Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Ajak Siswa Sekolah Rakyat Isi Kemerdekaan dengan Prestasi, Inovasi, dan Karakter Kuat Dari Akses PTN hingga 45.839 Medali, Capaian Pendidikan Jatim Jadi Penguat Penghargaan Dwija Praja Nugraha Gubernur Khofifah Dorong Ma’had Aly Nurul Cholil Naik ke Marhalah Tsaniyah dan Tsalisah Puluhan Ribu Masyarakat Bersholawat di Grahadi, Gubernur Khofifah: Mari Kita Jaga Indonesia dan Kuatkan Persatuan Gebyar Seni Jadi Puncak Perpisahan Mahasiswa KPM 08 dan Warga Desa Pandanblole Gubernur Khofifah Pastikan Intervensi Harga Pangan Berkelanjutan, Pasar Murah Disambut Antusias Warga Pasuruan

Sosial & Budaya

Menko PMK: SDM Unggul Jadi Kunci Pembangunan Kependudukan Menuju Indonesia Emas

badge-check


Menko PMK: SDM Unggul Jadi Kunci Pembangunan Kependudukan Menuju Indonesia Emas Perbesar

Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menyampaikan bahwa kualitas penduduk adalah fondasi utama transformasi bangsa di era bonus demografi.

Hal tersebut disampaikan  saat memberikan commitment statement secara virtual dalam acara Launching Dokumen Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) Tahun 2025–2029 yang diselenggarakan Kemendukbangga/BKKBN di Jakarta, pada Rabu (19/11/2025).

“Di era bonus demografi sekarang ini kita harus bekerja keras untuk memastikan SDM Indonesia adalah SDM yang sehat, unggul, produktif, guna mendorong transformasi ekonomi berbasis pengetahuan, inovasi, dan kompetitif di tingkat global,” kata Pratikno seperti yang dikutip InfoPublik Kamis (20/11/2025).

Lanjutnya, pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan harus mengelola kuantitas penduduk, meningkatkan kualitas penduduk, memperkuat ketahanan keluarga, memastikan inklusi sosial, serta menata persebaran penduduk secara berkelanjutan.

“Kita harus menjaga angka kelahiran total (Total Fertility Rate/TFR) agar tetap seimbang pada replacement level, meningkatkan partisipasi perempuan pada angkatan kerja, serta menyiapkan skema silver economy untuk memberdayakan lanjut usia (lansia). Semua ini harus dilaksanakan secara holistik, terintegrasi, dan berkelanjutan,” kata Pratikno.

Ia mengapresiasi kerja keras seluruh pihak hingga PJPK 2025–2029 dapat dirampungkan sebagai pedoman teknis pembangunan kependudukan bagi pemerintah pusat dan daerah dalam menyelaraskan kebijakan pembangunan kependudukan dengan target-target pembangunan nasional.

Pratikno berharap PJPK menjadi dokumen terarah dan terukur serta menjamin sinergi seluruh pemangku kepentingan dari pusat hingga daerah.

“Mari kita jadikan pedoman ini sebagai dokumen yang terarah dan terukur. Menjamin sinergi seluruh pemangku kepentingan dari pusat hingga daerah demi terwujudnya penduduk tumbuh seimbang dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045,” katanya.

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Ajak Siswa Sekolah Rakyat Isi Kemerdekaan dengan Prestasi, Inovasi, dan Karakter Kuat

10 August 2026 - 08:31 WIB

Dari Akses PTN hingga 45.839 Medali, Capaian Pendidikan Jatim Jadi Penguat Penghargaan Dwija Praja Nugraha

10 August 2026 - 01:14 WIB

Gubernur Khofifah Dorong Ma’had Aly Nurul Cholil Naik ke Marhalah Tsaniyah dan Tsalisah

9 August 2026 - 08:21 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya