Menu ✖

Dark Mode
Gubernur Khofifah Tegaskan Komitmen Pemerataan Akses Pendidikan Melalui Bantuan Afirmasi di Pacitan Gubernur Khofifah Tinjau Hasil Perbaikan Jalan Napak Tilas Gerilya Jenderal Sudirman di Pacitan Raih ISC Fellow di Paris, Sri Fatmawati Harumkan Nama Indonesia di Kancah Sains Global Dorong Santri Kuasai Teknologi dan Berakhlak, Gubernur Khofifah memimpin Upacara Hari Santri 2026 di Pacitan Tinjau Baksos Kesehatan di Pacitan, Gubernur Khofifah Tegaskan Semangat Santri Sehat Indonesia Kuat Gubernur Khofifah Tegaskan Pentingnya Akhlak dan Bimbingan Ulama dalam Pemanfaatan Teknologi Santri

Ekonomi & Bisnis

THR dan BHR Idulfitri Jadi Bagian Paket Stimulus Ekonomi Nasional

badge-check


THR dan BHR Idulfitri Jadi Bagian Paket Stimulus Ekonomi Nasional Perbesar

Jakarta, Petik — Pemerintah Republik Indonesia memastikan bahwa pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) dan Bonus Hari Raya (BHR) menjelang Idulfitri 1447 H/2026 M dirancang tidak hanya sebagai tradisi, tetapi juga sebagai langkah strategis untuk menjaga daya beli masyarakat selama Ramadan dan menjelang Lebaran. Kebijakan ini diharapkan dapat memperkuat konsumsi rumah tangga serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya pada kuartal pertama tahun ini.

Pemerintah telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp55 triliun untuk pencairan THR yang akan diberikan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN), termasuk Pegawai Negeri Sipil (PNS), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), personel TNI, anggota Polri, serta para pensiunan. Pencairan ini dijadwalkan lebih awal, pada awal bulan puasa Ramadan, agar penerima dapat segera memanfaatkannya untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan persiapan Lebaran.

Selain THR, Bonus Hari Raya (BHR) juga disiapkan untuk pekerja sektor informal, termasuk mitra pengemudi ojek daring (ojol), sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap kelompok pekerja nonformal yang berperan penting dalam mobilitas masyarakat selama Ramadan dan Lebaran.

Kebijakan THR dan BHR ini menjadi bagian dari stimulus ekonomi nasional, yang juga mencakup berbagai program pendukung konsumsi dan stimulus fiskal lainnya. Tujuannya adalah untuk mengantisipasi tekanan inflasi serta memberikan ruang bagi masyarakat untuk merencanakan pengeluaran mereka dengan lebih matang menjelang perayaan Idulfitri.

Baca Lainnya

Hasilkan Rp1,218 Triliun, Gubernur Khofifah Sebut Misi Dagang Jatim-Aceh Bukan Proses Instan

19 October 2026 - 12:43 WIB

Peringati Hari Pangan Sedunia, Gubernur Khofifah Ajak Pemangku Kepentingan Perkuat Sektor Pangan Jatim

16 October 2026 - 06:39 WIB

Gubernur Khofifah Hadirkan Bahan Pokok Murah dan Produk IKM bagi Warga Batuputih Laok Sumenep

15 October 2026 - 11:05 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis