Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah dan Presiden Prabowo Hadiri Peringatan 100 Tahun Gontor, Apresiasi Kontribusi Pendidikan Pesantren bagi Bangsa Pemprov Jatim Salurkan Air Bersih dan Sarana Penampungan, Gubernur Khofifah Perkuat Mitigasi Kekeringan Sholat Istisqa’ Dipimpin Syaikh Muhammad Fadhil Al Jailani, Gubernur Khofifah Mohon Hujan Rahmat untuk Jatim Pasar Murah Hadir di Desa Kedungdung Sampang, Gubernur Khofifah Pastikan Kebutuhan Pokok Terjangkau Kekeringan Meluas di Jatim, Gubernur Khofifah Dorong Pencarian Sumber Air Permanen hingga Pembangunan Embung Gubernur Khofifah Apresiasi Mega Science Center Jatim Park, Hadirkan Ruang Belajar Interaktif Berbasis AI dan STEM

Sosial & Budaya

Dorong Inovasi dan Mutu, BPOM Siapkan Jamu Naik Kelas

badge-check


Dorong Inovasi dan Mutu, BPOM Siapkan Jamu Naik Kelas Perbesar

Jakarta, Petik – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus mendorong pengembangan jamu Indonesia agar mampu naik kelas dan memiliki daya saing di pasar global. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat industri obat tradisional sekaligus melestarikan warisan budaya bangsa yang memiliki potensi ekonomi besar.

BPOM menegaskan bahwa jamu tidak hanya diposisikan sebagai produk tradisional, melainkan perlu dikembangkan secara ilmiah agar terjamin keamanan, mutu, dan khasiatnya. Oleh karena itu, penguatan standar produksi, pemenuhan aspek keamanan, serta kepatuhan terhadap regulasi menjadi fokus utama dalam peningkatan kualitas jamu nasional.

Selain penguatan regulasi, BPOM juga mendorong inovasi dan riset berbasis sains guna meningkatkan kepercayaan masyarakat maupun pasar internasional terhadap jamu Indonesia. Dukungan kepada pelaku usaha, khususnya UMKM jamu, dilakukan melalui pendampingan, edukasi, serta fasilitasi perizinan agar produk mampu memenuhi standar nasional hingga global.

BPOM menilai kolaborasi antara pemerintah, kalangan akademisi, pelaku industri, dan masyarakat menjadi kunci dalam menjadikan jamu sebagai produk unggulan nasional. Dengan sinergi yang kuat, jamu diharapkan dapat bertransformasi menjadi produk kesehatan modern tanpa meninggalkan nilai-nilai tradisionalnya.

Melalui berbagai upaya tersebut, BPOM optimistis jamu Indonesia mampu bersaing di pasar internasional, memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional, meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha lokal, serta memperkuat identitas budaya Indonesia di kancah global.

Dihimpun: Infopublik.id

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah dan Presiden Prabowo Hadiri Peringatan 100 Tahun Gontor, Apresiasi Kontribusi Pendidikan Pesantren bagi Bangsa

19 September 2026 - 11:41 WIB

Pemprov Jatim Salurkan Air Bersih dan Sarana Penampungan, Gubernur Khofifah Perkuat Mitigasi Kekeringan

19 September 2026 - 07:26 WIB

Sholat Istisqa’ Dipimpin Syaikh Muhammad Fadhil Al Jailani, Gubernur Khofifah Mohon Hujan Rahmat untuk Jatim

19 September 2026 - 02:16 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya