Jakarta, Petik – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mengakselerasi reformasi pasar modal sebagai langkah untuk meningkatkan likuiditas sekaligus memperkuat kepercayaan investor. Upaya ini dilakukan guna membentuk pasar modal yang lebih dalam, efisien, dan memiliki daya saing di tengah dinamika perekonomian global.
OJK menekankan bahwa peningkatan likuiditas menjadi salah satu prioritas utama agar aktivitas perdagangan saham dapat berlangsung lebih aktif dan stabil. Likuiditas yang kuat dinilai mampu menarik minat investor, baik dari dalam maupun luar negeri, serta menopang pertumbuhan pasar modal secara berkelanjutan.
Selain mendorong likuiditas, reformasi pasar modal juga difokuskan pada penguatan tata kelola, transparansi, dan perlindungan investor. OJK terus memperkuat regulasi serta pengawasan untuk memastikan praktik pasar berjalan secara adil dan tertib, sekaligus meminimalkan potensi risiko yang merugikan investor.
Langkah-langkah reformasi tersebut mencakup penyempurnaan kebijakan, pengembangan inovasi produk pasar modal, serta peningkatan kualitas infrastruktur dan sistem perdagangan. Dengan ekosistem yang semakin solid, pasar modal diharapkan dapat berperan optimal sebagai sumber pembiayaan pembangunan nasional.
OJK menegaskan komitmennya untuk melanjutkan reformasi pasar modal secara bertahap dan berkelanjutan. Dengan likuiditas yang meningkat serta kepercayaan investor yang terjaga, pasar modal Indonesia diharapkan semakin tangguh dan mampu menghadapi berbagai tantangan global.
Sumber: Infopublik.id





















