Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Dorong Jatim Jadi Powerhouse Perdagangan Nasional dalam Pertemuan di Kuala Lumpur Kemenhut dan Ford Foundation Dukung Pengakuan Hak Masyarakat Adat Pemerintah Perkuat Peran Sekolah Rakyat dalam Pemberdayaan Kemnaker Dorong Perlindungan Pekerja lewat Diskon Iuran 50 Persen Penguatan Kapasitas Perempuan Dukung Ketahanan Ekonomi Nasional Gubernur Khofifah Dorong Perdagangan Global, Misi Dagang Jatim-Malaysia Tembus Rp15,25 Triliun

Ekonomi & Bisnis

Pengelolaan Dana LPS Kini Dibedakan antara Konvensional dan Syariah

badge-check


Pengelolaan Dana LPS Kini Dibedakan antara Konvensional dan Syariah Perbesar

Jakarta – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memperkuat transparansi pengelolaan dana dengan memisahkan pencatatan keuangan antara dana konvensional dan syariah. Kebijakan ini mulai diterapkan untuk meningkatkan akuntabilitas sekaligus memberikan kepastian bagi industri keuangan serta masyarakat. 

Pemisahan tersebut dilakukan melalui sistem akuntansi yang berbeda antara kedua jenis dana. Langkah ini dinilai penting agar pengelolaan dana penjaminan dapat dilakukan secara lebih transparan dan sesuai dengan karakteristik masing-masing sistem keuangan. 

Pejabat LPS menjelaskan bahwa premi penjaminan yang dibayarkan oleh bank konvensional maupun bank syariah akan dikelola secara terpisah. Dengan demikian, setiap dana memiliki mekanisme pengelolaan yang lebih jelas dan dapat dipertanggungjawabkan secara optimal. 

Kebijakan tersebut juga sejalan dengan upaya memperkuat tata kelola lembaga serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap sistem penjaminan simpanan. Transparansi pengelolaan dana diharapkan mampu mendukung stabilitas sektor keuangan nasional. 

Melalui langkah ini, LPS berkomitmen terus meningkatkan kualitas pengelolaan dana penjaminan sehingga mampu memberikan perlindungan yang lebih baik bagi nasabah perbankan di Indonesia. 

Baca Lainnya

Kemnaker Dorong Perlindungan Pekerja lewat Diskon Iuran 50 Persen

30 April 2026 - 01:10 WIB

Penguatan Kapasitas Perempuan Dukung Ketahanan Ekonomi Nasional

30 April 2026 - 00:58 WIB

Gubernur Khofifah Dorong Perdagangan Global, Misi Dagang Jatim-Malaysia Tembus Rp15,25 Triliun

29 April 2026 - 12:35 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis