Jakarta, Petik – Kementerian Sosial (Kemensos) menyampaikan bahwa sekitar 90 persen bantuan sosial (bansos) reguler pada Kuartal I telah tersalurkan kepada kurang lebih 18 juta keluarga penerima manfaat (KPM) di seluruh Indonesia. Penyaluran ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam menjaga daya beli serta memperkuat ketahanan sosial masyarakat.
Kemensos menegaskan percepatan distribusi bansos dilakukan agar kelompok rentan dapat segera menerima manfaat program perlindungan sosial. Proses penyaluran dilaksanakan sesuai mekanisme yang berlaku, bekerja sama dengan lembaga penyalur dan pemerintah daerah untuk memastikan ketepatan sasaran.
Program bansos reguler yang disalurkan pada triwulan pertama mencakup bantuan bagi keluarga dan individu yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Pemerintah terus melakukan pemutakhiran data guna memastikan bantuan diterima oleh masyarakat yang memenuhi kriteria.
Selain itu, Kemensos memastikan penyaluran berlangsung secara transparan dan akuntabel melalui pengawasan berjenjang guna meminimalkan kendala di lapangan. Masyarakat juga didorong untuk melaporkan apabila terdapat permasalahan melalui kanal resmi yang tersedia.
Capaian penyaluran 90 persen ini diharapkan mampu membantu menjaga stabilitas ekonomi keluarga penerima, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar seperti pangan, pendidikan, dan layanan kesehatan.
Pemerintah berkomitmen menuntaskan sisa penyaluran sesuai target waktu yang telah ditetapkan. Dengan dukungan dan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, serta mitra penyalur, program bansos diharapkan semakin efektif dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.



















