Menu

Dark Mode
Dari Pengungsian Manggarai, Khofifah Pastikan Anak Korban Gempa Dapat Pendampingan Psikososial Pemprov Jatim Perluas Akses Deteksi Dini, Gubernur Khofifah Bebaskan Tarif MCU 100 Persen di RS Paru Manguharjo Perkuat Ekosistem Budaya Jawa Timur, Gubernur Khofifah Dukung 13 Sanggar Pelestari Topeng Malangan Program SIKAP di SMAN Taruna Nala Jadi Praktik Nyata Ketahanan Pangan, Gubernur Khofifah Dorong Sekolah Lebih Produktif Penghargaan Nayaka Mahambara untuk Gubernur Khofifah, Jatim Perkuat 28.898 Koperasi Aktif sebagai Pilar Ekonomi Rakyat Gubernur Khofifah Beri Penghargaan 10 Siswa Berprestasi Internasional, Dorong Taruna Nala Terus Ukir Prestasi

Ekonomi & Bisnis

Pemerintah Andalkan Pertapreneur Aggregator untuk UMKM Pangan

badge-check


Pemerintah Andalkan Pertapreneur Aggregator untuk UMKM Pangan Perbesar

Jakarta — Pemerintah terus mendorong penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sektor pangan melalui pengembangan program Pertapreneur Aggregator. Program ini dirancang untuk meningkatkan daya saing produk pangan lokal dengan memperkuat peran agregator sebagai penghubung strategis antara petani, pelaku UMKM, dan pasar.

Melalui skema Pertapreneur Aggregator, pelaku UMKM pangan memperoleh pendampingan komprehensif, mulai dari peningkatan kualitas produk, pengemasan, standarisasi, hingga perluasan akses pemasaran. Agregator berperan penting dalam mengonsolidasikan produksi, menjaga konsistensi pasokan, serta membuka jalur distribusi yang lebih luas agar produk UMKM mampu bersaing di pasar regional maupun nasional.

Pemerintah menilai penguatan rantai pasok pangan berbasis UMKM merupakan langkah strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Dengan sistem agregasi yang terintegrasi, produk pangan lokal diharapkan memiliki nilai tambah lebih tinggi, efisiensi distribusi yang lebih baik, serta keberlanjutan usaha yang lebih kuat.

Selain meningkatkan daya saing produk, program Pertapreneur Aggregator juga diarahkan untuk memperkuat kolaborasi antara petani, UMKM, dan pelaku usaha skala menengah maupun besar. Sinergi lintas pelaku ini diharapkan mampu membangun ekosistem usaha pangan yang inklusif, berorientasi pasar, dan mampu menyerap lebih banyak tenaga kerja.

Melalui pengembangan Pertapreneur Aggregator, pemerintah optimistis UMKM sektor pangan dapat tumbuh lebih profesional, adaptif terhadap kebutuhan pasar, serta berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan pelaku usaha dan penguatan ekonomi nasional berbasis pangan.

Sumber: InfoPublik.id

 

Baca Lainnya

Pasar Murah dan Pembagian Bendera Meriahkan HUT ke-81 RI, Gubernur Khofifah: Pemerintah Harus Hadir

16 August 2026 - 12:03 WIB

Perkuat Perdagangan Antarwilayah, Gubernur Khofifah Catatkan Transaksi Rp2,529 Triliun Bersama Kalimantan Barat

11 August 2026 - 12:38 WIB

Gubernur Khofifah Pastikan Intervensi Harga Pangan Berkelanjutan, Pasar Murah Disambut Antusias Warga Pasuruan

8 August 2026 - 11:13 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis