Menu

Dark Mode
Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II, Gubernur Khofifah dan Kapolda Jatim Pastikan Evakuasi Berjalan Terpadu BI Mengajar 2026 di SMAN Taruna Nala, Khofifah dan Destry Damayanti Dorong Generasi Muda Siap Hadapi Tantangan Zaman Gubernur Khofifah Siapkan Penguatan Talenta Cyber Security, Siswa Jatim Diproyeksikan Lanjut Studi hingga Internasional Gubernur Khofifah dan Menko AHY Resmikan Penataan Kawasan Kumuh Campurejo, Tingkatkan Kualitas Hidup 1.152 Warga Kenang 79 Tahun Perjuangan TRIP, Gubernur Khofifah: Usia Muda Bukan Penghalang untuk Berkontribusi bagi Indonesia HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Pemprov Jatim Bebaskan Sejumlah Pajak dan Sanksi Administratif, Gubernur Khofifah: Ringankan Beban Masyarakat

Sosial & Budaya

Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II, Gubernur Khofifah dan Kapolda Jatim Pastikan Evakuasi Berjalan Terpadu

badge-check


Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II, Gubernur Khofifah dan Kapolda Jatim Pastikan Evakuasi Berjalan Terpadu Perbesar

Surabaya (3 Agustus 2026) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Kapolda Jawa Timur Irjen. Pol. Nanang Avianto menyampaikan rasa prihatin dan duka mendalam atas musibah kebakaran KMP Mutiara Sentosa II yang terjadi di perairan utara Kabupaten Sumenep pada Minggu (2/8). 

“Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Timur, saya menyampaikan rasa prihatin dan duka  yang mendalam atas musibah ini. Doa kami menyertai seluruh penumpang, awak kapal, serta keluarga yang tengah menanti kabar orang-orang tercinta. Semoga seluruh proses evakuasi diberikan kelancaran dan keselamatan,” ujar Gubernur Khofifah. 

Hal itu disampaikannya saat bersama Kapolda Jatim meninjau posko penanganan terpadu korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 di Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Senin (3/8).

Sebagai informasi, KMP Mutiara Sentosa II merupakan kapal jenis Roll-on/Roll-off (Ro-Ro) milik PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP). Kapal dengan panjang sekitar 160 meter dan lebar 25 meter tersebut melayani rute reguler Surabaya (Pelabuhan Tanjung Perak) – Makassar (Pelabuhan Soekarno-Hatta) dengan estimasi waktu pelayaran sekitar 40 jam.

Kronologi kejadian KMP Mutiara Sentosa II kebakaran terjadi sekitar pukul 07.00 WIB, dengan rute Surabaya-Makassar di wilayah Perairan Utara Sumenep.

Merespons kejadian tersebut, Gubernur Khofifah telah menginstruksikan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur untuk terus berkoordinasi secara intensif dengan KSOP, Basarnas, TNI AL, Polairud, dan operator kapal guna memastikan proses evakuasi, pendataan penumpang, dan penanganan korban berjalan cepat, terpadu, dan optimal.

Adapun tim yang terlibat penanganan antara lain Basarnas, BPBD Provinsi Jawa Timur, BPBD Kabupaten Sumenep, BPBD Kota Surabaya, TNI AL / Koarmada II, Kodim 0827/Sumenep, Polda Jatim, Polres Sumenep, Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Polairud Sumenep, KSOP, VTS Surabaya, SROP, KPLP, Pelindo.

Selain itu juga Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Surabaya, Balai Besar Karantina Kesehatan (BBKK) Surabaya, BMKG Sumenep, Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, Dinas Perhubungan Kabupaten Sumenep, Satpol PP Kabupaten Sumenep, Pemerintah Kabupaten Sumenep, DVI, Jasa Raharja Jawa Timur, Kagana Sumenep, Rumah Zakat, dan Posko Bersama Relawan Surabaya.

Beberapa kapal penolong juga terdaftar antara lain KM Meratus Pematang Siantar, TB Hasnur 26, KN. SAR Permadi, Alcon Daniel, Selaras Mas, KM Mutiara Ferindo I, Nelayan Ambunten, Sumenep, dan KRI NALA.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga siap memberikan dukungan sesuai kebutuhan, termasuk layanan kesehatan, bantuan kemanusiaan, serta pendampingan bagi para korban dan keluarga apabila diperlukan.

“Kami akan terus memantau perkembangan di lapangan dan memastikan seluruh dukungan yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dapat diberikan secara maksimal. Keselamatan jiwa adalah prioritas utama,” tegas Khofifah.

Gubernur juga mengajak masyarakat untuk mendoakan seluruh penumpang dan awak kapal serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendoakan agar seluruh penumpang dan awak kapal dapat diselamatkan. Kami juga mengimbau masyarakat agar menunggu informasi resmi dari instansi yang berwenang sehingga tidak menimbulkan kepanikan maupun spekulasi di tengah masyarakat,” pungkasnya.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait dan menyampaikan perkembangan penanganan sesuai informasi resmi dari otoritas yang berwenang.

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Siapkan Penguatan Talenta Cyber Security, Siswa Jatim Diproyeksikan Lanjut Studi hingga Internasional

2 August 2026 - 07:42 WIB

Gubernur Khofifah dan Menko AHY Resmikan Penataan Kawasan Kumuh Campurejo, Tingkatkan Kualitas Hidup 1.152 Warga

2 August 2026 - 03:55 WIB

Kenang 79 Tahun Perjuangan TRIP, Gubernur Khofifah: Usia Muda Bukan Penghalang untuk Berkontribusi bagi Indonesia

1 August 2026 - 11:35 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya