Jakarta — Menteri Kehutanan menegaskan komitmen Indonesia dalam memperkuat perlindungan keanekaragaman hayati melalui penguatan kerja sama dengan Royal Foundation. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk mendukung upaya konservasi hutan, pelestarian satwa liar, serta pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan.
Dalam pernyataannya, Menteri Kehutanan menekankan bahwa kerja sama internasional memiliki peran strategis dalam menghadapi tantangan lingkungan global, seperti deforestasi, perubahan iklim, dan degradasi habitat satwa. Royal Foundation dinilai sebagai mitra penting dalam mendorong praktik konservasi berbasis ilmu pengetahuan dan partisipasi masyarakat.
“Perlindungan keanekaragaman hayati membutuhkan kolaborasi lintas negara dan lintas sektor. Kerja sama ini menjadi langkah konkret untuk memperkuat konservasi hutan dan satwa liar Indonesia,” ujar Menteri Kehutanan.
Ruang lingkup kerja sama mencakup penguatan perlindungan kawasan konservasi, peningkatan kapasitas pengelolaan hutan, serta dukungan terhadap program konservasi yang melibatkan masyarakat sekitar hutan. Pendekatan kolaboratif tersebut diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara kelestarian lingkungan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Menteri Kehutanan menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen menjaga kekayaan keanekaragaman hayati Indonesia sebagai aset strategis bangsa sekaligus bagian dari tanggung jawab global. Upaya tersebut juga sejalan dengan komitmen Indonesia dalam berbagai forum internasional terkait lingkungan hidup dan pembangunan berkelanjutan.
Melalui sinergi dengan Royal Foundation, Indonesia berharap dapat memperkuat upaya konservasi jangka panjang, meningkatkan ketahanan ekosistem, serta berkontribusi aktif dalam agenda perlindungan lingkungan global.
Sumber: AntaraNews.com











