kolaborasi Jadi Kunci Dari Beasiswa hingga Modal Usaha, Gubernur Khofifah Bersama BAZNAS Jatim Hadirkan Dukungan bagi Mustahik Gubernur Khofifah Turun Langsung Tangani Kekeringan Pasuruan, 45 Tandon dan 500 Jeriken Disalurkan Jangkau 118 Titik di Jatim, Gubernur Khofifah Konsisten Jaga Daya Beli dan Ketahanan Pangan Masyarakat Bantu Warga Hadapi Kemarau Ekstrem, Gubernur Khofifah Pastikan Kebutuhan Air Bersih Tetap Terpenuhi

Sosial & Budaya

Gubernur Khofifah Dorong Ma’had Aly Nurul Cholil Naik ke Marhalah Tsaniyah dan Tsalisah

badge-check


Gubernur Khofifah Dorong Ma’had Aly Nurul Cholil Naik ke Marhalah Tsaniyah dan Tsalisah Perbesar

BANGKALAN, 9  AGUSTUS 2026 – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan orasi ilmiah dalam Wisuda Angkatan V Ma'had Aly Nurul Cholil, Kab. Bangkalan, Sabtu (8/8). 

Dalam wisuda yang diikuti oleh 51 mahasantri tersebut, Gubernur Khofifah secara khusus menyampaikan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mendukung pendidikan tinggi keagamaan.

Hal itu terbukti melalui berbagai program beasiswa yang diberikan lewat Lembaga Pengembangan Pesantren dan Diniyah (LPPD) Provinsi Jawa Timur.

Di mana, sepanjang 2019-2026 yang telah menjangkau 7.976 mahasiswa telah menerima manfaat dari dukungan yang diberikan pemerintah daerah.

Salah satu dukungan yang diberikan adalah melalui pendidikan Ma'had Aly, dengan jumlah penerima sebanyak 240 mahasiswa pada 2019, 425 pada 2021, 285 pada 2023, 45 pada 2024, 380 pada 2025, dan 105 pada 2026.

"Untuk bisa membangun _tafaqquh fiddin_ dari berbagai profesi-profesi yang lain, Insya Allah di Jawa Timur ini gudangnya ulama. Dan banyaknya ulama ini memberikan manfaat yang luar biasa di Jawa Timur," kata Gubernur Khofifah.

"Tentu ini karena doa, ikhtiar, dan kerja keras kita semua, kita sudah bisa menambah beasiswa S2 dan mulai memasifkan beasiswa S3. Dan ada beasiswa Al-Azhar yang dulunya kita kirim S1, tapi kita mendiskusikan untuk meningkatkan ke S2 ," jelasnya.

Program beasiswa Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk S1/S2 Al-Azhar Kairo telah mencatat penerima sebanyak 30 mahasiswa pada 2021, 30 pada 2022, 30 pada 2023, 33 pada 2024, 35 pada 2025, dan 30 pada 2026.

"Saya ingin menyampaikan untuk mendapatkan beasiswa di Al-Azhar itu persetujuannya harus oleh Grand Sheikh Al-Azhar. Alhamdulillah waktu itu kami diterima langsung oleh beliau. Saya menyampaikan bahwa mereka yang pulang dari Al-Azhar bukan sarjana Al-Azhar, mereka yang pulang dari Al-Azhar adalah ulama Al-Azhar. Jadi beda standar," terangnya.

Lebih jauh, kepada para wisudawan, mantan Menteri Sosial RI itu berpesan agar senantiasa menjadi ahli pada bidang-bidang yang digeluti. Diharapkannya, Ma'had Aly dapat melahirkan ulama, kyai, dan tokoh agama yang juga cakap dalam sektor pembangunan, teknologi, dan hal-hal yang dapat menjawab tantangan dunia serta perkembangan zaman.

Di akhir, Gubernur Khofifah juga berharap Ma'had Aly Nurul Cholil Bangkalan tidak hanya berhenti pada _marhalah ula_ (S1). Ia meminta mereka untuk senantiasa berproses dan meningkatkan fasilitas pendidikan hingga _marhalah tsaniyah_ (S2) dan _marhalah tsalitsah_ (S3).

"Nurul Cholil insya Allah termasuk yang punya peluang besar meningkat pada _marhalah tsaniyah_. Semoga semua bisa berseiring dengan program di Ma'had Aly ini. Salam sukses  berkah semuanya dan semoga ilmunya manfaat barakah. Amin," harapnya.

Sementara itu, Mudir Ma'had Aly Nurul Cholil KH. Ahmad Faqoth Zubair memberikan _taujihad_ yang mendoakan mahasantri dalam perjalanannya di masyarakat kelak. Ia kemudian mengapresiasi Gubernur Khofifah atas dukungan yang diberikan sehingga dari tahun ke tahun, mahasantri Ma'had Aly Nurul Cholil Bangkalan senantiasa melonjak.

"Bu Gubernur saya lihat sangat luar biasa kepeduliannya terhadap pesantren. Saya berharap ke depan nanti ada banyak program-program yang mungkin bisa diakses, terutama bagi para mahasantri, sehingga ke depan pesantren juga mempunyai kiprah di tengah-tengah masyarakat," tuturnya.

"Oleh karena itu, saya berharap orasi ilmiah dan wejangan-wejangan beliau mohon didengarkan dan perlu dicatat sebagai bahan ilmu dan bekal untuk anak-anakku sekalian nanti berjuang di tengah-tengah masyarakat," pungkas KH. Ahmad Faqoth Zubair.

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Dorong Ketahanan Pangan di Tengah Kemarau, Harga Bahan Pokok di Lumbang Dipangkas

8 September 2026 - 01:07 WIB

Pemprov Jatim, Kemenhut, dan BMKG Perkuat Penanganan Kekeringan Lewat OMC, Gubernur Khofifah: Kolaborasi Jadi Kunci

7 September 2026 - 12:02 WIB

Dari Beasiswa hingga Modal Usaha, Gubernur Khofifah Bersama BAZNAS Jatim Hadirkan Dukungan bagi Mustahik

7 September 2026 - 09:29 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya