Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Indar Parawansa Turun Langsung Gelar Pasar Murah Ramadhan di Banyuwangi Gubernur Khofifah Dorong Kolaborasi Jatim–Maluku Utara dalam Penguatan SDM dan Transformasi Birokrasi Kemenkum Permudah Masyarakat Akses Layanan Hukum Lewat Digitalisasi Total 80 Ribu Kopdes Ditargetkan Jadi Pusat Ekonomi Desa di Seluruh Indonesia Era Digital: Pemerintah Sediakan Solusi untuk Adiksi Game dengan DARA Peningkatan Profesionalisme: Ratusan Guru Madrasah Selesaikan Pelatihan Bahasa Inggris

Sosial & Budaya

Era Digital: Pemerintah Sediakan Solusi untuk Adiksi Game dengan DARA

badge-check


Era Digital: Pemerintah Sediakan Solusi untuk Adiksi Game dengan DARA Perbesar

Jakarta, Petik – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) secara resmi meluncurkan layanan baru bernama Digital Addiction Response Assistant (DARA) untuk menangani masalah kecanduan gim digital, khususnya di kalangan anak-anak dan remaja. Layanan ini hadir sebagai bentuk dukungan pemerintah untuk mengatasi dampak negatif dari penggunaan gim secara berlebihan, seperti gejala adiksi yang mulai mengganggu kehidupan sehari-hari.

Peluncuran DARA adalah bagian dari upaya pemerintah untuk melindungi generasi muda di tengah pesatnya perkembangan industri gim digital nasional. Platform ini tersedia dalam bentuk situs web dan aplikasi multiplatform yang dapat diakses secara gratis oleh anak-anak, orang tua, dan keluarga. DARA menyajikan berbagai materi edukatif tentang tanda-tanda adiksi gim, cara mengelola waktu bermain, serta fitur chatbot untuk berkonsultasi dan form asesmen mandiri untuk mengukur tingkat kecanduan. Berdasarkan hasil asesmen, layanan ini akan memberikan rekomendasi langkah lanjutan, seperti konsultasi dengan konselor secara online atau offline.

Menteri Komdigi Meutya Hafid menyatakan bahwa layanan ini bertujuan untuk memperkuat perlindungan anak di dunia digital tanpa menghambat perkembangan industri gim, baik lokal maupun internasional. Pemerintah terus mendorong inovasi di sektor teknologi namun juga menekankan pentingnya literasi digital serta kontrol terhadap dampak negatif, termasuk adiksi yang dapat mempengaruhi kesehatan mental dan sosial anak.

Selain DARA, pemerintah juga melakukan berbagai langkah untuk menangani masalah adiksi digital, seperti kolaborasi dalam regulasi, penerapan sistem klasifikasi gim berdasarkan usia, dan edukasi bagi keluarga mengenai cara menggunakan teknologi secara sehat. Inisiatif ini sejalan dengan komitmen pemerintah untuk menciptakan lingkungan digital yang aman dan mendukung perkembangan anak di era digital.

Baca Lainnya

Peningkatan Profesionalisme: Ratusan Guru Madrasah Selesaikan Pelatihan Bahasa Inggris

28 February 2026 - 03:32 WIB

Gubernur Khofifah Pastikan Mudik Lebih Aman dan Nyaman Lewat Program Mudik Gratis 1447 H

28 February 2026 - 02:08 WIB

Gubernur Khofifah Salurkan Zakat Produktif Rp25 Juta untuk Usaha Masyarakat Mojokerto

27 February 2026 - 07:38 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya